Laman

Tampilkan postingan dengan label gowes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gowes. Tampilkan semua postingan

20 Februari 2013

CNC to Taman Dayu Pandaan

melintasi tanggul lumpur lapindo Porong

Akhir bulan Januari kemarin, saya dan teman-teman dari Coffee & Cycling menyempatkan bersepeda keluar kota. Kali ini kita memilih Pandaan sebagai tujuan yaitu Taman Dayu. Minggu pagi jam 6 berkumpul di rumah Deltasari, start, melewati Sidoarjo, Porong, Gempol dan Pandaan sejauh kurang lebih  40 KM. Jarak yang ditempuh memang tidak terlalu jauh tetapi kita dapat tanjakan panjang dari Apolo (Gempol) sampai kota Pandaan, ditambah lagi tanjakan tajam di Taman Dayu.

Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit sampai di Taman Dayu Golf Range, dan kita menikmati dengan berenang dan santap siang.

selesai tanjakan pertama: Apolo-Pandaan


Perjalanan pulang siang itu ditemani sedikit hujan, jalanan turun sedikit licin cukup ngeri. Dan yang paling asik saat melintasi sepanjang jalan Porong yang penuh dengan antrian truck dan mobil. Jalanan jadi sik sak kayak di film-film :)

stop pit Taman Dayu sambil menunggu beberapa anggota yang ketinggalan di belakang


menikmati Club house Taman Dayu
 

21 Desember 2012

CNC: dari Naval Base Day sampai ke Jawa timur Park Batu

Akhir tahun ini CNC mengikuti satu even tahunan dari Marinir, yaitu Naval Base Open day untuk memperingati hari Angkatan Laut Indonesia. Dan di minggu berikutnya CNC sendiri mengadakan even bersepeda ke Jawa Timur Park Batu, bersepeda dari rumah Meta di daerah Ijen sampai ke Batu PP.

jalesveva jayamahe

CNC at Surabaya Naval Base
Naval Base Open day
Biasanya diperingati setiap tanggal 5 Desember, tahun lalu saya sudah mengikuti even ini tetapi tidak bersepeda. Nah, tahun ini saya dengan CNC ikut lagi dengan bersepeda. Cuaca cukup terik walau masih pagi, dan begitu banyak warga Surabaya yang datang.

Seperti tahun kemarin, Angkatan Laut mendemokan semua jening alat perang yang merka miliki beserta kapal-kapal perangnya. Kapal Dewaruci tetap menjadi obyek yang menarik dalam even ini, Ong yang menjadi paling antusias karena pernah 40 hari menjadi ABK Dewaruci saat SMA dulu.

Hotel Tugu Malang
Java Dencer Coffee Malang
Sampai di JATIM PARK 2, 18KM, 2 jam

BNS so colorful, seragam pertama CNC

CNC goes to Batu
Kesempatan ada libur di akhir minggu kita sempatkan untuk bersepeda keluar kota, kali ini Malang-Batu menjadi tujuannya. Kesatu karena disana ada rumah Meta, sehingga kita bisa sedikit irit dalam akomodasi :) Kedua, kita memang belum pernah menjajal rute ini sebelumnya. Ketiga, just for fun.

Malam sebelumnya kita sudah sampai di kota Malang sekitar jam 6 sore, aku, Adre dan Anton mengendarai mobil box bersama 11 sepeda lainnya. Sedangkan rombongan kloter kedua baru masuk Malang sekitar jam 7. Setelah ngopi di Java Dencer Coffee, kita mampir ke hotel Tugu dan alun-alun monumen Tugu di seberangnya.

Sesampai di rumah Meta, kita langsung bongkar loading dan udah ngak sabar bersepeda malam hari di sekitaran Ijen. Jadilah kita bersepeda samapi tengah malam.

Keesokan paginya, kita start jam 6. Menuju Batu memang tidaklah jauh hanya 18 Km, tetapi yang menjadi kendala adalah tanjakan yang cukup curam. Kita melintasi Sengkaling dan terus menuju BNS dan Jatim Park, memakan waktu sekitar 2 jam. Setelah makan di warung pak Sidik, cuaca mulai tidak bersahabat. Hujan deras. Jalanan licin yang membuat Adree tergelincir dan jatuh, padahal sebelumnya saya beberapa memperingatkan Oliv, Meta dan Louisa supaya lebih berhati-hati saat jalanan turun.

Setelah seharian bersepeda Malang-Batu, saatnya untuk menjelajah kuliner Malang. Rujak Bejo di Ananas menjadi jujugan pertama. dan selanjutnya......

20 November 2012

COFFEE & CYCLING: wisata situs TROWULAN

Bulan November ini saya dan komunitas gowes #coffee&cycling berkesempatan untuk wisata Sejarah Mojopahit dengan bersepeda. Pagi jam 5.30 kita mulai jalan menuju Mojokerto dan mampir dulu di soto dok untuk sarapan.

Start dari rumah Anton; salah satu anggota, kita mulai ke arah Candi Tikus untuk pemberhentian pertama. Candi Bajang Ratu, kolam Segaran, Sleeping Buddha di Vihara Maha Majapahit, Candi Gentong, Candi Brahu dan yang terakhir Museum Trowulan. Beberapa situs yang kami singgahi sudah mengalami restorasi cukup bagus seperti Candi Tikus, Candi Bajang Ratu dan Candi Brahu sedangkan candi yang lain masih dalam tahap restorasi.








Walaupun jarak yang kita tempuh tidak begitu jauh; hanya 26 KM, tetapi sengatan matahari siang itu cukup membuat ubun-ubun mau pecah. Alhasil 4 jam bersepeda terasa sangat melelahkan, untungnya di rumah Anton kita bisa mandi air dingin yang bikin cooling down.

Selanjutnya kita menikmati sore dengan santapan di hotel Sativa Pacet dan mengunjungi air terjun Coban Cangu.











19 September 2012

gowes to BUKIT BAJUL

Akhir minggu kemarin saya dan temen-temen COFFEE & CYCLING berkesempatan untuk menjajal rute baru, BUKIT BAJUL. Lokasinya tidak jauh dari Surabaya, berada di lapangan tempak Karang Pilang yang merupakan lahan TNI AL.

Kita tau lokasi ini minggu kemarin setelah gowes dari Sepanjang melewati Kebraon, di kasi tau sama bapak penjual degan di Balas Klumprik, Sumur Welut. Alhasil next chapter for next week adalah ke lokasi ini. Lahannya berbukit melewati jalan setapak dan beberapa sungai yang sudah mengering. Pemandangan cukup bagus di pagi hari, dengan beberapa pepohonan dan rumput yang sudah mengering. Finis di pemukiman TNI AL Kebraon Karang Pilang hanya memakan waktu sekitar satu jam.

Sebenarnya rute dan jarak tempuh bisa kita pilih sendiri, karena lokasi ini memang memiliki banyak cabang. Dan ini beberapa foto-foto yang sempat kita capture.











Coordinates:   7°19'31"S   112°40'9"E

14 Agustus 2012

gowes to mount BROMO

agenda buat gowes ke Bromo sudah kita rencanakan sejak 2 bulan lalu, memang mencari waktu yang pas biar semua anggota bisa turut serta susah susah gampang. Akhirnya terkumpul 11 cowok kece, eh, salah satunya cewek jagoan.... hahaha. Pas bertepatan sabtu minggu 11-12 Agustus kemaren, kita meluncur ke Bromo. Dengan menggunakan dua armada, satu inova muatan manusia dan satu grandmax muatan sepeda. Iya ada satu lagi pick up yang nyusul tengah malem, kayak si Kunti, hihihihihihi....

Bermalam di Bromo Permai dengan menempati dua kamar berisi 11 orang, sialan!! penjaga hotelnya minta uang lebih, ya sudah akhirnya kita bayar juga. Hmmm, rada nyesel ngak jauh2 hari booking hotel di Cemoro Indah :( Tapi ya sudahlah yang penting akomodasi semua sudah terakomodir.

sunrise dari Bromo Permai
05.00
Rasanya udah ga bisa tidur terlalu lama, lah wong satu single bed barengan sama Anton yang super gede. Wuiiik, ny louisa malah enak sendirian. Di kamar sebelah udah ga tau gimana modelnya diisi 6 orang begundal #oooppsss

sepeda-sepeda sudah siap mengarungi Bomo
Pagi itu kita masih bisa menikmati sunrise dari balik pagar hotel, sebelum start gowes menuju savanah. Cepat-cepat kita keluarkan sepeda dari mobil box, sedangkan sepedaku yang udah aku keluarin dari semalem udah nangkring duluan di dalem kamar :D Ngak menunggu lama kita langsung menuju Savanah.

Rute yang kita lalui sebenernya tidak jauh, hanya berjarak 14 KM pergi pulang. Tapi yang menjadi kendala adalah pasir yang belum mengeras sehingga sepeda sulit untuk di gayuh.Alhasil kita pun "nuntun" sepeda :)
Alangkah nikmatnya bersepeda di gurun pasir, pemandangan yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Biasanya kalau menggunakan Jeep, kita tidak akan bisa melihat gurun dan awan dan langit dan kabut yang berubah begitu cepat.

Segar dan pengen nyantap dinosaurus hihihiihihi

11.10
Setelah puas berfoto-foto ria sambil bersepeda dan istirahat di tanjakan terakhir Cemoro lawang, kita bisa beristirahat di restaurant hotel. Kalau ingat tanjakan itu, mampus rasanya, terik matahari menambah kegalauan kita. Di tambah perut-perut yang udah mulai keroncongan.  Dari kejauhan seperti fatamorgana melihat bapak dengan pikulnya yang membawa melon, kacang dan pisang. Ah ternyata kenyataan ada, heheheh... Bukan pula di gurun sahara

Ending yang menyenangkan kita telah berhasil mengarungi lautan pasir Bromo sampai ke Savanah.









9 Juli 2012

Kalibaru to Jember #gowes


start dari KALIBARU
Sampai di CAFE GUMITIR

Anton beraksi di Merawan

Sampai di alun-alun Jember. 50 KM. 2,5 jam.
Sudah tiga minggu ini saya bolak-balik Surabaya-Kalibaru di akhir minggu, pertama, sejak liburan sekolah anak-anak. Sampai acara ulang tahun papa akhir bulan lalu. Akhirnya Sabtu kemarin saya dan Anton, Ming, Louisa (turut serta sebagai penggembira) melewatkan akhir minggu di Kalibaru.

Rencana semula kita (aku dan Anton) akan gowes mengarungi hutan merawan sampai ke Jember, berjarak hanya 50 KM. Dan, minta bantuan Monica untuk membawa mobil kita sampai di Jember. Yay, rencana berubah karena Ming dan Lou turut serta. Mereka yang baru kemarin sampai di Surabaya, dari Hong Kong, ternyata masih gatel juga.

08.00. Pagi ini kita sudah disiapin sarapan sama mama, pecel, ayam goreng, rawon, komplit deh. Sambil menurunkan perut yang kenyang, kita siapin sepeda. Dan, mulailah kita start setelah pamitan sama mama. 12 KM pertama menanjak sampai di KALIBARU CAFE. Berat. Kita ngopi dulu sebentar. 15 menit.

48 KM berikutnya jalanan turun, asik, sampailah kita di Jember dalam waktu dua setengah jam. Sampai di Alun-alun kota, semua sudah rame. Memang bertepatan dengan even JFC (dipostingan berikutnya).

18 Mei 2012

kring kring gowes gowes

KUMA 5500 by BIANCHI





KRING KRING GOWES GOWES hahaha, kayak anak kecil yang hepi banget karena dapet maenan baru. Ternyata begitu pula yang saya rasakan setelah "dapet" sepeda baru, KUMA 5500 daro Bianchi jadi pilihan. Kebetulan akhir bulan kemaren ada promo spesial price di BIKE  COLONY, toko sepeda di Raya Darmo, grup dari Ace Hardware. Walau terkesan agak berlebihan, tapi saya merasa sangat nyaman dengan sepeda ini. Beberapa kali nyobain merek lain, rasanya ada yang kurang.

Menggilai sepeda sejak akhir tahun lalu, awalnya hanya muter-muter kompleks perumahan. Sampai suatu hari sepupu istri mampir ke rumah sambil membawa tunggangannya dan cerita ngalor ngidul tentang per"sepeda"an. Jadi pengen, dan janjian hari minggu berikutnya untuk gowes ke Raya Darmo yang jadi poin CAR FREE DAY tiap minggu pagi.

Minggu-minggu berikutnya malah keterusan dan mulai meracuni temen-temen di Liburan Murah buat bergabung. Acara ini intens kita lakukan tiap hari minggu pagi, belakangan sabtu pagi dan keterusan sampai berangkat kantor.

Track yang paling panjang pernah kita lakukan adalah menuju Bangkalan hari Sabtu dan Kamis kemarin, lebih dari 100 KM selama 5 jam perjalanan. Cukup tuff juga, dimana ko Dony yang baru pertama kali join juga ikutan sampai Bangkalan.


5 Desember 2011

Sunday Morning: Fun Bike and Nasi Bali



Hari minggu kemarin, 4 Desember, saya dan tiga orang teman dari grup Liburan Murah ikutan Fun Bike "Purple Movement" yang diadakan oleh Avrist (perusahaan asuransi). Acara yang dimulai jam enam pagi terpaksa harus molor karena banyaknya even-even lain di kota Surabaya, biasa, sunday is healthy day :D

Jam 5.15 berangkat dari rumah, cukup setengah jam untuk sampai di depan Grapari Telkomsel, meeting point kita. Sambil nunggu makan roti gandum, 15 menit kemudian tiga grombolan si berat datang (eh, yang satu ringan ding, hahaha) Ngak lama akhirnya fun bike start melewati jalan Pangsud menuju Raya Darmo (CFD).

Wah, rute dan evennya kacau, para peserta mulai ambil rute sendiri-sendiri. Walhasil kita berempatpun memisahkan diri, dan, sepeda yang dipakai Louisa rusak. Si Anton ambil inisiatif untuk cari becak, selang beberapa menit sepeda + Louisa sudah ada diatas becak untuk kembali ke tokonya Anton di jalan Kranggan.

Setelah sepeda di perbaiki, kita  malah ngacir nyari tempat sarapan. Lah, kemarin di grup BBM lagi rame ngomongin nasi bali di jalan Makam Peneleh. Monica kehabisan padahal masih jam 12 siang.  Jadi penasaran kayak apa sih nasi bali yang super duper "in". Kemaren malemnya saya sempet browsing-browsing beberapa tulisan di blog tentang nasi bali ini, dan, dapat alamatnya di Jl. Makam Peneleh No. 30 serta reviewnya yang TOP. Tambah penasaran.

Posisinya persis di seberang makam Peneleh, wait, nurut feng shui yang aku baca sih ga bagus. Tapi knapa malah bisa rame gini ya?? masa bodo ah!! Hahahaha.

Nyampe di TKP kondisinya memang rame polllll, ada segerombolan tante-tante yang pake seragam kaos olah raga. Dan, banyak juga yang bungkus, weleh baru tau nih ada nasi bali disini dan rame pula.
Tidak pake lama pesanan kita keluar, sepiring nasi campur dengan aneka lauk dari babi plus semangkuk kuah kaldu dengan sepotong "tulangan" babi. Lauknya cukup banyak macem, sate daging, lapciong (sosis),  rambak, samcan, kacang panjang, sambel ijo, sambel bawang, ayam suwir. Weleh-weleh, ngileeeeeer.... Dan, semuanya cuman 19 ribu per porsi.

Glek, kenyang!!!

Berikutnya kita gowes lagi balik ke venue, buat nukerin door prize. Eh, ternyata pengundian udah berjalan dan kita telat masukin kupon; Hahahahahah.... dari pada kecewa dua kali, ya udah ngacir deh ke McCafe Basrah, cari temapt adem buat kongkow sambil nyeruput ice coffee...