Laman

31 Januari 2013

suatu siang di UBUD

kesempatan menghabiskan weekend minggu lalu di pulau Dewata bersama sahabat, tidak salah kalau Ubud menjadi tempat yang menyenangkan....

Pagi itu kita bangun agak kesiangan karena semalem habis chillin out di HRC sampai jam 2 pagi, jadinya molor sampe jam 10 kita baru start berangkat ke Ubud dari hotel di bilangan Pantai Kuta. Perjalanan sekitar satu jam lancar banget dan kita singgah di Gaya Gallery, tempat yang tidak pernah saya lewatkan sejak lawatan pertama di tahun 2009. Saya dan keluarga the biggest fans tempat ini. Bukan karena ingin menikmati karya seni yang dipajang di galeri tersebut tapi untuk kelezatan gelato di Gaya Gellato yang berdiri satu komplek dengan Gaya Galery dan Villa tersebut. Sambil menikmati gelato kita berendam di kolam kecil yang terletak di bagian Villa, sebelah belakang dari Gallery. Dan ini untuk kesekian kalinya saya mampir ke tempat ini tanpa rasa bosan.


Perjalanan menuju Ubud
Gaya Gallery Ubud

Gaya Gelato Ubud: the best gelato in town
Jujugan kedua adalah Warung Naughty Nuri's tentunya, warung ala Mexico ini menyajikan iga babi panggang yang lezatnya luar biasa. Sudah banyak review tentang warung ini, sepertinya tidak perlu pembahasan lebih lanjut. Nilai 10 :)

Warung Naughty Nuri's: a Mexican restaurant with the best pork ribs

Berikutnya kita parkir di pasar Ubud, persis di depan warung Babi Guling Bu Oka yang juga melegenda itu. Sayangnya sudah kesiangan jadi tidak ada yang tersisa :(
Sambil menurunkan perut, kita jalan-jalan ke jembatan tua yang sudah tidak terpakai, disana terdapat restauran The Bridge yang keliatan cozy banget. Ada juga galeri lukisan milik Don Antonio Blanco, bila Anda penikmat seni tidak ada salahnya mengunjungi museum tersebut.
Untuk wisata budaya lainnya adalah rumah Raja Ubud yang terletak persis di seberang pasar, bisa berfoto dengan ornamen-ornamen Bali dan melihat dapur sang Raja.

 
 
 

Siang itu kita habisakan dengan ngopi di Starbucks, lokasinya yang terletak jadi satu dengan restauran The Lotus sangat bagus terlihat taman teratai yang cukup besar di belakangnya. Starbucks Ubud juga berdisain tradisional Bali dengan beberapa rustic furniture.




28 Januari 2013

Khayangan Estate Uluwatu: what an awesome spot for tight a knot

.... and together become as husband and wife!
dan tepuk tangan undangan memecahkan keheningan upacara pemberkatan nikah Jane dan Chris sore itu.....

Minggu lalu saya diundang sahabat dalam acara perkawinan yang di helat di Khayangan Estate, boutique resort yang terletak di tebing karang Uluwatu. Lokasinya yang menjorok di atas tebing dengan pemandangan sunset pantai Uluwatu membuat suasana begitu romantis. Gerimis, tidak membuyarkan garden party sore itu. Sedikit tetesan hujan yang membasahi pohon dan rumput memberi rasa segar.

Berikut beberapa foto yang sempat saya abadikan dalam momen yang membahagiakan ini.


Holy Matrimony: St Fransiskus Xaverius Kuta
Khayangan Estate Uluwatu: entrance table
Khayangan Estate Uluwatu: sign

Khayangan Estate Uluwatu: 10 meja undangan

Khayangan Estate Uluwatu: pengantin dengan dansa pertama mereka

Khayangan Estate Uluwatu: sunset bercampur gerimis

Khayangan Estate Uluwatu: thanks to their parents


Khayangan Estate Uluwatu: a best panoramic view

Khayangan Estate Uluwatu: with the Groom and Bride

"CONGRATULATION JANE & CHRISTOPH"