Laman

Tampilkan postingan dengan label celebration. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label celebration. Tampilkan semua postingan

7 November 2011

birthday at BROMO




 
Tadinya saya planning suasana yang beda untuk merayakan ultah Selena yang ke Sembilan, ide untuk ke Bromo pun muncul seketika. Walhasil ide disambut dengan SANGAT SETUJU oleh Te te dan Po po (baca: kakek dan nenek), persiapan pun dimulai dengan booking hotel di Lava View lodge. Sebenarnya saya sempet mampir di hotel ini saat terakhir mengunjungi Bromo tahun lalu, jadi udah ada angan-angan buat nginep disini.

Pagi itu start dari Surabaya sekitar jam 7 dan perjalanan lancar banget sampe di Porongpun cuman padat, ngak sampe berenti total. Jam setengah sepuluh kita sudah sampai di Tongas, berhenti sejenak buat nikmati nasi sop empal di depot Rawon Nguling. Walaupun depot ini terkenal dengan rawonnya tapi saya pribadi salut sama sopnya :) Sedangkan istri dan Selena lebih memilih gule kambing, katanya enaaaaaak bangeeeet. Perjalanan kita lanjutkan menuju BROMO.

Satu jam perjalanan dari Nguling kita sudah sampai di Cemoro Lawang, padahal tadi juga sempet berhenti beberapa kali buat ambil foto. Dan sempet mampir Hotel Java Banana, hotel ini sekitar 2-3 KM dari Cemoro Lawang. Berbentuk resort dengan pemandangan lembah-lembah diantara ladang sayuran. Bagus banget!! Cuman sayangnya saat saya minta buat lihat kamarnya, si resepsionisnya ogah nganterin. Malah nunjukin digital frame seukuran 7 inch, "wah kalau cuman fotonya saya udah liat di website mas!!" (gumam dalam hati).

Di pos jaga Cemoro Lawang kita di tarik restribusi sebesar dua puluh ribu untuk satu mobil dan lima orang penumpang.

Di Cemoro Lawang ada tiga hotel yaitu Bromo Permai yang lokasinya paling dekat dengan Pos jaga, kemudian Hotel Cemoro Sewu yang punya view langsung menghadap gunung Batok dan yang terakhir ada Lava View Lodge yang lebih dekat dengan bromo. Sedangkan penginapan-penginapan rumahan cukup banyak tersebar disana.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 4 jam dari Surabaya, akhirnya sampai juga di Lava View. Kaget juga melihat kondisi bromo yang masih terselimut debu dan TEBAL. Saat itu pemandangan Bromo dan Gunung Batok pun tertutup debu, dan ada angin "leysus" (kata orang Jawa) persis dihadapan saya. Cepet-cepet buat check in dan masuk kamar, fiuuuuh debu memang membuat tidak nyaman.

Tidak selang lama Te te dan Po po datang, mereka dari Kalibaru dan ketemuan di Bromo.

Acara dimulai dengan tiup lilin dengan cupcake "My Melody" yang udah saya siapkan dari Surabaya, setelah itu baru makan siang di Lava Cafe. Makanan yang kita pesan: Soto Ayam, Spagetti bolognise, Nasi goreng, mie goreng dan cah sayur. Semua masakan dengan rasa "just so so...." abisnya ga ada depot laen disana.

Sekitar jam tiga sore kita turun ke lautan pasir dengan mengendarai jeep yang ditawarkan oleh bapak penjual masker. 250 ribu per jeep. Menyusuri jalan menurun sampai ke lautan pasir pemandangan sedikit "dramatis" dengan pohon-pohon pinus yang tumbang dilahap api serta debu-debu yang beterbangan menjadi suasana yang berbeda.

Untuk menuju ke anak tangga Bromo kita menyewa dua kuda untuk Selena dan Reno, saya memilih untuk jalan kaki. Walau jaraknya cukup jauh dan menanjak tetapi hawa dingin menahan keringat yang keluar dari kulit. worthed banget dengan pemandangan yang disugguhkan, Bromo nampak beda dengan selimut debunya. Gunung Batokpun kelihatan kelabu.

Tujuan untuk ke Savanah saya urungkan karena baru saja kebakaran, memang dari ketinggian sudah tidak nampak hijau-hijau disana.

Malam ini kita habiskan dengan makan "tahu jotos" (baca: tahu isi) dan pisang goreng sambil menikmati sunset.



HAPPY BIRTHDAY SELENA













2 Februari 2011

Send This Graphic To Your Friends!
Reverse Phone Lookup



Celebrating Chinese new year eve with our whole family.

May the year lead you to path a good fortune. And bring you lots and lots and lots of good things if you know what mean ˆ⌣ˆ

May you dance to the tune of happiness & prosperity this new year. And blossom into all that your heart desire.

Last but not least: Wishing you HEALTH, WEALTH and LONGEVITY this Chinese New Year. Ang Pao na lai :)

this is our moment picture at New Year Eve: facebook album

31 Desember 2010

wishing you

HAPPY NEW YEAR
2011



We meet today
To thank Thee for the era done,
And Thee for the opening one.
~John Greenleaf Whittier

14 Juli 2009

Misool Island: one of Raja Ampat






Misool is a region with thousands of isle, which have been pushed up throughout the thousands of years and build a wonderful scene. You come across caves, or caverns everywhere. You´ll find rocks as big as cathedrals, over hangs that improve the dramatic sight of this breathtaking region.

Of course these sights will continue in no less impressing views under water. Misool is one of the places on earth where you´ll find the most various species of fish, hard and soft corals, sponges, worms, nudibranches, shrimps and crabs and all kind of non-vertebrates, like cuttle fish and octopus.

You will as well come across wobbegong shark and epaulet sharks, which you will only find in the region of „Raja Empat“. Giant clams as well as fantastic tiny shells. Photographers as well as Videographers will have the dives of their lifetime for shoot macro all over.

Misool is one of the places with most wonderful and colourful and above all still intact reefs. All kinds of different corals set up the background scenery of the underwater world.

All isles, channels, rocks and caves had been explored throughout the years. It is always a great adventure to do land excursions in Misool, on condition that the weather allows it of course.

The Misool route will show you an abundance of the undersea world. Its beauty will carry you away! Thousands of isle, which have been pushed up throughout the thousands of years and build a wonderful scene.

Everywhere you come across caves, or caverns, you´ll find rocks as big as cathedrals, over hangs that all together improve the dramatic sight of this breathtaking landscapes.

Eagle Rock is just around the corner and is completely different to what you have seen so far. The stand alone rocks in the middle of the sea are always worth a picture or two. Splendid visibility, white beaches with black coral gardens, sweetlips, catfish and different kinds of rays are part of these dives. And since it is such a fantastic area above and under water we shall go back to the bay of Sel Pele again in the afternoon.

Around the island of „Jef Fam“ you will have the opportunity to see the wobbegong and epaulet sharks, which are unique to this region. The reef, which seems as if it dressed up in RED is breathtaking scenery and will make all divers’ dreams come true.


HAPPY 2 BIRTHDAY SON!! Wish you all the best and make us pround of that.....

30 Mei 2009

Surabaya Shoping Festival 2009 Meriahkan HUT Ke 716 Kota Surabaya

Menyambut HUT ke 716 Kota Surabaya, bulan Mei mendatang sederet kegiatan telah direncanakan, termasuk aneka festival dan gelaran seni budaya. Diantaranya, pesta diskon besar-besaran, dalam Surabaya Shopping Festival 200 (SSF 2009).

Pada event ini Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) bekerjasama dengan Surabaya Tourism Promotion Board (STPB) ditunjuk Pemerintah Kota Surabaya menjadi Panitia Penyelenggara SSF 2009. SSF tahun ini dijadwalkan mulai 1 Mei sampai 31 Mei 2009.

NEIL V. STOREY Ketua Panitia SSF 2009 mengatakan, SSF tahun ini agak berbeda dibandingkan tahun lalu, disamping memberikan diskon sampai dengan 70% di sekurangnya 15 pusat perbelanjaan, dijadwalkan juga akan membuat empat rekor MURI.

“Untuk penyalaan kembang api di 15 mal secara bersamaan, pembangunan 13 taman kota dari 13 SPBU, belajar internet anak-anak secara bersamaan 1.000 anak, dan belajar internet dengan perserta perempuan 1.000 orang,” ujar NEIL V. STOREY.

YUSAK ANSHORI Executive Director STPB, yang juga Ketua I SSF 2009 menambahkan, situasi krisis seperti sekarang ini harus lebih kreatif membuat acara sehingga dapat menarik wisatawan domestik maupun wisatawan regional (Asia) yang tipikalnya memang menyukai wisata belanja.

“Kami telah melakukan promosi sejak dua bulan yang lalu melalui semua kantor perwakilan STPB yang diluar negeri maupun di dalam negeri. Disamping itu kami juga melakukan promosi bersama-sama Garuda Indonesia, Malaysia Airlines, dan Royal Brunei Airlines untuk menjual paket-paket wisata belanja ini,” papar YUSAK ANSHORI mengutip rilis yang diterima suarasurabaya.net, Jumat (24/04).(tok)

Peserta SSF 2010 Tercatat 20 Mal
Surabaya, 18/5 (ANTARA) - Peserta program belanja dengan potongan harga sampai 70 persen, "Surabaya Shopping Festival" (SSF) pada tahun 2010 akan bertambah menjadi 20 pengusaha pusat perbelanjaan (mal), dengan kondisi itu animo wisatawan obyek wisata belanja diprediksikan naik signifikan.

"Kami yakin, animo konsumen membelanjakan uangnya di mal akan meningkat, jika peserta program belanja ini pada tahun depan semakin bertambah," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Didi Wulyadi Simson, di Surabaya, Senin.

Rasa optimistis itu, karena didukung oleh banyaknya pilihan mal yang menjadi peserta program belanja itu, sehingga dapat dijadikan obyek wisata belanja oleh para pengunjung, khususnya yang datang dari Surabaya dan sekitarnya.

"Untuk di Surabaya, kami tidak ragu dengan peningkatan kunjungan pecinta belanja di mal. Apalagi, warga di sini memiliki naluri konsumtif yang relatif tinggi," katanya.

Menurut dia, lima mal yang akan bergabung dalam SSF 2010 antara lain Mangga Dua, Empire Palace, Surabaya Plaza, Jembatan Merah Plaza, dan East Point. Di sisi lain, ia sangat menyayangkan mengapa sampai akhir Mei tahun ini kelima mal itu belum bergabung.

"Padahal, program belanja ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya yang kini bersiap menyemarakkan HUT Surabaya ke-716. Kalau mereka bergabung saat ini, mulai detik ini juga pendapatannya bisa berlipat-lipat," katanya.

Secara terpisah, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Stefanus Ridwan, mengakui, dampak krisis ekonomi global terhadap perkembangan sektor ritel memang tidak terlalu kentara saat ini.

"Akan tetapi, jika ditelaah lebih lanjut, dampak krisis ekonomi global tetap ada atau relatif minim sekitar di bawah 10 persen," katanya menambahkan.

Namun, menurut dia, setelah melihat program belanja itu dan solidnya kerja sama 15 mal dalam menyelenggarakannya, APPBI merasakan hal lain yaitu roda perekonomian Jatim bisa segera membaik.

"Setahu saya, sejak awal tahun ini hingga sekarang kondisi perkembangan ritel di Surabaya tidak pernah menunjukkan grafik menurun, justru stabil," katanya menegaskan.

Ia menyebutkan, saat ini yang sudah menjadi bergabung dengan SSF 2009 antara lain Hi-Tech Mall, Pasar Atom Mall, Galaxy Mall, Plaza Marina, Surabaya Town Square, Tunjungan Plaza, Supermall, Pakuwon Indah, Royal Plaza, Darmo Trade Center, City of Tomorrow, Golden City Mall, ITC Mega Grosir, BG Junction dan World Trade Center.

9 Mei 2009

Gong Cave


Gong Cave has stalagtite and stalagmite that is said become the beautiful one in South-east Asian. It has about 256 m depth, beside that it also has 5 polls; Rogo Pool, Panguripan Pool, Jiwo Pool, Kamulyan Pool, and Ralung Nisto Pool, which have magical value to heal disease.

The beauty of stalagmite and stalagtite is hardly make surprise immortalized by Selo Cengger Bumi named, Cello Giri, Selo Citro Cipto Agung, Cello Pakuan Bomo, Cello Adi Citro Buwono, Cello Bantaran Angin and Cello Susuh Angin.

On certain days every Friday, there is a sound of traditional music called "Jaranan" gong (traditional gong) is the instrument which sound hardest than others. Up to now, sometimes its sound still can be heard, that is why this cave is about 256 meters underground, has 12 rooms, 7 springs and one natural bath.

This cave is located about 30 km west of Pacitan precisely in Bomo village, Punung district and it is easily reach with all types of vehicle about 45 minutes

Gong Cave is located in Pacitan. 2 hrs drive from the nearest airport of Surakarta Central Java Indonesia. I never seen the cave so beautiful like this. If you are proffesional caver, the are another cave not for public named Luweng Jaran which is much more spectacular. The entrance is a vertical entry.

Pacitan - ''Kabupaten Seribu Goa',' memiliki banyak goa di antara gugusan pegunungan kapur. Padang gersang yang ternyata menyimpan panorama bawah tanah yang menakjubkan.

Pegunungan di Pacitan adalah rangkaian pegunungan tandus di mulai dari Kebumen Jateng (Pegunungan Sewu), terputus di Wates Jogjakarta, dilanjutkan di Gunung Kidul (Yogyakarta) hingga Pacitan, Ponorogo, Trenggalek dan terus ke Malang dan Jember. Bukit2 diwilayah ini ujungnya berbentuk kerucut, berlipat2, ada pula yg spt tempurung kelapa. Di permukaannya terhampar tanah yang kering tandus yg ditanami sinkong, ubi kayu dan pohon jati.

Gua di Pacitan lorongnya panjang, stalak tit dan mit nya begitu tipis, tembus pandang sinar lampu dan selalu meneteskan air. Kain gordennya (shawl drappery) tinggi membentang, menuntun Anda untuk mengagumi ciptaan yang Maha Sempurna. Ketika anda turun kedalam perut bumi, anda akan ternganga, karena di depan mata terhampar ruang amat luas, kolom2nya tinggi seperti istana Romawi. Jika lampu dipadamkan, anda terdiam, suara titik air nya terkesan begitu teratur dan ritmis, seolah dentingan suaranya yang memancarkan energi magis yang memancar dari kegelapan.

Punung, Donorejo, Pacitan, 140 km selatan kota Solo. Melalui jalan pegunungan yg sepi dan mulus, lokasi tsb. dapat dicapai kurang dari 3 jam dari Pusat Kota Solo. Anda tak akan menyesal dgn harga karcisnya yg 2,500 rupiah per orang. Khususnya utk sebuah kunjungan di perut bumi yg mengesankan. Dari kunjungan gua di berbagai tempat, gua Pacitan ini masih yg terbaik dan paling menarik utk dinikmati.

Highly recommended for your family. I promise, you can't find it in disney or taman impian ancol. It so high quality made by nature. Please leave only your foot print.




Sugi Phang say for all His Buddhis Friends:
Namo Buddhaya
Vaisak safe holiday 2553.
Birthday of the illustrious guru Buddha the great LOVE and great HAPPINESS bring holy bagia all sentient.
Shadu Shadu Shadu

1 Januari 2009

Rinca Island





Rincah, also known as Rinca, is a small island near Komodo island, East Nusa Tenggara, Indonesia. The island is famous for komodo dragons, giant lizards that can measure up to three meters (ten feet) long. Rincah is also populated with many other species such as wild pigs, buffalos and many birds. The island can be reached with a small boat from Labuhan Bajo on the west coast of Flores.

It is a beautiful island situated in Flores, east part of Indonesia Archipelagos and close to Labuan Bajo. This island is featured by the small dry forest that is ideally for komodo and other animals like water buffalo, birds, pig and deer living free in this habitat. Rinca Island has been appointed to be one of the Komodo Conservation Area and now it is opened for public and the best place to visit in Flores.

Rinca Island offers the great trekking adventures which have been appointed by the special trekking track throughout the island. Trekking adventure is one of the exciting activities to explore the dry forest in Rinca Island and discover the Komodo dragons and other wild animal free living in their habitats. You will be taken care by well training Komodo rangers on your trekking adventure in this island and explore the beautiful habitats of the biggest lizard in the word.

There are options of trekking track offering to every visitor this island which is suited to the visitor requirements. Sort Track is just taking within 1 hour, medium tack will take 2 hours and adventure track will spend 4 hours to explore most part of the island.



happy new year 2009 guys.
wishing you all the best in coming year 2009, may this year give us a better lives.
yesterday is HISTORY
today is a GIFT
and tomorrow is a MYSTERY

8 Februari 2008

Gili Meno






The middle island, the smallest of the three Gili's and it is the quietest with fewer tourists. A great escape for honeymooners or someone who wants to get away from it all.

Special features of the island is the salt lake and spectacular dive sites such as, Meno Wall, Sea Turtle Point, and Blue Coral Point. The beach on eastern part of the island is very nice and there's snorkeling just offshore and further north.

In the past Meno was known to have lots of mosquitoes but steps have been taken to control it. Still the best time to visit the island is during dry season. There are many options for an enjoyable holiday on the islands. You can rent snorkeling equipment, join a diving course, or just snorkeling off-the-shore to see the magnificent coral reefs and fishes.

There are few quality scuba diving operations on all the islands. The blue coral garden around the north east of gili meno can be reached by snorkeling off-the-beach. Turtle point and meno wall located in the north west of Gili Meno and can be reached only by boat. Join any of the boat dive trips available.

While the island is busiest from May through August, the quieter off-season from January to April provides a better opportunity to enjoy all the islet has to offer, with accommodation prices at their lowest level. To get around the isle, the only means of transport are Cidomos, horse drawn carriages. Bicycle rentals are available too. Expect higher prices for most things there since all food and goods must be brought over from the mainland.



Imlek sudah datang, semua merayakan dengan suka cita menyambut Tahun Baru China.

Gong Xi Fa Cai,
Xin Nien Guai Le,
Sen Ji Nien Gang,
Wan Se Ru Ie.



2 Januari 2008

new year eve 2008 at the country

tet....tet....tet........

:::::::::happy new year 2008:::::::::::::


met taon baru semuannya, semoga ditahun yang akan datang ini semakin banyak rejeki. Jauh dari bencana-bencana seperti taon-taon kemaren.

"New year eve" kali ini saya berada jauh dari keramaian kota Surabaya. Ya, saya pulang ke rumah mama-papa di Banyuwangi. Tepatnya di Kalibaru.

Tapi jangan dibilang kalo taon baruan di desa tidak bisa menikmati pergantian taon yang meriah.


Coba liat aja, makanan yang tersedia. Beraneka ragam dari chiness food, indonesian food, dari ayam, udang, ikan, etc.....pokoknya makanan yang tersedia semuanya hasil olahan sediri.



acaramakan malam ditutup dengan angin kencang dan ujan deras sekali, waktu itu jam masih menunjuk angka 8 malam.

pet, tau-tau listrik padam. Jadilah kita menunggu detik-detik pergantian taon dengan ditemani cahaya lilin. Tapi tidak mengurangi kegembiraan kita, suasana menjadi romantis (ceileee)......
Sambil makan angsle (makanan hangat dari santan, ketan, blinjo, kacang), kita saling bercerita mengingat-ingat masa-masa kecil dulu.







Keesokan harinya kita jalan-jalan ke kebun coklat menuju mata air "sumber salak" yang terletak di jatirono (dikaki gunung Raung).


first 5 messages from my dopod:
"New year
new vision
new spirit
new hope
new life
all in NEW
must be better to do the best
HAPPY NEW YEAR 2008
wish u more success. GBU.
Amiang & Family"

"Now,
this year is ending,
now,
a new day begins,
now,
another chance begins,
let's start this year with new hopes.
happy new year 2008. Tony n fam"

"brother are like pieces of puzzele...If u lose one, it will never be complete again..! Just want u to know, u'rte one of the pieces. messages from my sister"

"yesterday is history
today is a gift
tommorrow is mystery
let's start 2008 with faith, hope n love in prayer n prise. message from my auntee in Balikpapan"

"be a candle
be a light
be a twinkle
in the dark
be a hope
be an inspiration
n make a big difference in other heart
happy new year 2008.
message from my brother."

Semua foto saya ambil dengan menggunakan kamera Panasonic Lumix.

24 Desember 2007

Lore Lindu National Park







Mengungkapkan Pesona INDONESIA!!!

The natural beauty of Lore Lindu National Park, one of a handful of flora and fauna conservation centers in Sulawesi, has for years been threatened by development initiatives.

However, if South Sulawesi Governor Bandjela Paliudju has his way, the park, located 60 kilometers to the south of South Sulawesi’s capital Palu, will be given a chance to flourish once again.

At the time, even the South Sulawesi chapter of the Indonesian Forum for the Environment (Walhi), a non-governmental organization, supported plans for development. Walhi representatives said they believed the Dongi-Dongi area could be developed because a forest concession holder once operated in the area.

The park sits between 200 meters and 2,610 meters above sea level. It serves as the water catchment area for Palu, Donggala and Poso. The Lariang, Gumbasa and Palu rivers pass through the park, which is rich in flora and fauna.

It is home to various types of native animals, such as deer hogs, ghost monkeys, kuskus, kera kakak tonkea, kuskus marsupial and the biggest carnivorous animal in Sulawesi — the civet cat.The park is also home to at least five species of squirrel, 31 species of rat, 55 species of bat and 230 types of birds.



.m.e.r.r.y.c.h.r.i.s.t.m.a.s.t.

HO HO HO
wishing you a marry marry christmas.......

Have A wonderfull Christmas 2007