Laman

Tampilkan postingan dengan label airasia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label airasia. Tampilkan semua postingan

18 Agustus 2014

Nepal here we come!!!

Mungkin itu cuman mimpi dan mimpi yang bakalan terwujud bila bisa memenangkan kompetisi ini, atau setidaknya partisipasi ini bisa menjadi penyemangat untuk nge-blog lagi, nulis-nulis lagi, berbagi cerita seputar traveling yang jadi hobi sejak lama.

I'm on Air Asia inagural flight
THE BUND SHANGHAI 2014

Hobi traveling-ku (mungkin) bermula sejak masih balita, gara-garanya suka dibawa kemana-mana sama papa mama saat itu. Salah satu warisan yang cukup aku syukuri saat ini :) Tadinya kita sering jalan-jalan di sekitar tempat tinggal, seperti ke Bali atau Yogya. Sampai semuanya dipermudah sejak adanya budget airlines, dan dihapuskannya Fiskal ke luar negri yang menjadi beban berat saat itu. Bagaimana tidak, sedikitnya kita harus merogoh uang sekitar 2-3 juta untuk beli tiket PP ke Singapura saja belum termasuk fiskal sebesar 1 juta.

2009, masih ingat benar 5 tahun yang lalu, sejak pemerintah memberlakukan non-fiskal untuk ke luar negri. Saya mulai mencari-cari tiket murah (promo), dan memang saat itu Air Asia sering mengeluarkan iklan promo gratis. Menjadi awal kita menikmati traveling murah ke luar negri :D

Seperti kebanyakan teman-teman traveler, negri tetangga Singapura/Malaysia menjadi jujugan pertama pelesiran ke luar negri. Begitu pula saya, akhir 2009 untuk pertamakalinya bisa menginjakkan kaki ke Malaysia dan Singapura hanya dengan 300 ribu. Dan, berlanjut ke tahun-tahun berikutnya sampai sekarang.

Bagaimana Air Asia mengubah hidupmu?
pertanyaan ini menjadi pertanyaan yang standard bila harus saya jawab: "Saya dapat pergi kemana-mana dengan tiket murah!" Ya, mungkin sebagian orang akan menjawab seperti itu, karena Air Asia sering memberikan diskon promo. Namanya juga airlines berbudget rendah, pasti identik dengan tiket murah atau tiket gratis.

Tapi buat saya, Air Asia adalah bagian dari perjalanan hidupku! (cieh, puitis banget) lah bagaimana tidak, hampir dalam setiap kesempatan berpelesir ke dalam negri atau (seringnya) ke luar negri selalu menggunakan Air Asia. Mungkin saya tidak akan pernah menginjakkan kaki di danau Toba atau bermalam minggu sambil wisata kuliner ke Semarang. Bahkan mungkin tidak akan pernah hiking di Great Wall atau cruise di Halong Bay, atau berbelanja rame-rame ke Bangkok dan bersepeda di Ayuttaya. Bahkan tidak akan pernah setiap tahunnya mengumpulkan stempel di paspor.

Ini adalah cita-cita saya dari dulu "Melihat Dunia", dan setiap orang melihatnya dengan cara yang berbeda. Untuk saya, dari setiap perjalanan mempunyai makna tersendiri. Menikmati keindahan Phuket dan Ayuttaya seorang diri atau liburan bersama keluarga ke Disneyland Hongkong, adalah momen yang tidak pernah terlupakan.

Dan, Air Asia telah mewujudkan ini semua, merangkai momen-momen indah dalam hidup saya.


landed di Bandara Polonia Medan, 2012

LCCT move to KLIA 2


25 September 2012

goes to MEDAN

Setelah kecewa dengan promo Air Asia minggu lalu karena gak dapet tiket seperti yang kita mau, ngak di sangka malah kita serasa dapat durian runtuh kemarin. Ya, kita dapat tiket ke Medan hanya 220ribu return. Sepertinya ini tiket promo paling murah dari Surabaya ke Medan, dan berangkatnya pun bulan depan. Tidak perlu menunggu lama :) Bayangkan aja minggu lalu temen-temen masih dapat harga 600-700 ribu untuk keberangkatan tahun depan.

Tanpa pikir panjang lagi, aku segera booking tiket bersama Ko Dony sekeluarga dan Ming sekeluarga. Ngak ketinggalan Titi yang udah pegang tiket ke Medan untuk Maret 2013, ikutan beli tiket lagi :D Sepertinya kloter lainya di grup liburan murah juga banyak yang beli.

Well, Medan.... Danau Toba.... here we come!!!

cerita perjalanan ke Medan tunggu bulan depan ya............

21 Juni 2012

is NOT easy to vacation with kids #penang

Setelah beberapa kali saya mengajak anak-anak berlibur (overseas), baru kali ini merasakan "kewalahan". Mungkin karena udara yang panas dan lokasi liburan yang TIDAK cocok buat anak-anak (usia 5-12 tahun). Kali ini saya mengajak mereka ke Penang, pulau di ujung utara Malaysia yang berbatasan dengan Thailand. Bukan tanpa sebab mengajak mereka ke sini, selain karena dapet tiket murah dari Air Asia (600 ribuan PP) juga karena alasan lain yaitu ingin menikmati makanan di jalanan yang kebanyakan mak nyuss dan murah meriah.

Liburan sekolah 2012 ini sengaja sudah saya persiapkan sejak akhir tahun lalu, sejak Air Asia membuka harga promo dibulan Oktober 2011 kemarin. Setelah browsing-browsing alhasil dapet tiekt ke Penang, walaupun saya sendiri sudah pernah ke sana 2010 silam. Tapi Penang menjadi target untuk mengajak anak-anak turut serta. Dengan tujuan mengisi liburan buat mereka selama seminggu, dan itinerary sudah dipersiapkan seminggu sebelum keberangkatan. Tidak banyak yang perlu saya browsing lagi, hanya saja mengecek jadwal maintain kereta ke bukit bendera serta beberapa hal yang baru di Penang.

Tepat dihari kedatangan kita, Penang sedang dalam event Georgetown Festival selama sebulan penuh. Selain itu, bulan ini adalah musim durian dan seluruh kota dipenuhi penjual durian dari Balik Pulau. 

touchdown PENANG
Di hari pertama kita menginjakkan kaki di Penang, airport Bayan Lepas sedang di renovasi dan kita langsung menuju Tune Hotels dengan menggunakan Rapid Penang (bus). Jam 10 malam kita baru bisa melepas lelah di hotel, setelah satu setengah jam delay.

BUKIT BENDERA and KEK LOK SI TEMPLE
Hari kedua, saya langsung mengajak mereka naik tram ke bukit bendera. Cukup membayar RM70 untuk rute PP family package (2 adult, 2 child 3-12), lumayan bisa irit RM20 :) Di atas bukit kita sempet puter-puter menggunakan golf car dengan membayar RM40. Udara di atas bukit cukup dingin walau matahari menyengat, disana kita juga bisa masuk ke musium burung hantu (ada entry fee). Istri dan anak perempuan saya malah bikin kenang-kenangan dengan membuat lukisan hena a la India di tangan. Setelah puas keliling bukit Bendera, kita lanjut ke Kek Lok Si Temple (just signseeing). Malamnya. kita ngemall di Time Square dan 1st Avenue.

HOP ON HOP OF GEORGETOWN to QUEENSBAY MALL
Hari ketiga, kita coba free HOHO bus di Georgetown mengitari kota tua ini dari atas bus. Dan, berakhir di Jetty. Dari sana kita menuju Menara jam dan lanjut masuk ke benteng Fort Cornwallis di Taman Kota Tua dan Esplanade. Setelah puas bermain disana kita menuju Queensbay Mall di Bayan Lepas dekat airport. Disana kita menikmati sunset dengan makan durian, pemandangan pulau Jerejak dan Penang bridge di kejauhan cukup cantik.

PULAU TIKUS to GURNEY DRIVE
Hari keempat, hari ini kita check out dari Tune Hotels dan pindah ke Bayview di Georgetown. Sebenarnya kita masih punya satu hari lagi di Tune, hanya saja anak-anak sudah tidak betah dengan kondisi kamar yang sempit dan "tanpa hiburan". Sebelumnya kita sempat jalan-jalan menuju Wat Chayamangkalaram (Burmesse Temple) di Pulau Tikus alkisah dulunya ditinggali kerajaan Tikus *ngayal* hahahaha.... Dari sana kita menuju Capitol One yang lebih terkenal disebut Gurney Plaza sampai waktunya untuk check in di Bayview Hotel. Malamnya kita menikmati makan malamn di Red Garden, next to Blue Mension di jalan Lebuh Leith.


CHEONG FATT TZE MANSION TOUR to BATU FERRINGIH

hari kelima, sambil menunggu waktu untuk check out, kita keliling dulu menyusuri Georgetown. Beberapa spot yang kita lihat: (1) The Cathedaral of Adsumtion (2) Penang National Museum  (3) St. George church (4) Goddes of Mercy temple (5) Little India (6) Han Jian Ancestral Temple (7) Kapital Keling Mosque (8) Sri Mahamariaman Temple (9) Hainan Temple dan terakhir (10) Cheong Fatt Tze Mansion. Tet, persis jam 11 siang kita mengikuti tour di Cheong Fatt Tze Mansion selama hampir satu jam. Selanjutnya kita menuju Batu Feringhi setelah check out dari Bayview Hotel. Well, finally we stayed at Hardrock Hotel.


last day at HARDROCK HOTEL PENANG
Hari keenam, merupakan hari terakhir kita di Penang. Seharian ini kita bermain di pool HRH, refreshing sampai waktunya untuk checking out. Sebelum menuju airport kita masih punya waktu untuk ngemall (lagi) di Gurney Plaza. So long Penang.....













12 April 2012

SIEM REAP: exploring the city


Cambodia Immigration Form
Angkor National Museum, Siem Reap
front of St. John Catholic Church, Siem Reap
 WAT PREAH PROM RATH
WAT PREAH PROM RATH

Hari kedua kita mendarat di Siem Reap akhirnya, setelah satu hari kemarin cuman diisi terbang dari Surabaya menuju Kuala Lumpur dan transit 7 jam di LCCT. Perjalanan selama hampir dua jam dengan pesawat Air Asia yang kita tumpangi mendarat di Siem reap International Airport. kamboja sudah bebas visa bagi Indonesia citizen, so kita bisa langsung melenggang ke counter imigrasi untuk minta stempel. Airportnya kecil tapi bagus banget, bangunan bergaya rumah-rumah di Thailand yang juga mirip rumah khas Minang. Nampak minimalis dengan taman-taman yang hijau di tengah bangunan. Miris rasanya kalao dibandingkan dengan airport Ngurah Rai, Bali.

Keluar dari koridor kedatangan, nampak banyak penjemput dengan papan nama, saya coba perhatikan satu persatu papan nama tersebut dan nemu "MR SUGIHARTO" satu diantaranya. Mr Penh, sopir Tuk Tuk yang menjemput kita memang sudah saya pesan dari Golden Temple Villa, guest house yang kita tinggali selama disini. Dia fasih berbahasa inggris, dan langsung menunjuk Tuk Tuk untuk mengantar kita ke hotel.

Selama perjalanan dari airport ke hotel, ada satu hal yang menarik, ternyata disini kita menggunakan jalan disebelah kanan dan mobil-mobil dengan setir di sebelah kiri.

Cukup setengah jam untuk sampai di hotel, jalanan di sini kecil dan banyak yang rusak. berdebu. Mengingatkan jaman 80an, tapi mobil-mobil sudah cukup baru. Di sepanjang perjalanan tadi banyak hotel-hotel sekelas resort di kanan kiri jalan dan memasuki kota Siem reap banyak bertebaran massage.  Indeed Siem Reap merupakan kota jujukan wisata, layaknya Bali atau Yogya.

Sesampai di GOLDEN TEMPLE VILLA kita langsung disambut ramah, di hantar ke restauran di bangunan sebelah. Please, coffee or tea and fruits (banana) for FREE. Ngak lama keluar minuman dingin (es jeruk nipis) dengan wadah dari aluminium yang diletakkan di nampan panjang seperti sampan plus kacang goreng. Sambil menyusun rencana untuk hari ini dan registrasi selesai, kita setuju untuk sewa Tuk Tuk $10 untuk seharian. Kita pakai Tuk Tuk milik Mr Penh lagi :D waktu masih menunjukkan jam 10 pagi, jadi kita titipin ransel dan dipinjamin ruang (massage) untuk ganti pakaian plus cuci muka.

Pertama, kita menuju WAT DAMNAK yang tidak terlalu jauh dari hotel. Kemudian WAT PREAH PROM RATH dimana Mr Penh menghabiskan masa kecilnya selama 15 tahun disini. dan yang terakhir adalah WAT BO. Sebelumnya kita sempet makan siang di Kitchen Angkor Chey, BBQ yang mirip yakiniku. Ah, tapi Not recommended, selain sedikit pricey untuk ukuran backpacker (kita habis $28 untuk berempat) dan makananya ga ada yang spesial.

Kitchen Angkor Chey, Sivatha Road, Siem Reap
WAT BO
WAT DAMNAK
Royal Independence Garden

Dari ketiga tempat tadi, saya paling suka bangunan di Wat Bo, walaupun tempat ini paling tidak terawat. Tapi memiliki disain yang paling cantik. Perjalanan dilanjutkan ke Gereja Katolik ST. JOHN, dan berharap ketemu dengan Romo Stepanus (salah satu alasan saya ingin mampir kesini). Puji Tuhan, selesai berdoa di dalam gereja yang berupa rumah panggung dari kayu dan beralas kayu juga (tanpa kursi) kita bertemu dengan Romo. Ternyata Romo Stepanus asli dari Wonogiri dan sudah hampir 3 tahun tinggal di sini. Setelah sedikit cerita sana-sini, terakhir istri saya mendaulat Romo untuk doa BAPA KAMI dalam bahasa kamboja. Terima Kasih Romo Stepanus.

Angkor National Museum, jujugan kami berikutnya. Kita hanya ambil foto di depan bangunan museum, dan lanjut menuju Royal Independence Garden yang terletak di pusat kota tidak jauh dari museum. Disini kita mengitari taman kota, matahari cukup terik dan untungnya banyak pohon-pohon besar mengelilingi taman. Jalan menyusuri taman sampai di Preah Ang Chek yang berada di sisi selatan taman, Mr Penh sudah menunggu kita disana.

Hari ini selesai kita menggunakan jasa Mr Penh, dan besok kita sudah janjian untuk mengelilingi Angkor Wat dari matahari terbit (Jam 5 pagi). Sore itu kita istirahat dulu di hotel, balas dendam karena semalam belum sempat tidur nyenyak.

Jam 6 sore saya sudah siap jalan-jalan lagi di sekitaran Old Market, Pub Street yang terkenal merupakan salah satu tujuannya. Malam ini kita habiskan menikmati hawker food berupa padthai, Lam Pho Cai (spring roll, rujak mangga, dan lime manggo slush di Blue Pumpkin. Rata-rata makanan dibandrol USD1, murah meriah dan mengenyangkan.



Hari ini sengaja kita pulang pagian karena besok pagi-pagi sekali sudah harus bangun untuk menikmati sunrise di Angkor Wat.

2 Maret 2012

live in: Tune Hotels PENANG









Sebelum me-review Tune Hotels Penang, mungkin, ada baiknya membaca satu bait posting saya terdahulu: "be one of inagural Air Asia to PNG"

Selama di Penang, Sugi stay di Tune Hotels #100 Jalan Burmah - George Town. Ratesnya cukup murah hanya sekitar RM 60 semalem (175 ribuan semalem) sudah termasuk Air Con :) Kalau lokasi waaaaah strategis banget deeeh. Di lantai dasar juga terdapat 24 hour shop SevenEleven, di sebelahnya ada One World semacam Sutos di Surabaya. Isinya cafe-cafe, resto, butik-butik dengan konsep open space. Di seberang jalan menuju jalan Macalister akan terdapat ratusan food hawker, beda dua blok terdapat Penang Plaza dan hanya 5-10 menit menuju Komtar (gedung tertinggi di Pulau Penang)
  
Semua jaringan TUNE HOTELs memang memiliki konsep yang sama yaitu lokasi terbaik dengan harga murah, bed-nya aja "king koil" dan shower yang deras (panas/dingin). Bayarlah sesuai kebutuhan, mungkin timeline tersebut bisa menjadikan kita sebagai tamu untuk mendapatkan fasilitas sesuai apa yang kita bayar. Untuk Air Conditioner saja ada semacam alat checker lamanya sesuai yang kita bayar, biasnaya mereka jual per 12 jam atau 24 jam. Hemat kan!!


Bahkan sangking recommendednya hotel ini, saya sudah booking lagi untuk lawatan saya berikutnya Juni mendatang. Dan berikut beberapa album foto Penang tahun 2010 akhir: Penang narcistic, PNG update, Penang Temple dan Penang Heritage.



22 Mei 2011

Kalender Libur Nasional 2012


Bagi teman-teman yang mau berburu promo Air Asia nanti malam (mulai jam 11 malem WIB), tidak ada salahnya kalau melihat daftar hari libur nasional 2012. Siapa tau kita bisa lebih prepare buat liburan tahun depan, apa lagi dengan promo 10.000 rupiah saja dari Air Asia bikin kantong kita ga bolong kan!!! ikuti facebook dan twitternya untuk info-info promo.

HAPPY HOLIDAY 2012 :)


Kalender Hari Libur Nasional Indonesia Tahun 2012

Tahun Baru Masehi
International New Year’s Day
Sunday, 1 January 2012

Tahun Baru Imlek
Lunar / Chinese New Year – 1st day of 1st month of lunar calendar
Monday, 23 January 2010

Maulid Nabi Muhammad SAW
Mawlid / Mouloud (Birth of the Prophet) – Birthday of the Islamic Prophet Muhammad, falls on 12th of Rabi’-ul-Awwal of Islamic Calendar
Saturday, 4 February 2012

Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka)
Bali New Year – Balinese “Day of Silence” that falls on Bali’s Lunar New Year. Nyepi is primarily a Hindu holiday
Friday, 23 March 2012

Wafat Isa Al-Masih (Jumat Agung)
Good Friday – Date varies; this is the Friday before Easter Monday, which is the first Monday after the first Paschal Full Moon following the official vernal equinox.
Friday, 6 April 2012

Hari Raya Waisak
Vesak Day – Buddha’s Birthday, usually is celebrated on the first full moon day in the month of May
Sunday, 6 May 2012

Kenaikan Isa Al-Masih
Ascension Day
Thursday, 17 May 2012

Lailat al Miraj
Ascension of the Prophet
Saturday, 16 June 2012

Hari Proklamasi Kemerdekaan R.I.
Indonesian National Day – Celebrating the country’s proclamation of independence in year 1945
Friday, 17 August 2012

Hari Raya Idul Fitri / Lebaran
Eid al-Fitr – End of Ramadan. Symbolize winning from the evil after 1 month of fasting.
Sunday, 19 August 2012

Hari Raya Idul Adha / Hari Raya Haji
Eid al-Adha Feast of the Sacrifice / Kurban
Friday, 26 October 2012

Tahun Baru 1433 Hijriyah
Al-Hijra Islamic New Year according to Islamic calendar, falls on 1st of Muharram
Thursday, 15 November 2012

Hari Raya Natal
Christmas Day
Tuesday, 25 December 2012


info dari beberapa sumber: sgholiday(dot)com dan milis KasKus(dot)com

24 Februari 2011

goes GENTING

AERO bus at platform #6 LCCT go Genting
U-turns way to Genting, more half an hour
Genting Bus Terminal, next to First World Hotels
First World Hotel: outside the Lobby with Malaysian Tropic forest style
Genting WorldCard Centre at level 2 First World Hotel


Trip kali ini Sugi dan keluarga menikmati promo dari Air Asia (lagi), Nol rupiah yang sudah dibeli sejak Mei tahun lalu.

Tujuannya kali ini KL dan Genting secara saya sendiri belom pernah ke Genting (LOL), hari pertama kita langsung naik ke Genting Highland menggunakan bus AERO direct dari LCCT. Tiket bus sudah Sugi beli sebelum keberangkatan melalui website mereka di AERObus. Sebenanya ada banyak cara untuk menuju ke Genting:
Terminal Asal Lokasi loket Harga tiket Dewasa sekali jalan Harga tiket Anak-anak sekali jalan (Bus & cable car) Operating Hour
(Bus & Cable car)
Pudu Raya (masih renovasi)
Counter No.43Lantai dasar, Terminal Puduraya Tel: (603) 2072 6863 RM 8.50 RM 6.80 07.00-19.00
Pasar Rakyat Counter No. 57 & 58Mezzanine Floor, Pasarakyat,No. 8 Jalan MelatiOff Jalan Imbi / Tun Razak Tel: 603-21484300 / 21486300 RM 8.50 RM 6.80 08.00-19.00
KL Sentral Loket tiket di Lantai 2 KL Sentral RM 8.30 RM 6.70
Terminal PUTRA LRT Gombak Loket tiket,Terminal Putra LRT Gombak.Tel: (012) 2369 611 RM 7.60 RM 6.30 07.30 – 19.00




08.30 –19.00
One Utama RM8.50 RM6.80

Kajang RM10.60 RM7.80




Walaupun harganya dua kali lipat dari pada via KL yaitu RM31.5 (adult) dan RM22.5 (child) tapi memiliki banyak kelebihan:
☑ menghemat waktu
☑ seat yang nyaman
☑ bisa beli online
☑ berangakt tiap dua jam
☑ tidak perlu estafet oper-oper bus lagi, apalagi kalo bawa bagasi banyak pasti merepotkan.

Tet... tepat jam 1 siang sesuai schedule, kita mendarat di LCCT. Berhubung jadwal bus di pindah ke jam 3 yang tadinya jam 2 jadi kita masih punya waktu buat makan siang. Garden Foodcourt boleh di coba, terletak di ujung terminal bus yang bangunanya terpisah dengan gedung airport. Banyak sekali pilihan makanan disana, mulai dari fastfood sampai masakan Padang.

Dua jam perjalanan tanpa terasa kita sudah sampai di First World bus terminal, waktu menunjukan jam 5 sore waktu setempat. Cuaca agak sedikit berkabut, outdoor theme park yang kita lintasi pun tidak banyak pengunjungnya. Setelah bus berhenti di platform #5, saya dan rombongan langsung bergegas menuju First World hotel tempat kita menginap selama di Genting. Dari termianl bus ada lorong menuju lobby hotel yang memang jaraknya tidak begitu jauh dan satu-satunya hotel yang terdekat dengan terminal bus.

Memasuki area lobby yang didekorasi mirip hutan tropis, cukup takjub juga. Bagus!! Apalagi lobbynya, baru kali ini lihat lobby segede ini dengan loket resepsion yang begitu banyak. Eits, tunggu dulu! Sebelum menuju loket reseption, kita kudu ambil nomer antrian yang terletak di meja depan! kayak ngantri dokter aja :D Konon, kalo pas weekend ngantrinya bisa berjam-jam.

Hanya menunggu dua nomor antrian, saya langsung check in di counter 11. Setelah beres semua dan menyimpan barang di kamar, kita langsung bergegas ke indoor theme park di lantai 2.

Start awal siapkan pasport Anda dan menuju ke counter WorldCard yang terletak di level 2 First World Hotel (diatas Lobby) untuk apply WorldCard. Letaknya persis dibelakang Kenny Rogers Chicken, gampang kok carinya. Kegunaannya seh bermacam:
☑ menghemat biaya masuk ke Theme Park
☑ dapat poin reward dari masing-masing merchan di Resort World
☑ bisa digunakan di Kasino juga (saya belum coba sih)
☑ rendeem poin bisa ditukarkan dengan merchandise GRATIS
Jadi banyak deh keuntungannya, dan applynya juga GRATIS kok!!!

Tunggu ulasan indoor dan outdoor theme park berikutnya.....

16 November 2010

be the one of Inaugural Air Asia to PNG

Lobby Tune Hotels Penang November 16th 2011 05.55 (local time)


picture: with Air Asia Crew at Juanda International Airport

badge from Air Asia: Inaugural pin
Picture: from Air Asia Indonesia Fan Page


Asam Laksa from Food Hawker at Gurney Drive.

Church of Immaculate Conception, Jalan Burmah. Since 1899 (201 years)
Hari Sabtu kemarin sugi berkesempatan menjadi salah satu pessenger penerbangan pertama Air Asia dari Surabaya ke Penang direct. Sebenernya tanpa sengaja Sugi memesan tiket pada tanggal tersebut!! Seneng juga sih mendapat kesempatan itu, kita dikasi pin tiap penumpangnya. Dan #1 pessenger diberi goodiebags, topi serta duduk di HOT SEAT. Hmmmm, sayang sekali walaupun Sugi sudah datang tiga setengah jam sebelum keberangkatan ternyata masih ada yang lebih pagi :( beda satu orang pula.
Ya sudah laaaaaah, jadwal semula take off jam 15.25 harus ditunda setengah jam karena pesawat datang terlambat. Tetapi kita mendarat tepat waktu di Penang International Airport atau yang biasa disebut juga Bayan Lepas Airport.
Langung tidak mau ketinggalan updates, kita beli kartu perdana DIGI cukup dengan RM 8,50 mendapatkan pulsa RM 5. Kalau mau menggunakan layanan Blackberry harian cukup kirim SMS ke 2000 ketik BB (spasi) ON (spasi) DF dan akan aktif setelah 30 menit. Tarifnya pun ga kalah murah hanya RM 2 per hari, bila mau top up (isi pulsa) paling sedikit RM 10 di tiap seveneleven menjualnya. Yang bagus disini untuk beli pulsa hanya diberi kitir seperti kalau gesek kartu kredit.

Selama di Penang, Sugi stay di Tune Hotels #100 Jalan Burmah - George Town. Ratesnya cukup murah hanya sekitar RM 60 semalem (175 ribuan semalem) sudah termasuk Air Con :) Kalau lokasi waaaaah strategis banget deeeh. Di lantai dasar juga terdapat 24 hour shop SevenEleven, di sebelahnya ada One World semacam Sutos di Surabaya. Isinya cafe-cafe, resto, butik-butik dengan konsep open space. Di seberang jalan menuju jalan Macalister akan terdapat ratusan food hawker, beda dua blok terdapat Penang Plaza dan hanya 5-10 menit menuju Komtar (gedung tertinggi di Pulau Penang).

Kemarin Fan Page Air Asia Indonesia sudah merelease foto-foto saat inaugural, bisa di lihat disini. Thanks Air Asia to make it happen!!


Apa sih yang menarik di Penang?

  • Heritage George Town, betul-betul kota lama yang tetap terjaga. hampir mirip dengan Old Town Phuket hanya saja disini lebih tertata rapi dan lebih bersih.

  • Hospital, mereka punya enam Rumah Sakit besar yang tergabung menjadi Penang Hospital. Dengan berbagai macam layanan yang luar biasa.

  • Food Hawker, waaaaah Penang memang surganya makanan!! Sampai saya berfikir apakah penduduk lokalnya tidak pernah memasak di rumah, hampir setiap kedai kopi selalu ramai dari pagi hingga malam.

  • Transportasinya sangat mudah, terdapat Bus Rapid Penang yang menjelajahi seluruh pulau Penang.

  • Temple, Temple and Temple. Hampir disetiap sudut kota pasti terlihat Wat, Kelenteng, Vihara, dan Gereja.
Dua hari kemarin, Sugi sudah menjelajahi Batu Feringgi dan Gurney Drive serta mencoba Free Hop On Bus selain ke Penang Adventist Hospital tujuan utamnya. Nanti deh cerita selanjutnya ga kalah seru......



1 November 2010

nine days trip to MACAO and HONGKONG




November Rain...

Cerita perjalanan Sugi selama sembilan hari mengunjungi tiga negara selama liburan kemarin selesai sudah, kali ini merupakan rangkuman dari cerita-cerita terdahulu. Mulai dari pembuatan itinerary, pengalaman sakit selama diperjalanan, transportasi, hotel, sampai tempat-tempat menarik yang sudah dikunjungi.

Dimulai dari awal tahun ini kita punya planning untuk mengunjungi Hongkong saat liburan hari raya, sampai saat tiga bulan sebelum keberangkatan planning itu menjadi fixed. Kita mulai merancang perjalanan ini, pertama adalah mencari Tiket Pesawat!! Setelah mencari sana-sini (termasuk tiga travel agent langganan) dan browsing di beberapa website airlines, akhirnya pilihan tetap jatuh pada Air Asia. Moda transportasi udara yang selalu menemani kami dalam beberapa perjalanan terakhir :)

Selesai dengan urusan tiket, mulailah kita buat itinerary selama disana. Cukup seminggu untuk menyusunnya walaupun sampai beberapa hari sebelum keberangkatan masih ada revisi disana-sini. Beginilah enaknya be your own travel agent yang mengupas beberapa tips perjalanan tanpa menggunakan tour leader.

8 Oktober 2010

twitter update: dari Bobby Chinn sampe Raja Ampat

gambar: reply from Bobby Chinn

Lately saya sering meng-RT timeline temen-temen twitter tentang info-info wisata baik lokal maupun mancanegara. Sebenernya tujuannya cukup simple yaitu meng-reinformation hal-hal yang berbau traveling ke semua followers.

Ada berita-berita hangat minggu ini mulai dari kecelakaan KA yang sampai 2 kali berturut-turut, cuaca extreme di beberapa kawasan di Indonesia, sampai berita tour ke Raja Ampat di Irian jaya yang harganya selangit. Nah, berita terakhir yang bikin geregetan sebenarnya!! Masak siiiy liburan lokal lebih mahal ketimbang liburan ke mancanegara???

30 September 2010

Penang or Bangkok

gambar: @AirAsiaId twitter timeline
gambar: Air Asia Indonesia advertising di jawa Pos

Setelah Air Asia membuka rute ke Jepang, kali ini giliran Air Asia Indonesia menambah rute dari Surabaya menuju Penang dan Bangkok dan tambahan satu jam penerbangan lagi menuju Kuala Lumpur. Yehaaaa.....

Promo penjualan sudah mulai dibuka sejak kemarin tanggal 29 September jam 00.01 BBWI sampai tanggal 3 Oktober mendatang. Rute Surabaya-Penang di jual mulai harga 100 ribu dengan penerbangan 3 kali seminggu tiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Penerbangan dimulai 7 November 2010 mendatang dengan jam penerbangan yang cukup sore yaitu jam 15.25 dari Surabaya dan tiba di Penang jam 19.20 waktu setempat. Sedangkan dari Penang jadwal terbang jam 19.50 dan tiba di Surabaya jam 21.50.

Sedangkan rute Surabaya-Bangkok dijual mulai harga 150 ribu dengan penerbangan 4 kali seminggu tiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Penerbangan dimulai seminggu setelah Penang yaitu 14 November 2010. Jam penerbangannya dari Surabaya 15.25 dan tiba jam 19.10, sedangkan dari Bangkok berangkat jam 19.45 dan tiba di Surabaya jam 23.35.

23 September 2010

live in: Tune Hotels LCC Terminal, Kuala Lumpur

gambar: Air Conditioning meters

Perjalanan ke Macao dan Hong Kong kali ini mengharuskan kita transit di LCC terminal, Kuala Lumpur. Air Asia kita dari Surabaya baru berangkat jam 9 malem dan nyampe di KL jam 00 waktu setempat. Sesampai di LCCT, tet jam 12 malem. kita masih nyari makan di McD yang ada di terminal keberangkatan.

Jam 1 pagi, shuttel bus ke Tune Hotels sudah tidak ada lagi jadinya kita jalan kaki menuju hotel. Kira-kira 10-15 menit sudah sampai, hotel juga termasuk di dalam airport LCCT. Setelah check in dan harus kasih deposit RM 5 per kamar, prosesnya cepat.

11 Agustus 2010

be your own travel agent

Banyak paket-paket wisata yang ditawarkan di koran-koran maupun agen travel yang memberikan kenyamanan saat kita berwisata baik dalam maupun luar negeri. Tapi tentunya paket tersebut tidaklah murah, apalagi kalau kita hanya pergi seorang diri atau berdua saja.

keterangan gambar: Buku panduan Macau (gratis) dan Peta (MTR) Hong Kong dari seorang teman

Sebenernya bila kita mau berwisata ke negara-negara dengan transportasi yang mudah seperti Singapore atau Hong Kong ada baiknya jalan sendiri tanpa bantuan agen travel. Caranya mudah sekali, ada beberapa tips yang sering saya gunakan sebelum berangkat.
  • Tentukan tujuan wisata, tentunya pilihlah dari beberapa list yang telah dibuat
  • Sesuaikan dengan budget, buatlah forecast biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Contoh: transportasi, hotel, makan dan tambahkan 10-20% dari total biaya tersebut
  • Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang tujuan wisata, bisa dari internet atau bertanya kepada teman-teman yang sudah pernah mengunjungi daerah tersebut
  • Bandingkan harga hotel di travel agent dengan harga di internet
  • Cari informasi tentang transportasi (ini satu poin penting) supaya perjalanan kita lancar