Laman

27 Desember 2011

ESCARGOT hunter: The Omnivoro


Waktu itu mustinya kita udah janjian sama Adek untuk nyobain escargot di The Vinette, berhubung kemarinnya saya udah ke sana duluan. Akhirnya, kita pindah, nyobain escargot di The Omnivoro yang berlokasi di Ciputra World.

Resto cafe ini punya disain yang keren abisss, ditambah, mereka punya balcony dengan cabana plus payung-payung pantai. Wow, serasa di pantai euy. Apalagi Reno dan Selena sampe kerasan tiduran di daybed sambil melihat pemandangan kota Surabaya yang mulai redup.

Hari itu kita order: escargot, pizza untuk Reno, Chicken Bento untuk Selena, Beef burger buat Adek dan Calamary buat Heidy.

Saat piring pertama keluar, kita langsung saling berpandangan. Apakah ini?? Sejumput benda berwarna hitam kecoklatan, dua tangkai asparagus menyilang dan disiram olive oil plus dua iris roti prancis. "Apa ini mbak?" "escargot!" Langsung kita bertiga terperangah dan ketawa kecil. kaget. dan sedikit kecewa dengan tampilannya. ilfil ngeliat escargot tidak bercangkang. Untuk rasa, just so so.

Sedangkan pesanan kita lainnya cukup oke, yang saya suka porsi mereka pas dan tidak berlebihan.

10 Desember 2011

apa kata lain dari TERONG?



 all picture taken by Blackberry Onyx 9700

.Beberapa minggu lalu saya sempet ketemuan sama ko Agung owner Travel Hemat dan pak komandan Andy dari Liburan Murah serta sekertaris pribadi, ko Dony :D Undangan melalui FB terpaksa harus saya jawab sejam sebelumnya, karena hari itu saya udah ada janji dengan temen kantor untuk datang di kondangan salah satu customer.

Bertempat di My Kopi O, Ciputra World, saya datang paling akhir. Mereka bertiga sudah duduk di bangku kayu deket pintu masuk. Walau beberapa kali kontak via BBM dengan ko Agung, tapi baru kali ini kita ketemuan. kopi darat ceritanya. Singkat cerita, kita ngobrol ngalor ngidul soal traveling.

Saya langsung order kopi hitam, saya lihat ko Agung pesan Teh tarik dan Andy serta ko Dony memanfaatkan buy one get one free kopi tarik. Karena sudah kenyang di pesta tadi, saya cukup kagum dengan pesanan ko Dony, mie ayam. Eh, ternyata ko Agung udah pesen "snack" sebentuk telur ayam yang sudah dibelah menjadi dua dan ditengahnya diisi racikan mayonaise berwarna kuning telur.

Selang beberapa menit piring kedua keluar, kali ini gorengan berbentuk stik dengan taburan garlic. Awalnya saya pikir french frise, ternyata bukan. Ini "terong" sahut ko Agung, saya jadi keinget tulisan INIJIE di blognya beberapa bulan yang lalu. Oh, ini toh terong goreng itu... Memang enak. Setelah saya cari-cari istilah untuk makanan ini, judulnya Spicy Garlic Brinjal (dapet dari INIJIE) padahal kalo buka kamus yang keluar malah eggplant. Ya udah, tapi yang pasti snack ini recommended banget.



Thanks to Ko Agung yang hari itu udah traktir kita :D 
Have a great time with you guys.....

7 Desember 2011

ESCARGOT hunter: The Vinette




ESCARGOT?? pertama kali mendengar nama itu, asing, setelah browsing di google yang muncul malah gambar sekumpulan binatang bercangkang mirip bekicot hanya saja yang ini lebih putih.

Walhasil beberapa minggu yang lalu di grup BBM Liburan Murah terupload foto Escargot keluaran Resto The Vinette. Utuh dengan cangkangnya plus garlic dan olive oil di beberapa bagian. Menarik. Pengen banget nyoba western food yang satu ini, walau sebenarnya saya sendiri bukan penyuka bekicot dan makanan sejenisnya. Tapi tampilan tadi yang membuat rasa ingin tau.

Pas 11 11 2011 kemaren, saat merayakan (kecil-kecilan) anniversary kita yang ke 10. Kesempatan datang buat mampir ke The Vinette, awalnya bini saya rada enggan ke sana. Yap, memang Heidy orangnya prevent terhadap hal-hal baru. Termasuk dalam hal makanan. Setelah sedikit negosiasi dalam perjalanan, akhirnya dia setuju.

Memasuki ruang resto yang bergaya American classic, dengan beberapa sofa table di kanan kiri, di ujung bar terdapat sofa gede dengan tirai merah maroon sangat eye catching. Sayangnya udah terisi tamu. Finally, kita dapat meja di sisi kiri dengan sofa panjang. Setelah saya perhatikan beberapa meja yang terisi, hampir semuanya memesan Escargot. Looks like this is a recommended menu. Tanpa pikir panjang, saya langsung pesan satu porsi. Plus Salmon steak, Sirloin steak buat Heidy dan Hamburger buat Selena. Mumpung ada promo beli dua main course dapet dua dessert for free.

Ga berapa lama duabelas cangkang dalam nampan tahan panas keluar, disajikan bareng plate kecil plus garpu dan capitan kecil untuk memegang si cangkang tadi. Slurrrpuutt, hmmm... rasanya kenyal dengan aroma bumbu khas western dan minyak yang berlimpah. Enak. Pas.

Dua main course yang lain datang bersamaan, semua masakannya pas. Apalagi Selena dan Reno asik dengan Hamburger mereka. Untuk free dessertnya saya pilih Vanilla ice with crepes and liquor, tampilannya menarik karena dinyalain dengan api. Sedangkan Heidy pilih Chocolate cookies, ga terlalu recommended :D

Selang seminggu kita balik lagi ke sini dengan mengajak papa mama mertua, mereka pun merasa puas dengan masakan yang di sajikan. Saya tetep pesan escargot, sedangkan mama mertua nyobain sop buntutnya. Ternyata masakan Indonesianya juga wenak :D Untuk beverage kali ini saya coba ice tea with lecye, seger.

Untuk harga mereka mematok kisaran 50-150IDR untuk main course dan 20-40IDR untuk dessert. Beverage kisaran 10-35IDR.


The Vinette
House of Bovin & Lynnette

Jl Bukit Darmo Boulevard 6F-G, Surabaya
RSVP:  (031) 7347507

5 Desember 2011

Sunday Morning: Fun Bike and Nasi Bali



Hari minggu kemarin, 4 Desember, saya dan tiga orang teman dari grup Liburan Murah ikutan Fun Bike "Purple Movement" yang diadakan oleh Avrist (perusahaan asuransi). Acara yang dimulai jam enam pagi terpaksa harus molor karena banyaknya even-even lain di kota Surabaya, biasa, sunday is healthy day :D

Jam 5.15 berangkat dari rumah, cukup setengah jam untuk sampai di depan Grapari Telkomsel, meeting point kita. Sambil nunggu makan roti gandum, 15 menit kemudian tiga grombolan si berat datang (eh, yang satu ringan ding, hahaha) Ngak lama akhirnya fun bike start melewati jalan Pangsud menuju Raya Darmo (CFD).

Wah, rute dan evennya kacau, para peserta mulai ambil rute sendiri-sendiri. Walhasil kita berempatpun memisahkan diri, dan, sepeda yang dipakai Louisa rusak. Si Anton ambil inisiatif untuk cari becak, selang beberapa menit sepeda + Louisa sudah ada diatas becak untuk kembali ke tokonya Anton di jalan Kranggan.

Setelah sepeda di perbaiki, kita  malah ngacir nyari tempat sarapan. Lah, kemarin di grup BBM lagi rame ngomongin nasi bali di jalan Makam Peneleh. Monica kehabisan padahal masih jam 12 siang.  Jadi penasaran kayak apa sih nasi bali yang super duper "in". Kemaren malemnya saya sempet browsing-browsing beberapa tulisan di blog tentang nasi bali ini, dan, dapat alamatnya di Jl. Makam Peneleh No. 30 serta reviewnya yang TOP. Tambah penasaran.

Posisinya persis di seberang makam Peneleh, wait, nurut feng shui yang aku baca sih ga bagus. Tapi knapa malah bisa rame gini ya?? masa bodo ah!! Hahahaha.

Nyampe di TKP kondisinya memang rame polllll, ada segerombolan tante-tante yang pake seragam kaos olah raga. Dan, banyak juga yang bungkus, weleh baru tau nih ada nasi bali disini dan rame pula.
Tidak pake lama pesanan kita keluar, sepiring nasi campur dengan aneka lauk dari babi plus semangkuk kuah kaldu dengan sepotong "tulangan" babi. Lauknya cukup banyak macem, sate daging, lapciong (sosis),  rambak, samcan, kacang panjang, sambel ijo, sambel bawang, ayam suwir. Weleh-weleh, ngileeeeeer.... Dan, semuanya cuman 19 ribu per porsi.

Glek, kenyang!!!

Berikutnya kita gowes lagi balik ke venue, buat nukerin door prize. Eh, ternyata pengundian udah berjalan dan kita telat masukin kupon; Hahahahahah.... dari pada kecewa dua kali, ya udah ngacir deh ke McCafe Basrah, cari temapt adem buat kongkow sambil nyeruput ice coffee...







1 Desember 2011

What a friends are for....

Tidak terasa sudah memasuki bulan DESEMBER, bulan terakhir di tahun 2011 ini. Bulan spesial buat saya karena di bulan ini mama tercinta merayakan ulang tahunnya, tepat hari ini, hari pertama di bulan Desember. Happy birthday Mom, wishing you a health and wealth biar kita bisa jalan-jalan teruuuuus :D mottonya tetep "Jalan-jalan"

Di penghujung bulan Desember ini juga saya dan teman-teman Nasrani di seluruh dunia merayakan NATAL, kelahiran Sang Juru Selamat.

Flashback sepanjang tahun 2011 ini, banyak momen-momen spesial yang sudah saya dan keluarga lalui. Bagi saya pribadi di tahun ini bertemu satu komunitas baru yang sejalan dengan hobby jalan-jalan. Liburan Murah. Dalam komunitas yang di bentuk oleh Andy Kristono, owner sekaligus writer dari blog liburanmurah.info dimana belakangan ini juga rame sharing soal jalan-jalan di grup facebook.




 Sampai puncaknya kita "kopi darat" dadakan di rumah pak Komandan, acara yang digagas cuman sehari ini cukup mengumpulkan lebih dari tigapuluh orang anggota termasuk keluarga. Juga, merayakan ulang tahun Pak Adi (suami mbak Yuli) dan acara potong tumpeng pun sukses dengan ciuman mesrah yang mendarat di pipi orang paling bahagia malam itu. Di akhir acara ada NoBar, nonton bareng foto-foto kita di Sempu, Pekalen, Madakaripura, Kalibaru, dan Papuma.






Apalagi sejak bertemu dengan mbak Yulijantik yang punya ide jalan-jalan murah sekaligus sebagai penggagas dan sebagai pengurus segala macam detailnya. Jalan-jalan pertama yang saya ikuti cukup berkesan, Sempu dan Bajulmati menjadi kenangan yang tak terlupakan. Kedua, bersama grup  BB (blackberry) LiburanMurah kita rafting bareng di Pekalen plus "nyambangi" air terjun Madakaripura. Kali ini Any yang menjadi komando kita.






Even ketiga (tapi saya tidak ikut) adalah jalan-jalan naik lori dari Kalibaru menuju Garahan, wow!! Kalibaru, desaku yang kucinta tanah tempat lahir beta...... hahahahah. Dan sepertinya acara ini sukses dengan mampir juga ke pantai Papuma.

Di akhir tahun mbak Yuli dan rombongan sudah plan "old and new" ke Klayar, semoga acaranya sukses ya mbak.....

Selain jalan-jalan dengan komunitas Liburan Murah, di tahun 2011 ini saya juga jalan-jalan dengan keluarga. Awal tahun kita sempat ke Genting dan Kuala Lumpur. Jalan-jalan selama enam hari, exploring Kuala Lumpur dan sekitarnya. Ceritanya di terbagi menjadi lima: exploring KLCC, exploring KL 1, exploring KL 2, First World Genting dan Radius KL

Di bulan Maret dan April jalan-jalan ke Malang Selatan, air terjun Cuban pelangi dan anak Gunung Kelud, ya sampe dua kali kita ke Kelud karena yang pertama agak kecewa melihat pemandangan yang diselimuti kabut tebal. Nah, ngomong-ngomong soal Kelud, Febuari 2012 komunitas Liburan Murah punya acara kemping di puncak Kelud. Bagi yang mau join masih terbuka pendaftarannya disini.



Pertengahan tahun 2011 sekaligus liburan sekolah, saya, istri dan anak-anak jalan-jalan ke Melaka selama empat hari. Jalan-jalan sambil melihat bangunan sejarah sekaligus wisata kuliner.



Memasuki Agustus, menikmati nyamanya menginap dua malam di Hard Rock Hotel Bali. Selama tiga hari kita hanya berdiam di dalam hotel, berdiam?? bukan, karena banyaknya fasilitas dan aktivitas yang bisa kita lakukan disana. Dan diakhir bulan bertepatan dengan liburan Hari Raya, cruising ke tiga negara, Singapore, Phuket-Thailand, Langkawi-Malaysia. Sungguh pengalaman yang luar biasa.



October, jadi momen sepesial buat Selena, bisa merayakan ulang tahun di Bromo.  Dan, spesial juga buat saya, bisa merayakan ulang tahun bareng "hoopeenks" sambil BBQ-an.



 




World AIDS DAY 2011

 what a friends are for, dalam tulisan saya kali ini, benar-benar merasakan bahwa teman adalah seseorang yang bisa berbagi dalam KESAMAAN.  

19 November 2011

Mom's first Solo trip



My Mom got her own Trip for the first time!!

Yey, setelah beberapa kali jalan-jalan dengan tour agent, akhirnya mama saya berani untuk "jalan sendiri" ke Hong Kong. Awalnya, Febuari kemarin saya dapet tiket murah cuman 1,2 juta untuk round trip Surabaya - Medan - Hong Kong dan Macau - Kuala Lumpur - Surabaya. Walaupun pulangnya kudu nginep semalem, tetep aja lebih murah.... Itung-itung buat pengalaman juga....

Sembilan bulan menunggu waktunya berangkat, persis di akhir bulan Oktober, Mama dan empat orang saudaranya (ages: over 60) plus satu orang cucu (ages: 7). Beruntungnya sekarang Air Asia bisa web check in 360 hari sebelum keberangkatan. Jadi semua boarding pass sudah saya persiapkan sebelumnya. Dan satu lagi catatan (step by step) saat transit di Kuala Lumpur nantinya. Oya, rute Medan-Hong Kong di tutup bulan Juli kemarin, walhasil re-route berhasil terkonfirmasi Surabaya-Kuala Lumpur-Hong Kong.

Pertama-tama, aku udah buatin step by step untuk transit di KL. Mulai keluar dari pesawat, menuju imigrasi, nulis form imigrasi, ambil bagasi, cari loket untuk check in bagasi lagi, sampe masuk imigrasi, dst. Semuanya saya tulis detail disertai "LCCT terminal plan". Sebenarnya kesemuanya gampang dan mudah, tapi akan sulit bagi orang yang baru pertama kali urus segalanya sendiri plus "tidak" bisa Inggris.



Puji Tuhan semuanya bisa dilalui selamat samapi balik ke Surabaya. Bahkan saat balik, kudu nginep di Tune hotels LCCT. Nyampe di LCCT pun ga tanggung-tanggung, jam 12 malem :p maklum aja deh cari tiket termurah. Pengalamanya saat mau ke Tune hotels kepentok biaya taxi sebesar RM 28, hahaha... padahal udah saya kasih catatan kalau ada shuttle van menuju hotel.

Sesampai di Surabaya, mama malah bangga bisa jalan sendiri. Dan bakalan mau ngelakuin lagi someday!! Great....



17 November 2011

Birthday Surprise at afternoon Sunday BBQ

Lately we have a routine event with a friends from BBM groups called "Hoopenks". Actually we were meet from Jember, my Junior High School friends. But mostly we never know each other before, just only chatting or message via Social Networking. Thanks to Friendster, Facebook, Twitter who make it happen :D

September 2011 eighteenth afternoon
last month our "Pak Ketua" Yakob made a lunch birthday at XO Suki Grand City. We planned a surprise birthday !! Think Think, actually this is a crazy thing that we can do for our ages. LOL. Yakob get his head full of powder, YES... And we give a present with our own made t-shirt. This is so good...

 Loves this Photo!!

October 2011 twenty three afternoon 
This is my time, a week after my birthday at 17 October. I made the BBQ party at my backyard. Before that I'd like to made a afternoon tea party at Saturday, but a couple member doesn't get it. So, Sunday would be a perfect time for it. Preparing the food, beef steak, burger steak, french frise, Rujak manis, Sausage and beras kencur for beverage. The Kids was fully meal with our "Pepper Lunch's" burger steak, bough at Papaya Market.


At the end of lunch I have a surprise cake, it's a Perfect!! A Square spiku with icing on top, a man (that would be me) with his stuff. Camera, traveling bag, plane and also "red bikini". Nice, very very nice!! Thanks guys for that theme cakes, I loves it.

Make a wish time, and I'll get my powder also egg fully on my head!! LOL, yes you make it!! Retaliation what am doing last month. Hahaha....

Oh yeah, opened my present and get two batik shirt. Great guys, you know that I'm the "Pak RT", it would be uniform right.









Thanks for that birthday surprise, the best birthday I ever had.

Last but not least, it's ARISAN time!! And the lucky winner for this mount is....... BU PENDETAAAA.... Congratulations!!


my Pajamas birthday shoot

7 November 2011

birthday at BROMO




 
Tadinya saya planning suasana yang beda untuk merayakan ultah Selena yang ke Sembilan, ide untuk ke Bromo pun muncul seketika. Walhasil ide disambut dengan SANGAT SETUJU oleh Te te dan Po po (baca: kakek dan nenek), persiapan pun dimulai dengan booking hotel di Lava View lodge. Sebenarnya saya sempet mampir di hotel ini saat terakhir mengunjungi Bromo tahun lalu, jadi udah ada angan-angan buat nginep disini.

Pagi itu start dari Surabaya sekitar jam 7 dan perjalanan lancar banget sampe di Porongpun cuman padat, ngak sampe berenti total. Jam setengah sepuluh kita sudah sampai di Tongas, berhenti sejenak buat nikmati nasi sop empal di depot Rawon Nguling. Walaupun depot ini terkenal dengan rawonnya tapi saya pribadi salut sama sopnya :) Sedangkan istri dan Selena lebih memilih gule kambing, katanya enaaaaaak bangeeeet. Perjalanan kita lanjutkan menuju BROMO.

Satu jam perjalanan dari Nguling kita sudah sampai di Cemoro Lawang, padahal tadi juga sempet berhenti beberapa kali buat ambil foto. Dan sempet mampir Hotel Java Banana, hotel ini sekitar 2-3 KM dari Cemoro Lawang. Berbentuk resort dengan pemandangan lembah-lembah diantara ladang sayuran. Bagus banget!! Cuman sayangnya saat saya minta buat lihat kamarnya, si resepsionisnya ogah nganterin. Malah nunjukin digital frame seukuran 7 inch, "wah kalau cuman fotonya saya udah liat di website mas!!" (gumam dalam hati).

Di pos jaga Cemoro Lawang kita di tarik restribusi sebesar dua puluh ribu untuk satu mobil dan lima orang penumpang.

Di Cemoro Lawang ada tiga hotel yaitu Bromo Permai yang lokasinya paling dekat dengan Pos jaga, kemudian Hotel Cemoro Sewu yang punya view langsung menghadap gunung Batok dan yang terakhir ada Lava View Lodge yang lebih dekat dengan bromo. Sedangkan penginapan-penginapan rumahan cukup banyak tersebar disana.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 4 jam dari Surabaya, akhirnya sampai juga di Lava View. Kaget juga melihat kondisi bromo yang masih terselimut debu dan TEBAL. Saat itu pemandangan Bromo dan Gunung Batok pun tertutup debu, dan ada angin "leysus" (kata orang Jawa) persis dihadapan saya. Cepet-cepet buat check in dan masuk kamar, fiuuuuh debu memang membuat tidak nyaman.

Tidak selang lama Te te dan Po po datang, mereka dari Kalibaru dan ketemuan di Bromo.

Acara dimulai dengan tiup lilin dengan cupcake "My Melody" yang udah saya siapkan dari Surabaya, setelah itu baru makan siang di Lava Cafe. Makanan yang kita pesan: Soto Ayam, Spagetti bolognise, Nasi goreng, mie goreng dan cah sayur. Semua masakan dengan rasa "just so so...." abisnya ga ada depot laen disana.

Sekitar jam tiga sore kita turun ke lautan pasir dengan mengendarai jeep yang ditawarkan oleh bapak penjual masker. 250 ribu per jeep. Menyusuri jalan menurun sampai ke lautan pasir pemandangan sedikit "dramatis" dengan pohon-pohon pinus yang tumbang dilahap api serta debu-debu yang beterbangan menjadi suasana yang berbeda.

Untuk menuju ke anak tangga Bromo kita menyewa dua kuda untuk Selena dan Reno, saya memilih untuk jalan kaki. Walau jaraknya cukup jauh dan menanjak tetapi hawa dingin menahan keringat yang keluar dari kulit. worthed banget dengan pemandangan yang disugguhkan, Bromo nampak beda dengan selimut debunya. Gunung Batokpun kelihatan kelabu.

Tujuan untuk ke Savanah saya urungkan karena baru saja kebakaran, memang dari ketinggian sudah tidak nampak hijau-hijau disana.

Malam ini kita habiskan dengan makan "tahu jotos" (baca: tahu isi) dan pisang goreng sambil menikmati sunset.



HAPPY BIRTHDAY SELENA













3 November 2011

Live in: V Hotel Lavender, SINGAPORE

Hotel ini tergolong baru, masih kinyis-kinyis. Mei 2011 kemarin mereka baru grand opening.

Saya dapat info hotel ini dari website AGODA, tertarik dengan harganya yang murah dan review mereka tentang lokasi yang strategis. Karena lokasi adalah #1 urutan terpenting dalam memilih hotel. Akhirnya kita putuskan buat stay di V Hotel selama jalan-jalan di Singapore kemaren. Kita ambil dua triple room dan satu twin bed room. Setelah cek beberapa website pencari hotel, saya dapatkan harga termurah di BOOKING.COM. Tapi alangkah cerobohnya saya, karena harga "termurah" tersebut masih ada hiden cost-nya lagi.

BTW, berikut review tentang hotel ini.....





LOKASI
berada persis di atas Lavender MRT Station, membuat hotel ini mudah dijangkau. Ya, kita tidak perlu jalan kaki terlalu jauh untuk menggunakan MRT. 

Disekitar hotelpun adalah pemukiman penduduk (apartement) dan pasar, di luar lobby terdapat 24 hour kopitiam dengan puluhan outlet. Bosan??!! masih ada Wendy's. Penjual snack (gorengan) pun banyak, bahkan ada penjual "dendeng" terkenal itu. Masih kurang?? all price $1 juga ada, boleh pilih nasi goreng atau mie goreng.

Untuk pembelian room only (tanpa breakfast) SANGAT disarankan, harga include breakfast terpaut cukup banyak sekitar $30.

ROOM
Jangan berharap kamar luas dan lega. It's Singapore!! Walaupun kamar kecil dan sempit, tapi cukup nyaman. Dengan disain minimalis berwarna kelabu dan jendela besar, melegakan pandangan. Masih ada "badukan" balkoni disisi dalam jendela yang bisa kita manfaatkan untuk koper dan belanjaan.

Bathroom? "sangat" bersih! Dengan standing shower serta toilet, sudah cukup terakomodasi.

Fasilitas di dalam kamarpun cukup lengkap, toiletris berupa handuk besar, shampoo, bath foam dan body lotion beraroma lavender. Coffee table dengan kopi, gula, teh, krimer dan alat penyeduh air juga lengkap.

FASILITAS
Kolam renang dan treadmill room terletak di lantai tiga. Menjadi satu area dengan restaurant dan garden roof. Pool berbentuk persegi panjang dengan airnya yang dingin seperti es, di ujungnya terdapat tabung kaca yang berisi beberapa alat cardio

Wi-fi, berbayar. Walaupun ada "mark" free wifi di website Agoda, tetapi mereka memungut biaya untuk itu.

 Penitipan Luggage akan ditarik $2 per bag bila lebih dari satu hari.



Overall, hotel ini recommended!! Dengan harga, lokasi dan fasilitas yang worthed. Belakangan saya sering diminta untuk booking hotel ini oleh beberapa teman, ternyata harganya sudah mulai NAIK. Jadi teringat saat ngobrol dengan bellboy asal Malaysia, "hotel ini banyak tamu dari Indonesia karena harganya murah!!"

1 November 2011

sunrise from MENTIGEN


DAY TWO


Jam empat pagi kita (saya, Heidy, Papa dan Mama) siap-siap menuju ke MENTIGEN buat melihat sunrise. Perjalanan hanya ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 500 meter dari Lava View. Sudah banyak rombongan bus yang baru datang tadi malem, dan mereka pun ada yang naek Jeep menuju Pananjakan. Pemandangan di lautan pasir seperti kunang-kunang jang berjajar rapi.

Sampai di pos yang hanya berisi beberapa bangku panjang hanya memakan waktu tidak lebih dari limabelas menit.  It was a right time, sunrise baru muncul dari balik bukit. Pemandangan dari sini memang tidak seindah dari Pananjakan. But, it's okey. We have a new spot from here.

Kanan kiri sepanjang jalan ditumbuhi pohon-pohon pinus dan sebagian sudah tumbang terbakar. Dilereng bukit hanya tumbuh pohon-pohon kecil dan semak belukar, tidak ada hijaunya dedaunan segar yang bisa dilihat. Debu nampak dimana-mana.

Jam 6
Perjalan pulang menuju hotel kita masih bisa melihat wajah-wajah gunung Bromo dan Batok di sisi kiri. Nampak lain memang. Sisi berbeda yang bisa kita ambil.

Beberapa penduduk lokal sudah mulai nampak beraktivitas. Seorang bapak yang sedang mengangkat kayu bakar di bahunya menawarkan uang rokok sebagai ganti untuk dijadikan obyek foto. Maaf. Saya tidak bawa uang sepersenpun.


Terakhir kita dapat spot yang bagus, pohon pinus plus pagar bambu dan background Gunung Bromo di kejauhan.

Jam 8
Setelah puas jalan-jalan melihat-lihat pemandangan sepanjang Cemoro Lawang, kita sampai juga di hotel Cemoro Sewu. Memang deretan bangku kayu di sepanjang pagar, nyaman untuk bersantai sambil ngemil kacang rebus (yang sudah dingin).

Balik ke Hotel Lava view, kita langsung ambil sarapan yang disediakan. Nasi goreng merah, telor ceplok, dan buah nanas menjadi sarapan "the best ever".

31 Oktober 2011

Hiden MADAKARIPURA waterfalls




Belum sempat posting perjalanan ke MADAKARIPURA awal bulan lalu, kemarin saya dan teman-teman dari LiburanMurah mampir untuk keduakalinya. Wew... Sebenarnya perjalanan kemarin juga atas iming-iming foto kepergian saya yang pertama di grup LiburanMurah, hingga planning buat ke sana setelah rafting di Pekalen pun tercatat.

Madakaripura terletak di Probolinggo, lokasi tepatnya berada di jalan menuju ke Bromo. Mudah saja untuk kesana, bila dari arah Surabaya sebelum memasuki kota Probolinggo kita akan ketemu Polsek Tongas di sebelah kanan jalan. Sebelum Polsek tersebut ada belokan ke kanan yang arahnya sama menuju ke Bromo. Jarak dari jalan raya sekitar 12 KM untuk sampai di parkiran Madakaripura. Petunjuk arahnya juga jelas!

Kemarin kita sampai disana sekitar jam empat sore, sudah agak kemalaman sebenarnya. Tapi karena sudah niat banget ya sudah, jalan tetap sesuai rencana. Biaya masuk cukup murah saja hanya dua ribu lima ratus rupiah. Dan, disana bakalan ada guide buat nemenin kita menyusuri sampai di air terjun. Biaya guide per orang sekitar 25 - 30 ribu. Jarak menuju air terjun sekitar 800 meter, dan harus ditempuh dengan menyebrangi sungai dan naik turun lereng.

Dulunya pemerintah daerah sudah membuat jalan setapak dari semen di sepanjang tepi sungai. Sayangnya karena banjir bandang beberapa tahun lalu, jalanan tersebut jadi terputus-putus. 

30 menit kita sudah sampai di air terjun, total terdapat 15 (katanya si Guide) air terjun disini. Tapi memang banyak sekali mata air yang keluar dari lereng-lereng gunung. Yang paling asik adalah kita akan melewati di bawah runtuhan air terjun. Bila tidak mau basah-basah disana juga ada persewaan payung.

Sampai di ujung jalan, kita akan menaiki batu karang menuju kolam yang menyerupai sumur. Ya bentuk air terjun yang di ujung ini memang menyerupai lubang besar, dengan beberapa mata air yang keluar dari atas. Bila kita mendongakkan kepala ke atas pemandangan akan nampak beda, langit hanya keliahan berbentuk elips dan cipratan air yang segar.

Setelah puas foto-foto kitapun jalan pulang menyusuri jalan yang tadi. Satu setengah jam sudah kita menikmati Madakaripura. And, we will back soon.

26 Oktober 2011

last day: Marina Bay Sands

on our last day at Singapore





Akhirnya hari ini kita kesempatan juga buat mampir ke MBS, gedung kembar tiga yang diatasnya menyerupai bentuk kapal. Ini, memang menjadi icon baru di Singapore. 2009, terakhir kali ke Singapore bangunan ini masih tahap finishing.

Berangkat dari hotel di daerah Lavender, kita naik MRT dan turun di Marina Bay Station. Ternyata butuh jalan kaki cukup jauh juga, sekitar 500an meter.

Selama 5 hari di singapore, baru hari itu angin kenceng plus ujan turun. Beda sama hari sebelumnya yang panaaaass banget di USS. Sesi foto-foto di Olympic pun kita percepat, padahal pemandangannya bagus banget. Di tambah perahu layar yang sedang parkir di dermaga, cantik!!

Dua jam kita muter-muter di MBS Mall. Tidak banyak yang kita lihat, pun ada pertunjukan Lion King tapi harga tiketnya cukup mahal yang urungkan niat kita buat nonton. Acara ke Sky Park pun batal, lantaran rombongan yang lain lebih milih shopping dari pada buang duit SGD 20 cuman buat naik ke roof-nya MBS. Ya sudah, batal deh niat buat liat-liat dari atas MBS dan cuaca memang ngak bersahabat.

Satu hal yang menarik adalah canal di tengah-tengah mall, mirip di venetian.

Karena hari terakhir, kita mau wisata kuliner doeloe. Tujuannya tentu Ba Kut Teh di China Town, benernya kalo mau jalan kaki sih cukup deket lewat Merlion. Tapi kayaknya yang lain pada ga minat jalan kaki, so jadinya ambil naik bus dari esplanade. Perjalanan menuju Esplanede melewati jembatan yang bentuknya lingkar-lingkar itu, di malam hari cantik juga dengan lampunya yang warna metalik.

Bener juga, naik bus cuman 5 menit kita udah sampe di China Town, turunlah kita di Clark Quay.

Nyam nyam seporsi gede ba kut teh dan kaki babi kecap siap dihidangkan....hmmmm. Kenyang dan puaaas!! Saat kita lagi asik makan Si Reno malah ketiduran diatas meja, oke lah kita nyari tempat yang berdingin. Tinggal nyebrang ke Central Mall, sejam lebih deh duduk-duduk di sana. Malah Selena hoky dapet tas idaman, tas laptop gambar MY MELODY :)

Orchard oh Orchard
Tanpa tujuan kita pun lanjut ke Orchard Road, dari Central station langsung turun di Orchard station yang ada di bawah ION. Beruntung sekali kita bisa foto-foto gratis "Love UK" foto dengan backgroun 3D di lantai yang seolah-olah kita sedang diatasnya.



Orchard sekarang. Buanyaaak sekali Mall-Mall yang sedang di renovasi, salah satunya Lucky Plaza dan salah duanya iSetan. Saya memilih ke OC buat naik elevator panjaaaang, dan menikmati pemandangan di atas roof-nya. Tetep seperti dulu!

Hari itu adalah pembukaan outlet baru H&W, outlet yang pernah kita kunjungi saat ke Hong Kong taon lalu. OMG, yang antri kayak ular tangga.... Hmmm, inilah yang dinamakan surganya belanja. Aku pribadi kog ngak suka ya kalau diajak ke Orchard, apa keistimewaannya??? Kalo dulu pertama kali ke sini memang keliahatan WAH, karena banyak orang yang lalu lalang sambil nenteng belanjaan tapi sekarang gak lagi. Yang aku kangenin cuman es krim potong $1, ngak lebih.