Laman

Tampilkan postingan dengan label pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pantai. Tampilkan semua postingan

7 Februari 2014

HONG KONG: tips dan trik perjalanan mudah dan gampang

Saya bukan expert di bidang traveling tetapi akan saya coba sharing tips dan trik ini berdasarkan pengalaman pribadi :) Hong Kong, negara kota dengan ratusan gedung pencakar langitnya dan pulau-pulau yang penuh dengan atraksi seru. Tidak hanya menyajikan surga belanja dan wisata kuliner tetapi juga petualangan menyenangkan seperti hiking dan cruising. Berikut beberapa Tips dan Trik perjalanan mudah dan gampang ke Hong Kong (perjalanan pribadi tanpa tour)
Western Market Tram terminus. Photo by Me. Water Color by Christian Ticualo.

Antrian di Peak Tram bisa sampai 1 jam lebih kalau saat peak season.

Transportasi
Menuju Hong Kong paling mudah dari Indonesia adalah dengan menggunakan pesawat terbang (tentunya) dan sekarang banyak budget airlines yang menawarkan penerbangan murah menuju Hong Kong. Contoh kemarin saya mendapat promo 1.8jt per orang dari Mandala Airlines, pembelian di pertengahan Oktober untuk penerbangan akhir Desember. Untuk harga normal dari Surabaya ke Hongkong PP adalah 3.5jt.

Nah, untuk transportasi di HK ada banyak pilihan masstransport: MTR (kereta bawah tanah), Bus, Ferry, Tram (hanya di pulau Hong Kong), Taxi. Bila Anda punya waktu sekitar 5 hari, sebaiknya beli Octopus Card yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran MTR, bus, Ferry dan tram, sehingga memudahkan kita. Kartu ini juga berlaku untuk pembelian di beberapa jaringan store seperti Circle K dan 7 Eleven.

Manakah transportasi termurah?
Tergantung!! Bila Anda pergi sendiri, tentunya lebih murah menggunakan Tram/Bus/Ferry (HKD 2 sekali jalan, untuk Bus/Ferry sesuai jarak) atau  MTR berada diurutan berikutnya (HKD 3 atau sesuai jarak). Dan bila perginya berkelompok (4-5 orang) Taxi adalah pilihan termudah dan termasuk murah.
Contoh: biaya Bus dari HKIA ke Wanchai (HK island) HKD 40, sedangkan biaya airport link dari HKIA menuju Centrak adalah HKD 100 per orang. Taxi dengan maksimum 5 orang adalah HKD 300 langsung sampai tujuan. Selisih biaya tersebut tentunya perlu di pertimbangkan tentang jarak dan kemudahannya.

Saran saya: cobalah semua transport di HK karena memang memberikan sesuatu yang berbeda. Contoh kalau mau ke Victoria Peak, gunakan tram menuju ke atas dan gunakan bus saat pulangnya. Apalagi bila hi season, biasanya antri tram sampai 1 jam lebih.

Akomodasi
Untuk penginapan sesuaikan dengan budget Anda, memang, ukuran hotel di Hong Kong cukup mahal. Hotel bintang 3 setara sekitar 1jt rupiah per malam itu pun kadang room only tanpa breakfast. Tapi jangan berkecil hati, di Hong Kong juga terdapat penginapan murah sebangsa hostel  berkisar di harga 200.000 per orang per malam. Hostel seperti ini banyak terdapat di daerah Tsim Sa Tsui, di sepanjang Nathan road dan daerah Mongkok. Keduanya merupakan daerah ramai yang penuh dengan pusat perbelanjaan dan wisata kuliner di Kowloon Island.

Untuk tinggal di Hostel memang tidak senyaman di Hotel, ada beberapa peraturan yang perlu diketahui. Karena lokasi hostel yang biasanya adalah flat penduduk lokal maka ada jam malam, setelah jam 12 biasanya tamu wajib lapor. Untuk kebersihannya memang kita perlu membaca review dari orang-orang yang pernah tinggal.

Selain Hotel dan Hostel, pilihan lainnya adalah Apartemen. Ini cocok bagi wisatawan yang pergi berkelompok. Dan biasanya untuk Apartemen sistim sewanya langsung ke pemilik dan Anda harus pandai memilih lokasinya, kebanyakan apartemen terletak cukup jauh dari MTR station ataupun halte bus.

Hong Kong Symphony of Light, salah satu atraksi GRATIS

Ma Wan Bridge, pemandangan dari Noah Ark

Chi Lin Nunnery and Nan Liang Garden ini juga GRATIS

Wisata Murah Hong Kong
Hong Kong memiliki puluhan taman GRATIS yang tersebar di penjuru kota, berikut beberapa taman yang cukup menarik untuk disinggahi:
  • Hong Kong Botanical dan Zoological Garden
  • Hong Kong Garden
  • Tamar Park
  • Victoria Park
  • Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden
  • Kowloon Park
Selain itu ada pula yang berbayar, seperti:
Sebaiknya mengunjungi  Disneyland atau Ocean Park bila punya budget yang terbatas?
Saya jawab OCEAN PARK karena taman ini menyajikan the real Hong Kong, selain biaya masuk yang tergolong masih murah (sekitar HKD 300 untuk dewasa sedangkan Disneyland HKD 450) disini sudah lengkap menyajikan keindahan pesisir selatan pulau Hong Kong. Mulai dari Panda Observatorium, pertunjukan Lumba Lumba, Aquarium anjing laut, Aquarium ikan 4 tingkat (ini yang sangat menarik), wahana permainan juga banyak, pemandangan laut lepas dari atas bukit. Luangkan waktu seharian untuk mengexplore Ocean Park. 

Wisata lainnya yang tergolong murah adalah Pantai, jangan dikira Hong Kong tidak memiliki pantai yang cantik. Stanley Beach salah satunya dan ini beberapa daftar pantai cantik di Hong Kong (klik).

 Taman gratis, sudah. Pantai gratis, sudah. Satu lagi yang mungkin bisa Anda coba adalah dengan ber-hiking, Hong Kong yang memiliki beberapa pulau besar kecil ini memang memiliki kontur perbukitan. Dan cukup mudah bagi pengemar petualangan untuk memulai perjalanannya. Berikut beberapa tempat yang bisa dijadikan start awal petualangan Anda.

Belanja, tentunya ngak afdol kalau acara belanja di skip. Hong Kong yang merupakan salah satu kiblat mode di Asia memiliki pusat perbelanjaan yang dipenuhi merek merek fashion dunia. Dan sekarang ini banyak wisatawan dari China daratan yang sering berbelanja di butik butik ternama tersebut. Namun, Hong Kong juga memiliki Nite market dan Traditional Market yang cukup terkenal bagi wisatawan asing: Ladies Market di Mongkok, Stanley Market, Temple Street dan masih banyak lainnya.

Wisata Culture, adalah salah satu yang paling saya suka. Menjelajahi situs-situs dan bangunan kuno adalah salah satu hobby saya di pagi hari sebelum sarapan. Hampir semua situs budaya terdapat di daerah Central Hong Kong dan Kowloon, mulailah dengan melompat ke atas tram dan duduk diatas paling depan, hanya dengan HKD 2 Anda sudah bisa menjelajah pulau Hong Kong dari Kennedy Terminus diujung barat sampai Chai Wan di ujung timur. Murah bukan. Kemudian turun di Pedder Street (27E) dan mulailah menjelajah situs situs itu dari Mid Level Escalator.

let's discover HK!!

For any Question please text at TWITTER @travelwithsugi



4 April 2012

PACITAN dan segudang keindahannya


PERAHU NELAYAN DI PANTAI WATU KARUNG
OMBAK DI PANTAI KLAYAR
BUKIT DI PANTAI SRAU


OMBAK SULING DARI ATAS BUKIT KLAYAR

FOTO BERSAMA DI PANTAI TELENG RIA

PANTAI KLAYAR

BUKIT DI PANATI KLAYAR

Hari ini, hari kedua kita di Pacitan dan hari memulai untuk meng-explore pantai-pantai di sekitaran Pacitan. Walau pagi itu hujan deras membasahi kota Pacitan tapi tidak melunturkan niatan kami untuk tetap pada plan semula.

PANTAI SRAU Selesai sarapan semangkuk bubur jakarta di guest house, aku dan Anton langsung meluncur menuju Pantai Srau sambil menunggu rombongan yang lain yang baru berangkat pagi ini dari Surabaya. Pantai Srau adalah pantai pertama yang bisa kita singgahi sebelum Pantai Watu Karung dan Pantai Klayar. Masih sepi, ombak sudah besar, gerimis masih rintik, tapi niat buat foto-foto tetep jalan :D Pantai Srau memiliki pasir yang putih bersih, dengan bukit batu yang diselimuti rumput hijau nampak subur dari kejauhan.

PANTAI WATU KARUNG Jaraknya tidak terlalu jauh dari Pantai Srau hanya 3 KM saja, pantai ini dikelilingi pemikiman penduduk cukup padat. Terdapat satu hotel yang di khususkan untuk peselancar, memang pantai ini cukup terkenal ombaknya bagi penyuka olah raga air ini. Terlihat beberapa wisatawan dari Jepang dan Australi sedang bersiap-siap mengarungi ombak. Yang aku rasa pantai ini justru mirip Maya beach di Phi Phi isaland, Thailand, dengan kapal-kapal kayunya.

PANTAI KLAYAR Akhirnya kita menuju tujuan utama kita, Pantai Klayar, berjarak sekitar 10 KM dari Watu Karung dengan jalanan yang sempit dan berbatu.  Sesampai di parkiran rasanya agak sedikit kecewa karena pemandangan pantai Klayar kog biasa-biasa saja. Tidak berapa lama, rombongan yang lain baru masuk dan akhirnya kita makan siang dulu di warung dekat parkiran itu. Selesai makan siang, kita berjalan menuju karang yang berbentuk menyerupai layar, well well well, ternyata pemandangan disini cantik sekali. Ombak diantara batu karang sangat keras dan menyerupai bulir-bulir busa membasai batu karang yang ada di tengah.

Karena sudah menjelang siang, kita tidak bisa menuju karang seruling di balik karang layar. Tetapi kita bisa melihat dari atas bukit, juga, pemandangan dari atas sini bagus juga. Ada savanah dan tebing-tebing panatai selatan dari kejauhan.

PANTAI TELENG RIA pantai terakhir yang kita kunjungi, walaupun masih ada beberpa pantai lagi tapi sayangnya belum kesampaian. Pantai ini terletak paling dekat dengan kota PAcitan, dan ada beberapa restauran dan hotel. Tidak begitu bagus tetapi ombaknya yang tenang karena berbentuk seperti leter U sehingga aman untuk anak-anak bermain di pantai ini.

26 September 2011

DAY THREE: Star Cruises VIRGO at Langkawi


Memasuki hari ke tiga di atas Cruise, kita memutar arah balik lagi ke Singapore. kali ini berangkat jam 2 dini hari dari Phuket menuju langkawi, sekitar jam 11 siang setelah breakfast kapal kita menyandar di Awana resort Port Langkawi. Pemandangan cukup bagus dengan kapal-kapal dan pulau-pulau kecil di seberang. Memang lokasi Awana resort cukup strategis, berada di tengah-tengah andara Kuah Town dan Langkawi International Airport. Begitu pula menuju ke Cenang Beach hanya memakan waktu sekitar 5-10 menit saja.

Untuk landtour di Langkawi sendiri sebenarnya saya hanya pengen naek cable car saja, selebihnya paling foto-foto di pantai. Sebelumnya saya sudah googling untuk persewaan mobil, tetapi berhubung saat itu pas hari pertama Idul Fitri jadi banyak rent car ataupun taxi yang menolak. Sedangkan untuk cable car tidak termaksuk jadwal maintenance, jadinya go show cari taxi untuk ke Oriental Village dimana lokasi stasiun cable car berada.

Ternyata tidak sulit untuk mencari taxi atau rent car di sana, tetapi harganya cukup tinggi. Untuk satu mobil van bermuatan 6 orang mereka minta RM250 dan bisa dipakai untuk muter-muter sepuasnya. Setelah nego yang alot, akhirnya saya pasrah juga ambil taxi dengan biaya segitu. Tujuan utama pastinya menuju cable car, kita melewati Cenang Beach yang katanya "Pantai Kuta"-nya Langkawi tapi (maaf) jauuuh jauuuuh lebih cantik Kuta. Di Cenang Beach hanya terlihat sederetan resto-resto dan butik-butik kecil, itupun banyak yang tutup (lebaran). Setelah itu memutari landasan Langkawi Airport menuju pantai Kok, pemandangan sekitar hanyalah sawah-sawah dan ladang. Tetapi di pantai Kok sendiri cukup menarik, disana terdapat dermaga dengan beberapa yacht. Deretan resto dan pertokoanpun bergaya mediteran, tapi karena buru-buru mau ke cable car kita pun hanya melewati.

Setelah pejalanan sekitar 20 menit sampailah kita di Oriental Village, lokasinya di pinggiran hutan dan rimbun banget. Oriental Village sendiri adalah taman dengan beberapa deret toko-toko baju serta ada kandang satwa seperti kelinci.

Dan, penonton kecewa beraaaaaat !!! Disana sudah banyak yang ngantri buat naek cable car, setelah cek di loket penjual karcis ternyata tutup karena full. Duh, udah bela-belain sewa taxi mahal buat ke sini ternyata tetep gak bisa naik. Akhirnya dengan berat hari kita minta sopir taxinya buat muter-muter Pulau Langkawi. Si pak sopir ada nawarin kita buat liat air terjun, penangkaran buaya, atau naik perahu kecil melihat hutan bakau. Tapi karena lagi not in the mood, saya tolak semua tawaran tadi dan memilih muter seluruh pulau naek taxi (gak mau rugi).

Ternyata Langkawi kecil banget, hanya butuh waktu sekitar satu jam untuk keliling satu pulau ini. Dan sampailah kita di Kuah Town, kota paling gede se Langkawi. Kotanya sih biasa saja, tidak ada yang menarik, Mall pun kelihatan sudah agak tua bangunannya. Bikin tambah bete lagi, udara panas bangeeeet!! Setelah jepret-jepret di dataran Elang, yang ada patung Elang gede di tepi pantai (parahnya lagi patung tersebut lagi di renovasi). Yah, pokoknya seharian ini memang not our lucky day.


Ngak mau makin memperburuk suasana, saya putusin buat balik ke Awana resort. Disini saya dapet foto-foto dengan obyek yang cukup bagus, dimana resort ini mempunyai bangunan gaya mediteran dengan mercu suar boongan yang cukup bagus. Di kejauhan juga terdapat beberapa yatch yang makin mempercatik pemandangan.

http://maps.google.com/maps?q=langkawi,+malaysia&hl=en&ll=6.36179,99.696808&spn=0.035742,0.054502&sll=37.540222,-122.349243&sspn=0.10753,0.21801&vpsrc=6&t=m&z=14