Laman

Tampilkan postingan dengan label Penang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penang. Tampilkan semua postingan

4 Juli 2012

Where do we go with kids #Penang









Sejak mengunjungi Penang dua tahun lalu, saya sudah mengimpikan mengajak serta anak dan istri ke pulau ini. Menikmati pemandangan kota, pantai, bukit, sejarah, agama dan makanan tentunya. Pulau kecil ini memang lebih dikenal karena beragam makanan khas pecinan dan melayu.


Dihari pertama kita menikmati bangunan bersejarah di Georgetown yang merupakan pusat kota dan pusat pemerintahan, dengan menggunakan HOHO bus yang gratis. Sampai menuju Bukit Bendera di Aer Itam yang belum sempat saya kunjungi di lawatan sebelumnya (trem dalam perbaikan), sekarang tremnya masih terlihat kinyis-kinyis baru. Setelah itu diakhiri dengan mengunjungi Kek Lok Si, vihara dengan sejuta vihara. Ya, karena di dalam komplek Vihara ini terdapat beberapa Vihara, Pagoda dan Patung Dewi Kwan Im yang besar banget.

Hari berikutnya adalah mengunjungi Queensbay yang terletak dekat jembatan, kita menikmati siang di dalam Mall karena udara yang begitu panas. Sorenya, sambil menyantap dua buah durian (memang lagi musim) kita habiskan hingga petang di seberang pulau Jerejak.

Hari terakhir, kita stay di Hard Rock Hotel Batu Feringhi. Udah ga perlu ditanyakan lagi, hotel ini punya sejuta kenikmatan bagi anak-anak.

Jadi sebaiknya kemana ya mengajak anak-anak saat liburan di Penang?? Ternyata susah-susah gampang...
Mungkin saya akan memberi beberapa list:
  • Georgetown: mengunjungi situs-situs sejarah
  • Bukit Bendera (Peneang Hills): merasakan trem yang ditarik dengan kemiringan hampir 45 derajat, disana bisa berjalan di areal bukit yang penuh dengan pohon rindang dan satwa.
  • Kek Lok Si: mengenal budaya dan agama Buddha
  • Queensbay: aneka permainan indoor dalam Mall 
  • Pulau Jerejak: outing dengan alam terbuka
  • Escape: taman bermain terbuka (baru dibuka akhir tahun 2012)
  • Hardrock hotel dan Shangrilla hotel
 

30 Juni 2012

Live in HARDROCK HOTEL PENANG











Penang Hardrock Hotel was located in Batu Feringhi beach, it's about 45 minutes drive by bus to west Penang island.


Here we are, after five days in Penang finally we stayed at HRH for only one night. Yeah, only one night!! You know because it's over price from my budget, but passion to stayed at Hardrock hotels circle ruins my budget. Hahaha. With all facilities such as, pool, beaches, Hardrock cafe, lil' rock, rock shop, and other luxurious room. They are commensurable with average price in USD 140 (early 2012) including breakfast.

What we love about HARDROCK HOTEL is they have all what we need, place to having fun for our kids. Place where we shopping hardrock t-shirt. Place that we can hanging out till late. There's only one place, one stop entertainment you can called.

Stayed at first floor, our room doesn't have a great view, yeah. I think this is cheapest room and you'll got it. But, the room was huge without balcony and great shower with open window to the room. 32" LCD TV. Free internet with wifi password. Oh yeah, great!! And you can download many-many music from their website.

I've got a flower pin for free when check in and show my all access card, yey. It's collection. Grape juice for welcome drink presented soon. 

Beside the hotel, you can try cheap Pizza or Asian food just cross the street.


25 Juni 2012

Live in GEORGETOWN BAYVIEW HOTEL PENANG

Akhirnya kita pindah hotel juga, setelah tiga malam di Tune hotels, yang semestinya sudah aku bayar 4 malem dan terpaksa kudu dibuang semalam gara-gara sirine yang gak jelas di pagi buta. Kog rasanya rada terganggu juga ya stay di Tune akhir-akhir ini apalagi kalo bawa keluarga, mana dapat semprotan dari istri dan mama mertua yang takut akut sama sirine-sirine itu....

Pemesanan dengan agoda berhasil di hari yang sama setelah menggunakan jaringan wifi di lobby hotel Tune yang super duper lambat, dan quota setengah jam yang diberikan hanya bisa menghasilkan satu kali bookingan ajah. Payah amat, padahal iklan salah satu provider terpampang segede gaban di belakang layang PC yang berjajar di lobby. Ya sudah lah yang penting sudah CONFIRM dengan selamat, dan ga bakal dapet omelan lagi :P

Sorenya setelah kepanasan keliling muter-muter Georgetown, kita pindahan menggunakan taxi. Lokasinya tidak begitu jauh harusnya, tapi karena bawa rombongan ya terpaksa ga bisa pake jalan "irit" (HOHO bus yang gratisan). Woolaah 10 menit kemudian udah sampe deh di Bayview Hotel.  Setelah nyodorin email dari iPad, si resepsion kasi kita dua kunci kamar. Wah, lumayan kita dapat kamar di lantai 5 dan dapet view ke taman di depan hotel. Perfect!! Kamarnya cukup luas (bandinginnya sama Tune yang 4 hari di sana cuman bisa sehari di sini), hahahaha...


Kamar hotel dengan "TV tabung"
Setelah rebahan bentar, aku dan anak-anak nikmati fasilitas hotel "BERENANG".. Kolamnya ada di lantai 3, ada satu kolam yang ga gitu gede persegi panjang dan satu kolam anak-anak plus satu kolam bulet (hot tub), suasananya juga sepi cuman ada satu-dua tamu saja. Fasilitas lainnya gym yang belum sempet aku cek, tapi kelihatannya kecil.



Pool nya di lantai 3 cukup menyegarkan di udara Penang yng super HOT
Hotel ini rada tua juga seh, mungkin perkiraan pertengahan 80-an atau awal 90-an. Tapi cukup terjaga dan yang pasti bersih. Secara lokasi bagus banget, berada di sisi utara Georgetown. Deket banget sama Jalan Penang yang penuh dengan bar-bar, juga dengan EO Hotel yang legend banget. Menyebrang ke jalan Lebuh Leith akan berjumpa dengan Blue Mansion Cheong Fat Tze dan di sebelahnya ada Red garden cafe yang dapat rekomendasi dari Tripadvisor. Mau muter-muter Little India juga tidak begitu jauh juga, ya nurutku perfect location lah.

21 Juni 2012

is NOT easy to vacation with kids #penang

Setelah beberapa kali saya mengajak anak-anak berlibur (overseas), baru kali ini merasakan "kewalahan". Mungkin karena udara yang panas dan lokasi liburan yang TIDAK cocok buat anak-anak (usia 5-12 tahun). Kali ini saya mengajak mereka ke Penang, pulau di ujung utara Malaysia yang berbatasan dengan Thailand. Bukan tanpa sebab mengajak mereka ke sini, selain karena dapet tiket murah dari Air Asia (600 ribuan PP) juga karena alasan lain yaitu ingin menikmati makanan di jalanan yang kebanyakan mak nyuss dan murah meriah.

Liburan sekolah 2012 ini sengaja sudah saya persiapkan sejak akhir tahun lalu, sejak Air Asia membuka harga promo dibulan Oktober 2011 kemarin. Setelah browsing-browsing alhasil dapet tiekt ke Penang, walaupun saya sendiri sudah pernah ke sana 2010 silam. Tapi Penang menjadi target untuk mengajak anak-anak turut serta. Dengan tujuan mengisi liburan buat mereka selama seminggu, dan itinerary sudah dipersiapkan seminggu sebelum keberangkatan. Tidak banyak yang perlu saya browsing lagi, hanya saja mengecek jadwal maintain kereta ke bukit bendera serta beberapa hal yang baru di Penang.

Tepat dihari kedatangan kita, Penang sedang dalam event Georgetown Festival selama sebulan penuh. Selain itu, bulan ini adalah musim durian dan seluruh kota dipenuhi penjual durian dari Balik Pulau. 

touchdown PENANG
Di hari pertama kita menginjakkan kaki di Penang, airport Bayan Lepas sedang di renovasi dan kita langsung menuju Tune Hotels dengan menggunakan Rapid Penang (bus). Jam 10 malam kita baru bisa melepas lelah di hotel, setelah satu setengah jam delay.

BUKIT BENDERA and KEK LOK SI TEMPLE
Hari kedua, saya langsung mengajak mereka naik tram ke bukit bendera. Cukup membayar RM70 untuk rute PP family package (2 adult, 2 child 3-12), lumayan bisa irit RM20 :) Di atas bukit kita sempet puter-puter menggunakan golf car dengan membayar RM40. Udara di atas bukit cukup dingin walau matahari menyengat, disana kita juga bisa masuk ke musium burung hantu (ada entry fee). Istri dan anak perempuan saya malah bikin kenang-kenangan dengan membuat lukisan hena a la India di tangan. Setelah puas keliling bukit Bendera, kita lanjut ke Kek Lok Si Temple (just signseeing). Malamnya. kita ngemall di Time Square dan 1st Avenue.

HOP ON HOP OF GEORGETOWN to QUEENSBAY MALL
Hari ketiga, kita coba free HOHO bus di Georgetown mengitari kota tua ini dari atas bus. Dan, berakhir di Jetty. Dari sana kita menuju Menara jam dan lanjut masuk ke benteng Fort Cornwallis di Taman Kota Tua dan Esplanade. Setelah puas bermain disana kita menuju Queensbay Mall di Bayan Lepas dekat airport. Disana kita menikmati sunset dengan makan durian, pemandangan pulau Jerejak dan Penang bridge di kejauhan cukup cantik.

PULAU TIKUS to GURNEY DRIVE
Hari keempat, hari ini kita check out dari Tune Hotels dan pindah ke Bayview di Georgetown. Sebenarnya kita masih punya satu hari lagi di Tune, hanya saja anak-anak sudah tidak betah dengan kondisi kamar yang sempit dan "tanpa hiburan". Sebelumnya kita sempat jalan-jalan menuju Wat Chayamangkalaram (Burmesse Temple) di Pulau Tikus alkisah dulunya ditinggali kerajaan Tikus *ngayal* hahahaha.... Dari sana kita menuju Capitol One yang lebih terkenal disebut Gurney Plaza sampai waktunya untuk check in di Bayview Hotel. Malamnya kita menikmati makan malamn di Red Garden, next to Blue Mension di jalan Lebuh Leith.


CHEONG FATT TZE MANSION TOUR to BATU FERRINGIH

hari kelima, sambil menunggu waktu untuk check out, kita keliling dulu menyusuri Georgetown. Beberapa spot yang kita lihat: (1) The Cathedaral of Adsumtion (2) Penang National Museum  (3) St. George church (4) Goddes of Mercy temple (5) Little India (6) Han Jian Ancestral Temple (7) Kapital Keling Mosque (8) Sri Mahamariaman Temple (9) Hainan Temple dan terakhir (10) Cheong Fatt Tze Mansion. Tet, persis jam 11 siang kita mengikuti tour di Cheong Fatt Tze Mansion selama hampir satu jam. Selanjutnya kita menuju Batu Feringhi setelah check out dari Bayview Hotel. Well, finally we stayed at Hardrock Hotel.


last day at HARDROCK HOTEL PENANG
Hari keenam, merupakan hari terakhir kita di Penang. Seharian ini kita bermain di pool HRH, refreshing sampai waktunya untuk checking out. Sebelum menuju airport kita masih punya waktu untuk ngemall (lagi) di Gurney Plaza. So long Penang.....













2 Maret 2012

live in: Tune Hotels PENANG









Sebelum me-review Tune Hotels Penang, mungkin, ada baiknya membaca satu bait posting saya terdahulu: "be one of inagural Air Asia to PNG"

Selama di Penang, Sugi stay di Tune Hotels #100 Jalan Burmah - George Town. Ratesnya cukup murah hanya sekitar RM 60 semalem (175 ribuan semalem) sudah termasuk Air Con :) Kalau lokasi waaaaah strategis banget deeeh. Di lantai dasar juga terdapat 24 hour shop SevenEleven, di sebelahnya ada One World semacam Sutos di Surabaya. Isinya cafe-cafe, resto, butik-butik dengan konsep open space. Di seberang jalan menuju jalan Macalister akan terdapat ratusan food hawker, beda dua blok terdapat Penang Plaza dan hanya 5-10 menit menuju Komtar (gedung tertinggi di Pulau Penang)
  
Semua jaringan TUNE HOTELs memang memiliki konsep yang sama yaitu lokasi terbaik dengan harga murah, bed-nya aja "king koil" dan shower yang deras (panas/dingin). Bayarlah sesuai kebutuhan, mungkin timeline tersebut bisa menjadikan kita sebagai tamu untuk mendapatkan fasilitas sesuai apa yang kita bayar. Untuk Air Conditioner saja ada semacam alat checker lamanya sesuai yang kita bayar, biasnaya mereka jual per 12 jam atau 24 jam. Hemat kan!!


Bahkan sangking recommendednya hotel ini, saya sudah booking lagi untuk lawatan saya berikutnya Juni mendatang. Dan berikut beberapa album foto Penang tahun 2010 akhir: Penang narcistic, PNG update, Penang Temple dan Penang Heritage.



6 Desember 2010

An hour tour at Cheong Fatt Tse Mansion











Blue is my favorite color,....


Aneh rasanya melihat warna biru laut nempel di dinding luar suatu bangunan, apalagi bangunan seperti mansion yang luas dan terbentang dari ujung ke ujung. Yang saya lihat ini ternyata sungguh menggagumkan, serasa bangunan ini di siram cat sehingga keseluruhannya tertutup oleh warna biru. Di penghujung tour kita diperlihatkan sebenarnya apa makna warna itu dan bahan cat yang digunakan, ternyata mereka menggunakan serbuk warna untuk pakaian yang langsung didatangkan dari India.

Guide tour kali ini wanita keturunan Chinese (tapi dia mengaku tidak bisa berbahasa Mandarin), tubuhnya kecil tapi memiliki suara yang lantang. Saat saya masuk di lobby mension ternyata sudah ada 15-20 orang di dalam. Mereka terlihat dari Eropa dan sebagian Asia, bukan rombongan besar. Saya sendiri hanya seorang langsung ikutan nimbrung setelah membayar entrance fee sebesar RM 12.

Di ruang pertama ini terlihat ada bagian bangunan kanan dan kiri, seimbang. Terdapat beberpa set furniture tua dan ornamen-ornamen perpaduan China dan Eropa, termasuk capil dari bambu. Si guide menceritakan bagaimana mansion ini di bangun oleh saudagar kaya dari China dengan 8 orang istri, dengan mengikuti patokan-patokan dari Feng Sui.

Diperlihatkan pagar yang membentuk koin koin logam yang artinya kemakmuran, bentuk kisi-kisi angin yang menyerupai kupu-kupu melambangkan kebaikan. Pintu-pintu dengan motif kupu-kupu (lagi) yang terletak di empat arah mata angin, sehingga mempermudah pemilik untuk membuka pintu yang mana yang memberikan kemakmuran sepanjang tahun tersebut.

1 Desember 2010

PENANG with a dozen Temple



Temple, di sana ada yang menyebutnya dengan Wat (Burmese) atau Kongsi. Saya sendiri belum paham tentang perbedaan penyebutan tadi, cuman saya fikir itu pasti sebutan dari masing-masing negara. Dan yang terpenting adalah keindahan bangunan temple-temple tersebut yang dibangun sejak 1700an.

26 November 2010

GEORGE TOWN heritage site by UNESCO






Satu hal yang harus dijelajahi di Penang adalah George Town itu sendiri, dimana kota ini merupakan aset UNESCO sejak 2008 yang lalu. Dan pusat dari segala aktivitas di Penang termasuk pusat pemerintahan. George Town terbagi menjadi dua Zona identifikasi yaitu Core Zone dan Buffer Zone yang melindungi.

Core Zone
The Historic of George Town covers an area of 109,38 hectares bounded by the straits of Melaka on the north-eastern cape of penang Island, Lorong Love (Love Lane) to the north-west and Gat Lebuh Melayu and Jalan Dr Lim Chwee Leong to the south-west corner. There are more than 1700 historic buildings within this Core Zone align an four main streets of Pangkalan Weld, Lebuh Pantai, Jalan Masjid Kapitan kelling and Lorong Love and several perpendicular streets of Jalan Tun Syed Sheh Barakhbah, Lebuh Leigt, Lebuh Bishop, Lebuh Gereja, Lebuh Chulia, Lebuh China, Lebuh Pasar, lebuh Armenian and Lebuh Acheh.

Buffer Zone
The Core Zone is being protected by 150,04 hectares of Buffer Zone does not included sea zone. B ounded by stretch of sea area around the harbor, Jalan Prangin to the south-west corner and Jalan Transfer to the north-west corner.
(published by PENANG State Tourism Development and Culture)

Tapi tidak perlu bingung untuk menentukan zona tersebut, mereka menjadi satu kesatuan yang layak dijelajahi satu per satu. Sebelumnya saya cukup bingung menentukan dari mana seharusnya menjelajahi George Town ini, akan saya beri tips mudahnya!! Saya sendiri harus membagi tiga tahap untuk meng-explore George Town, berikut ceritanya.....

24 November 2010

PENANG Transportation

Gambar:
Rapid Penang dengan latar belakang KOMTAR (1), KOMTAR Bus Terminal (2), Penang International Airport (3), Swettenham Pier (4), Starcruise dan Ferry fares (5 dan 6), kondisi Bus Rapid yang nyaman dan bersih (7),
dan sewa mobil Van by Tune Hotels (8)


Menjelajahi pulau Penang sangatlah mudah karena pulau ini tersedia moda transportasi umum berupa bus yang disebut Rapid Penang. Biayanya pun tergolong murah dan nyaman, bus fares hanya sekitar RM 1 - RM 4 sesuai jauh dekatnya tujuan. Tanyakan pada sopir bus tujuan Anda dan mereka akan menentukan tarifnya. That so simple :)

Ada trik mudah untuk menghemat biaya transportasi:
☑ Gunakan Hop On Hop Off FREE bus yang melewati rute-rute penting di George Town.
☑ Membeli Pass yang berlaku seminggu seharga RM 30.
☑ Anak dibawah 12 tahun adalah FREE.
☑ Gunakan ferry menuju Butterworth karena FREE, sedangkan arah baliknya harus bayar RM 1,20.