Laman

Tampilkan postingan dengan label hotel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hotel. Tampilkan semua postingan

30 Juli 2015

LOMBOK ISLAND: Mataram dan Golden Palace Hotel

Pemandangan dari roof Top

lumpia goreng, nikmat dengan harga yang terjangkau

Cukup menegangkan liburan kali ini, H-5 keberangkatan ternyata ada kejadian alam Gunung Raung di timur pulau Jawa "batuk" abu vulkanik yang berdampak penutupan 5 bandara terdekat termasuk Surabaya dan Lombok (Bali, Banyuwangi, Jember). Menghawatirkan karena nasib kita tidak jelas, dan pas hari H keberangkatan ternyata kondisi aman terkendali dan penerbangan kita ke Lombok berjalan mulus on schedule.

Tiba di LOP tepat jam 2 siang dan kita langsung naik taksi menuju Golden Palace hotel di Lombok, berjarak sekitar 40 menit perjalanan dan ongkosnya 145 ribu (argo meter) sebenarnya di bandara sudah di tawarin 160 ribu (tanpa argo) selisihnya beda tipis.

Hari ini kita stay di Golden Palace Hotel di kota Mataram, hotelnya cukup gede dan masih tergolong baru. Bersih dan staff-nya cukup welcome. Kami dapat kamar di lantai 6 dengan pemandangan kota dan gunung Rinjani, kamarnya cukup besar dan bersih, AC dingin banget. Lokasi di sekitar hotel adalah perkampungan Hindu dapat dilihat dari beberapa Pura di sekelilingnya.

fasilitas seperti wifi tersedia dan gratis, kita diberi 2 lembar vocer speedy yang bisa digunakan di kamar dan main lobby. Hanya saja sambungan wifi sering putus dan kurang cepat. Kolam renang besar dan anak-anak menyukainya, restoran menyajikan makanan yang lezat dengan harga yang cukup murah.

Di lantai 12 terdapat rooftop cafe, cukup bagus melihat pemandangan kota Mataram dari atas sini terutama saat pagi dan sore hari, satu lantai dibawahnya terdapat lounge yang bisa kita pakai untuk menikmati malam. Sayangnya Gym tidak tersedia (walau ada petunjuknya) dan menurut mbak yang jaga SPA sementara ruangan dibua ruang ibadah.

Kota Mataram tidak terlalu banyak kita explore, hanya mengunjungi Mataram Mall yang berjarak sekitar 800 meter dari hotel. Lainnya, kita mampir di kota tua Ampenan dan tidak terlalu menarik.

Rekomendasi makanan di sekitar hotel adalah Warung Babi Guling Merta Yoga (Non Halal)
Jl I Gusti Jelantik Gosa, No. 32, Gebang, Cakranegara, Mataram, Lombok 83239, Indonesia
HP. 081-999435791

6 Februari 2014

Hong Kong: Tiket Murah dan Hotel Mahal

anak-anak terhibur dengan permainan di Disneyland
Botanical and Zoological garden, salah satu taman yang gratisan

inilah HongKong dengan gedung pencakar langit dilihat dari terrace peak


suasana Natal di Disneyland mirip kayak di Eropa dengan hujan salju (buatan)

Kali ini adalah kali ketiga saya menjajakan kaki di Hong Kong, tentunya dengan suasana yang berbeda dan dengan orang-orang yang beda pula. Tapi tetap ini kepergian bersama keluarga yang mungkin membuat suasana berbeda adalah malam pergantian tahun ke 2014.

Transportasi
Sebenarnya kepergian ke HK kali ini  tidak sepenuhnya dalam rencana, di satu sisi anak-anak pengen kembali ke Disneyland setelah nonton MU (Monster University) di Disney Channel. Di sisi lain kita juga ngak punya rencana apa-apa untuk malam pergantian tahun, biasanya juga ke Bali lagi dan lagi dan lagi.

Akhir September lalu, Mandala Airlines punya promo seharga 2.8jt untuk tiket PP SUB HKG dengan transit CGK dan SIN. Murah sih, tapi mikirnya kelamaan karena kudu transit sana sini. Kalau perginya sendiri sih ngak masalah, lah ini barengan rombongan sirkus :) Ternyata kegagalan tadi malah bikin berkah, di pertengahan Oktober tepatnya sehari setelah perayaan ultahku (inget banget itu tgl 18 Okt) lagi-lagi Mandala Airlines buka promo SUB HKG direct TANPA transit seharga 3.6jt returns (penerbangan mulai 15 Desember 2013). Yang surprise lagi Citibank kasi buy 1 get 1 free jadi kalo di itung cuman 1.8jt per orang. Gak pake mikir kelamaan lagi, langsung nyaut 10 seat. DONE!!

Note: Dua minggu lalu, saya baru baca email pemberitahuan dari Tiger Airlines (Mandala Airlines) bahwa rute SUB HKG ditutup sementara mulai Maret 2014 termasuk rute SUB BKK, sayang sekali. Mudah-mudahan penutupan ini hanya sementara.

Akomodasi
Nah, ini yang bikin rada sepaneng cari sana sini karena melemahnya nilai tukar Rupiah (=1.585/HKD) jadinya bikin harga hotel-hotel pun melambung tinggi. Sebenernya saya paling anti kalau disuruh booking hotel yang sama, karena memang pengennya nyoba-nyoba hotel yang baru biar banyak referensi juga. Ini hotel Empire Wanchai yang pernah kita tinggali di tahun 2010 seharga 1.1jt (libur Lebaran), nah sekarang kita kudu kluar kocek hampir 2 kali lipatnya yaitu 1.95jt (libur akhir tahun). Akhirnya pilihan tetep pada hotel ini, secara dibanding-bandingkan dengan hotel yang lainnya tetep lebih juara (pertimbangannya lokasi dan harga). DONE DONE !!!

Itinerary
Setelah transport dan akomodasi selesai, mulai merancang jadwal, seperti kebiasaan sebelumnya bikin jadwal layaknya tour agent :)
Kali ini pengennya ke tempat yang belum pernah disinggahi: Ma Wan Island, Nan Lian Garden, Mongkok, Botanical Garden, Mid Level Escalator dan Central Hongkong.
Juga beberapa tempat yang menjadi favorit kita: Hong Kong Peak, Causeway Bay, Victoria Harbour, dan tentunya Disneyland.

Kalau di pikir memang menjelajahi Hong Kong tidak ada matinya, maksud saya cocok bagi semua traveler. Yang doyan shoping jelas ini tempatnya, surga dunia belanja (dari pada Singapore) ini pendapat pribadi loh. Nah, yang doyan kuliner, ini juga surganya! Mau makanan kelas ngemper sampai yang bintang 5 tersedia, jelas jenis makanan lebih ke Chinese Food. Adventure, jangan dibilang HK bukan surganya karena begitu banyak bukit dan pulau-pulau yang bisa dijadikan tempat hiking. What a wonderful world.

Tip/Trik menjelajah HK dengan mudah dan murah

28 Januari 2013

Khayangan Estate Uluwatu: what an awesome spot for tight a knot

.... and together become as husband and wife!
dan tepuk tangan undangan memecahkan keheningan upacara pemberkatan nikah Jane dan Chris sore itu.....

Minggu lalu saya diundang sahabat dalam acara perkawinan yang di helat di Khayangan Estate, boutique resort yang terletak di tebing karang Uluwatu. Lokasinya yang menjorok di atas tebing dengan pemandangan sunset pantai Uluwatu membuat suasana begitu romantis. Gerimis, tidak membuyarkan garden party sore itu. Sedikit tetesan hujan yang membasahi pohon dan rumput memberi rasa segar.

Berikut beberapa foto yang sempat saya abadikan dalam momen yang membahagiakan ini.


Holy Matrimony: St Fransiskus Xaverius Kuta
Khayangan Estate Uluwatu: entrance table
Khayangan Estate Uluwatu: sign

Khayangan Estate Uluwatu: 10 meja undangan

Khayangan Estate Uluwatu: pengantin dengan dansa pertama mereka

Khayangan Estate Uluwatu: sunset bercampur gerimis

Khayangan Estate Uluwatu: thanks to their parents


Khayangan Estate Uluwatu: a best panoramic view

Khayangan Estate Uluwatu: with the Groom and Bride

"CONGRATULATION JANE & CHRISTOPH"

28 Desember 2012

live in Hotel TUGU Malang: personal touch

Joy to the world! The Lord has come
Let earth receive her King!
Let every heart prepare Him room
And heaven and nature sing
And heaven and nature sing
And heaven, and heaven and nature sing....

Lagu Chrismas Carol mengiringi perjalan kita menuju Malang, malam Natal ini saya dan keluarga berkesempatan untuk menikmati di kota Pelajar ini.


Hari pertama kita stay di Hotel Tugu, hotel yang layaknya seperti museum barang-barang antik koleksi sang pemilik. Merupakan perantauan dari Cina dan menjadi pengusaha pabrik Gula yang sukses saat itu, untuk sejarahnya saya hanya dengar dan baca-baca sekilas.

Ini untuk kesekian kalinya saya mampir ke hotel Tugu, tapi belum pernah nginep. Nah kemarin setelah cek-cek harga hotel di agen lokal, ternyata cukup murah harga yang ditawarkan oleh hotel ini, kisaran 700 ribu semalam. Sayangnya kita hanya dapat satu malam saja yang available, oke than, satu malam lebih dari cukup.

Setelah menikmati makan malam di Taman Indie Riverview Resto, kita langsung menuju hotel Tugu untuk Check In. Waktu sudah menunjukan jam 8 malam. Satu yang saya suka adlah proses cek in sangat cepat, resepsionis hanya meminta copy KTP dan langsung menyerahkan kunci kamar kita yang sudah di siapkan.
kolam renang di malam hari, foto diambil dari pintu hotel kamar kita
room amenities dari botol keramik

personal touch

hoter tour

Kita mendapat kamar di lantai bawah diseberang kolam renang dan restauran, tepat dibelakang lobby. Kamar yang strategis. Kamarnya tidak telalu besar, tetapi disainnya sangat romantis. Dimeja sudah tergeletak kartu selamat datang, personali ini sangat menyenangkan buat tamu.

Paginya, kita hanya bersantai setelah berenang dan menyantap sarpan waktunya untuk hotel tour. Kita mengelilingi bagunan belakang yaitu SPA disana tertata dengan rapi koleksi patung dan lukisan serta hiasan peranakan Cina. Di sisi dalam kita menuju lorong Sahara, dan ini adalah tempat untuk wedding namanya THE SAHARA dengan pohon-pohon palm. eksotik.

Di bagunan yang menjadi satu dengan restauran Melati adalah ruang pertemuan yang mereka sebut THE SUGAR BARON ROOM, disana terdapa koleksi-koleksi foto, lukisan, dan benda-benda seni lainnya.
Sampai di ujung luar adalah toko roti dan snack yang mereka sebut BAN LAM.

Beralih ke lantai dua, diatas lobby terdapat ruang duduk dengan hiasan furniture kuno dan rantang-rantang kuno. Dari sini kita bisa melihat keluar jendela yaitu Monumen Tugu, menyusuri lorong, disana kita akan mendapat ruang SPA dan beberapa kamar tamu.

Menyenangkan bisa merasakan tinggal di hotel Tugu walau hanya semalam. Personal touch.


19 Desember 2012

live in MASCOT Beach Hotel Sengigi-Lombok

3 hari 2 malam di Rinjani membuat kita kangen dengan kasur empuk, walaupun keindahan Rinjani tak akan terlupakan.

over the windows from our room
pool and cottage

kolam renang dengan taman yang rimbun pohon kelapa
pantai Sengigi, salah satu atraksi menarik dekat hotel
Sewa Mobil untuk keliling Lombok
Mascot hotel yang terletak di pusat keramaian Sengigi Beach memang salah satu yang juara, ini menurut saya loh, dan belum pernah nginep di Sengigi sebelumnya atau Lombok pun baru sekali ini. Hahaha, rada ngak obyektif sih! Anyway, mungkin saya akan cerita sedikit mengenai hotel yang saya tinggali kali ini.

Mascot Hotel dengan alamat sebagai berikut Jalan Raya Senggigi P.O Box 907, Senggigi, Lombok, Indonesia, rada susah juga ya kalau mencari dengan alamat seperti itu. Tapi gini, direction termudah adalah mencari Sengigi Beach Hotel. Nah, hotel ini persis terletak sebelum Sengigi Beach Hotel. Mudah banget sebetulnya, walau tidak terletak di pinggir jalan Raya tetapi persis di pusat keramaian Sengigi.

Malam itu saya dapat kamar dengan pemandangan taman menghadap ke pantai dan kolam renang, lokasinya tidak jauh dari lobi. Kamarnya berbentuk cottage, tiap bangunan berisi dua kamar. Dengan teras dari lantai kayu yang cukup luas. Kamarnya besar, bersih, dengan jendela-jendela besar di sisi kanan-kirinya. Pun dengan kamar mandinya berukuran besar.

Pantai Sengigi, pemandangan dari kolam renang
 Taman dengan pohon kelapa disana sini seperti kebanyakan hotel di Bali dengan rumput hijau yang luas. Kolam renang terletak di belakang yang dibatasi pagar dengan pantai. Restauran berbentuk rumah joglo ada persis disebelahnya.

Hotel ini cukup menyenangkan dari segi lokasi, harga dan pelayanan. Oya, pelayanan disini cukup memuaskan, kami sangat terbantu. Mulai dari pelayanan yang cepat, dan mereka bisa memberikan beberapa saran-saran untuk perjalanan kita selanjutnya, termasuk menyewakan mobil yang mengantar kita keliling Mataram sampai Kuta Beach.

baca juga review saya di Tripadvisor

18 Desember 2012

RINJANI (tambahan): sunrise di Sengigi sampai sunset di Kuta

Selama 3 hari dan 2 malam berada di Rinjani adalah satu pengalaman yang tidak bisa hilang begitu saja, walau sudah sebulan berlalu, rasanya baru kemarin saya meninggalkannya.....

Pantai Sengigi, putih, bersih

Hotel Mascot Sengigi, the pool.
bukit MALIMBU, one of the hotspot at Sengigi


Penjual ikan bakar disepanjang bukit Malimbu

Mutiara, salah satu hasil kerajianan di Lombok

Novotel Lombok

Breeze bar, enjoyed the noon. cheers.
Ini sedikit cerita setelah pendakian kita usai. Sesampai di desa Senaru, hujan deras, sepi, aroma pohon kopi menambah segar. 16.17 WITA. Pos pantau Senaru sudah tutup, akhirnya kita melepas lelah sambil mengeringkan badan di satu gubuk yang tidak jauh dari sana. Ada seorang bapak tukang ojek yang rupanya juga lagi bernaung, sambil ngobrol-ngobrol dengan bapak tadi, dia menawarkan penginapan di Senaru. Tapi kita pengen cepat meninggalkan Senaru dari pada menunggu satu malam lagi di desa ini.

Si bapak tadi menelepon, menanyakan ke seseorang diseberang sana, dia menawarkan sewa mobil 300 rb menuju Sengigi di Lombok barat. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 2-3 jam, akhirnya tawaran itu kami ambil dari pada harus sewa ojek 200 ribu per motor. Tidak bisa membayangkan capeknya meminggul ransel dan ojek.

Tidak lama datang mobil Carry dan kita bergegas berangkat.

Dalam perjalanan menuju Sengigi kita disuguhi jalanan beraspal yang mulus, oya, saat melewati Senaru tadi ada beberapa penginapan dan warung. Rupanya desa ini lebih hidup dalam sektor pariwisata dari pada di sisi Sembalun.

19.10 Sengigi Beach
Memasuki daerah wisata Sengigi mulai nampak hotel-hotel di kanan kiri jalan, ini merupakan kawasan layaknya Kuta di Bali tetapi kondisinya tampak jauh berbeda dengan Bali. Pusat keramaian tidak lebih dari sepuluh tempat kehidupan malam seperti Bar dan Cafe. Restaurant pun tidak banyak, hanya ada beberapa yang nampak eye catching. Sungguh tidak dalam bayangan saya bahwa Sengigi sesepi ini.

Mascot Hotel, adalah hotel yang direkomendasikan oleh sopir yang mengantar kita dari Senaru. Akan saya posting tentang review hotel ini tersendiri. Setelah urusan check in selesai, kita langsung berendam di kolam renang dan menikmati bir dingin. Dan berikutnya makan di restauran yang ada di sekitar hotel dan menikmati satu jam pijat refleksi.

Sunrise di Sengigi Beach
Hotel yang kita tinggalin cukup strategis, lokasinya ada disebelah Sengigi Beach Hotel milik Garuda Indonesia. Cukup bagus karena ada di semenanjung sehingga bisa menikmati pemandangan dari berbagai arah. Pagi itu saya berjalan-jalan disepanjang pantai dan berenang di pantai Sengigi yang putih bersih. Ada beberapa penjual perhiasan mutiara yang menjajakan dagangannya, yang lain menawarkan sewa perahu menuju Gili Trawangan.

PEARL, lombok merupakan salah satu penghasil mutiara di Indonesia. Ada beberapa penambang mutiara di pulau Lombok, setahu saya seperti yang diceritakan beberapa orang, mutiara tersebut ada yang di kelola seperti tambak. Dan banyak sekali pengerajin mutiara di sini, sampai ke manca negara.

Bukit Malimbu
Setelah menikmati sarapan di hotel, kita bergegas untuk meninggalkan Sengigi menuju Bukit Malimbu dengan menyewa mobil dari hotel. Ini yang membedakan Lombok dan Bli, di sini pemandangan sekelas Uluwatu terhampar di pinggir jalan raya Sengigi. Di kejauhan bisa melihat 3 titik, ya itu adalah 3 Gili yang lagi naik daun: Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan yang paling besar. Disana kita bisa sambil menikmati ikan bakar dari warung-warung yang menjajakan disepanjang jalan, cukup murah unutk satu ekor ikan bakar bersama sambel lalapan dan nasi hanya dipatok 20-30 ribu saja.
Sepanjang perjalanan di Lombok Barat, mulus.
Mataram
Di kota ini kita menikmati ayam Taliwang yang cukup tersohor, menurut saya ya biasa saja sih, sama seperti ayam goreng/bakar lainnya. Hanya saja ukuran ayam ini kecil, masih anakan. Selanjutnya mampir ke salah satu toko mutiara, nganterin Anton belanja untuk mama tercinta :)

Dalam perjalanan menuju Airport, saya mendapat SMS dari Citilink bahwa penerbangan kita di delay sampai 3 jam, setelah konfirmasi dengan call center saya meminta pak sopir mengantar ke Novotel Lombok. Jaraknya hanya setengah jam dari airport.

Sunset di Kuta Beach
Terima kasih atas delay yang telah di berikan ;) Jadi kita bisa mampir dan menikmati sunset di Kuta Beach. Novotel Lombok satu-satunya hotel berbintang di area ini. Pantainya memang tidak ngehits seperti Sengigi tetapi Kuta memiliki keindahan lain yang beda dengan Sengigi.

Sunset at Kuta Beach Lombok
Sambil menikmati minuman dan snack sampai akhirnya memesan menu makan malam, kita menikmati sunset di pool restaurant Novotel Lombok.

Ciao!!

10 November 2012

live in PATRAJASA PARAPAT Toba Lake





Jaringan hotel Patrajasa milik Pertamina juga ada di kota Parapat yang merupakan kota pelabuhan untuk menuju ke Pulau Samosir. Lokasinya cukup strategis dengan pemandangan danau Toba dan Pulau Samosir di belakangnya; karena letaknya yang cukup tinggi membuat view poin sangat bagus. Walaupun sedikit jauh dari pusat kota Parapat.

Hotel ini sudah di renovasi sejak awal 2012; dan ketika kami stay di sana Oktober 2012 sudah rampung semua. Note: pilihlah kamar Superior Lake View, karena kamar Standard Garden View belum di renovasi. Saat itu kami terpaksa menggunakan kamar standard karena sudah full booked untuk tipe Superior. Dan sangat tidak rekomendasi untuk kamar tipe standar, karena tidak nyaman sekali.

Untuk dapat menjangkau hotel ini cukup susah bila tidak menggunakan kendaraan pribadi, karena lokasinya cukup jauh dari jalan besar; sekitar 2 KM  untuk sampai di pintu pos.

Fasilitas hotel ini cukup lengkap: kolam renang dengan pemandangan danau, taman yang menjorok ke danau, restaurant yang bisa digunakan untuk ruang pertemuan. Tidak ada nilai tambah selain lokasi dengan pemandangan yang super duper bagus. 


PATRAJASA PARAPAT LAKE RESORT
Jl. Pertamina Siuhan, Danau Toba
Parapat – Nort Sumatera
P. 62-625 411 86, 411 96
F. 62-625 415 36
E. reservation.parapat@patra-jasa.com

6 November 2012

Live in MIKIE HOLIDAY Berastagi


Mikie Holiday Theme Park
Welcome Mikie Holiday Berastagi
  
Pool and Room

Satu-satunya resort di Berastagi yang mengusung konsep theme park ini berlokasi hanya sekitar dua kilometer dari pusat kota. Lokasinya yang berada di pinggiran kota dengan pemandangan gunung Sibayak dan pemukiman penduduk sekitar.

Sibayak Mount in the morning
Udara dingin karena berada di ketinggian lebih dari 1000dpl membuat kita merasa nyaman untuk bersantai-santai. Sepanjang perjalanan dari Medan Menuju Berastagi dapat di tempuh sekitar 2 jam melewati kota Sibolangit. Jalanan berkelok dan sedikit berkabut, cukup nyaman untuk berkendara dengan mobil kecil.

MIKIE HOLIDAY
Hotel ini dilengkapi berbagai fasilitas hiburan untuk anak-anak: Game center dan kolam renang, serta Theme Park di lokasi yang berbeda dan berbayar.

Lokasinya yang terletak didataran tinggi membuat Berastagi sangat dingin di malam dan pagi hari


Kami mendapat kamar di lantai dua dengan pemandangan kolam renang, dengan balkoni yang besar dapat digunakan untuk bersantai. Kamar cukup luas dilengkapi dengan 32" LCD TV, standing shower, mini bar. Untuk harga kamasr sudah termasuk makan pagi dan 2 pax karcis masuk ke Fun Park.

Mie Medan, menu sarapan lokal di Mikie Holiday
Kualitas makanan cukup menggugah selera, beragam masakan international serta di lengkapi beberapa stall menu lokal. Mie Medan salah satunya; mie kuning dengan irisan tahu dan ayam suwir dilengkapi dengan kerupuk serta disiram saus kaldu kental. Rasanya manis dan gurih serta sedikit asam karena di siram perasan jeruk nipis sebelum di sajikan.


Lobby hotel cukup megah dengan lampu-lampu warna-warni di malam hari, menjadi daya tarik tersendiri. Restauran yang berada di sisi kiri lobby di lengkapi dengan kolam ikan dan taman kering di sampingnya, dibelakang adalah deretan kamar-kamar dan kolam renang menjadi center poin.

Kolam Renang yang tentunya airnya dingin sekali, belum sempat saya coba. Rasa dingin membuat malas untuk menyentuh air, tapi anak-anak tetap saja loncat, byurrrr.....brrrr..... Si Reno hanya tahan 5 menit :) Gisel dan Selena cukup lama bermain di kolam, sambil pesan martabak dan kentang goreng yang tersedia di stall pinggir kolam.

Mikie Holiday Theme Park


Over all, hotel ini sangat saya rekomendasikan bila menginap di Berastagi.


MIKIE HOLIDAY RESORT
Jalan Raya Medan Berastagi
North Sumatra
Indonesia
Phone: +62-628-91650 / 91651
Fax: +62-628-91652

30 Agustus 2012

Live in Adhi Jaya Sunset Hotel Bali







Salah satu hotel baru di Bali, opening di awal 2012. Berlokasi di sunset road yang sekarang menjadi primadona untuk lokasi hotel di kawasan Kuta. Tapi buat saya pribadi masih tidak worthed untuk tinggal di daerah ini, mending sekalian di Legian atau di Pantai kuta atau Kartika Plaza. Memang di tiga lokasi yang aku sebutkan crowded banget dan masih berdasarkan pengalaman pribadi, untuk keluar dari kawasan Kuta butuh waktu sekitar satu jam dengan mobil.

Hotel ini cukup compact, mengusung tema moderen minimallis berbeda dengan hotel sebelumnya yang berada di kawasan kartika plaza. Memililki dua bangunan utama, sayap kana dan kiri, di tengahnya full kolam renang sebagai fasilitas tambahan. Lobbynya dilengkapi dengan resto yang cukup reasonable price untuk ukuran hotel.

Kami menempati kamar paling bawah yang berhadapan langsung dengan kolam, berukuran minimalis dengan perlengkapan yang cukup memadai. 32" LCD TV, hot shower, mini bar.

Breakfast cukup sempurna, dilihat dari type hotel seperti ini yang menyajikan menu sarapan pagi cukup lengkap. Dan sepertinya menu Halal semua.

Sangat di rekomendasikan hotel ini.
Adhi Jaya Sunset Hotel
Jl Sunset Road, Kuta-Bali
Tel. +62 361 8947171
Fax. +62 361 8947172
info@adhijayasunsethotel.com