Laman

Tampilkan postingan dengan label kuta lombok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuta lombok. Tampilkan semua postingan

27 Juli 2015

Lombok island: prepare

Pantai Kuta Lombok, dari Bukit Pujun (Ashtari Ocean View Restaurant and Lounge)
 
 
akhirnya final decision Lebaran kali ini kita ke Lombok...

Angan-angan yang sudah lama terpendam, aku pengen ngajak keluarga melihat keindahan Pulau Lombok, sejak berkali-kali mengajak mereka dan tidak pernah setuju dengan alasan cari makan susah, enakan ke Bali, bla bla bla..... Tapi kali ini aku bulatkan tekad untuk ngajak mereka ke Lombok, pulau di timur Bali yang pernah aku kunjungi terakhir di bulan November 2012

Berawal dari promo salah satu web yang kasi diskon 50.000/tiket untuk pembelian tiket Garuda Indonesia, dimana kita jarang-jarang pake full service flight setiap kali bepergian. Dengan sekali jalan sekitar 450 ribu, aku rasa harga segitu udah worthed dan pulangnya beli pake GFF miles sejumlah 8000 miles/rute plus tax cuman bayar 150 ribu saja. Well, urusan tiket selesai. Done.

Mulai searching penginapannya, rencana awal pengen jalan-jalan ke Sembalun mengenang pendakian 3 tahun lalu terus tujuan kedua ke pantai-pantai yang ada bukitnya dimana sering aku lihat di account IG. Jadi aku pikir pilihan pertama harus nginep di kota Mataram, selain pasti harga lebih murah dan lokasinya ada ditengah-tengah. Pilihan jatuh di Golden Palace hotel dengan harga sekitar 400 ribu per malam sudah termasuk makan pagi. 

Hotel kedua, sebenarnya pengen nginep di Gili Trawangan, secara saya tidak pernah ke gili-gili dan kayaknya semua orang membicarakan pulau-pulau cantik di barat Lombok ini. Ngebet pengen nginep di Villa Sunset Ombak, tapi ternyata sudah full booking, sedih. Cari-cari hotel lainnya kayaknya ngak ada yang pas, kalo ngak karena over budget atau review yang kurang memuaskan. Well, akhirnya muter cari-cari di sekitar Senggigi karena denger-denger dari sini bisa nyebrang langusng ke Gili. Antara The Sentosa dan Kila Senggigi, trus aku milih Kila karena reviewnya lebih bagus dan 3 tahun kemaren sempet liat-liat dari luar pagar karena aku nginep di Mascot Hotel, sebelah Kila (dulu Senggigi Aerowisata Hotel). Dan dapet review dari mama yang taon kemaren nginep disini.

Pilihan ketiga, pastinya Novotel Lombok. Karena experience 3 tahun kemaren sempet menikmati  sunset di Novotel jadi kepincut sama hotel ini. Lokasinya ada di selatan pulau Lombok, hanya sekitar 30 menit dari airport, rekomen banget.

Terakhir tentunya masalah transportasi, saya sempet contact dengan beberapa rentcar di Lombok. Rata-rata mereka mematok harga 400-500 ribu untuk pemakaian 12 jam sudah termasuk sopir dan BBM. Karena rute yang saya mau cukup jauh (muterin setengah pulau), akhirnya aku dapet 1,5 juta untuk pemakaian 2 hari sudah all in. Rute hari pertama: Mataram - Sembalun - Senaru - Senggigi - Mataram, dan hari kedua: Mataram - Pantai Selong Belanak - Pantai Mawun - Kuta - Senggigi. Sedikit overprice sih tapi saat itu tepat dari Lebaran, peak season. 

Berikut contact hotel dan rentcar yang saya pakai:

Golden Palace Hotel Lombok
Jalan Sriwijaya No. 38, Cakranegara, Kec. Mataram, 
Nusa Tenggara Barat. 83232, Indonesia
 
Kila Senggigi Beach Hotel
Jalan Pantai Senggigi, Gunungsari, Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, 
Nusa Tenggara Bar. 83355, Indonesia
 
Novotel Lombok Resort and Villa
Mandalika Resort, Pantai Putri Nyale, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, 
Nusa Tenggara Bar. 83001, Indonesia
 
Prima Lombok Travel 
Kavling IV B, Taman Elite Rinjani Asri II, Kec. Mataram, 83511, Indonesia
 
 

18 Desember 2012

RINJANI (tambahan): sunrise di Sengigi sampai sunset di Kuta

Selama 3 hari dan 2 malam berada di Rinjani adalah satu pengalaman yang tidak bisa hilang begitu saja, walau sudah sebulan berlalu, rasanya baru kemarin saya meninggalkannya.....

Pantai Sengigi, putih, bersih

Hotel Mascot Sengigi, the pool.
bukit MALIMBU, one of the hotspot at Sengigi


Penjual ikan bakar disepanjang bukit Malimbu

Mutiara, salah satu hasil kerajianan di Lombok

Novotel Lombok

Breeze bar, enjoyed the noon. cheers.
Ini sedikit cerita setelah pendakian kita usai. Sesampai di desa Senaru, hujan deras, sepi, aroma pohon kopi menambah segar. 16.17 WITA. Pos pantau Senaru sudah tutup, akhirnya kita melepas lelah sambil mengeringkan badan di satu gubuk yang tidak jauh dari sana. Ada seorang bapak tukang ojek yang rupanya juga lagi bernaung, sambil ngobrol-ngobrol dengan bapak tadi, dia menawarkan penginapan di Senaru. Tapi kita pengen cepat meninggalkan Senaru dari pada menunggu satu malam lagi di desa ini.

Si bapak tadi menelepon, menanyakan ke seseorang diseberang sana, dia menawarkan sewa mobil 300 rb menuju Sengigi di Lombok barat. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 2-3 jam, akhirnya tawaran itu kami ambil dari pada harus sewa ojek 200 ribu per motor. Tidak bisa membayangkan capeknya meminggul ransel dan ojek.

Tidak lama datang mobil Carry dan kita bergegas berangkat.

Dalam perjalanan menuju Sengigi kita disuguhi jalanan beraspal yang mulus, oya, saat melewati Senaru tadi ada beberapa penginapan dan warung. Rupanya desa ini lebih hidup dalam sektor pariwisata dari pada di sisi Sembalun.

19.10 Sengigi Beach
Memasuki daerah wisata Sengigi mulai nampak hotel-hotel di kanan kiri jalan, ini merupakan kawasan layaknya Kuta di Bali tetapi kondisinya tampak jauh berbeda dengan Bali. Pusat keramaian tidak lebih dari sepuluh tempat kehidupan malam seperti Bar dan Cafe. Restaurant pun tidak banyak, hanya ada beberapa yang nampak eye catching. Sungguh tidak dalam bayangan saya bahwa Sengigi sesepi ini.

Mascot Hotel, adalah hotel yang direkomendasikan oleh sopir yang mengantar kita dari Senaru. Akan saya posting tentang review hotel ini tersendiri. Setelah urusan check in selesai, kita langsung berendam di kolam renang dan menikmati bir dingin. Dan berikutnya makan di restauran yang ada di sekitar hotel dan menikmati satu jam pijat refleksi.

Sunrise di Sengigi Beach
Hotel yang kita tinggalin cukup strategis, lokasinya ada disebelah Sengigi Beach Hotel milik Garuda Indonesia. Cukup bagus karena ada di semenanjung sehingga bisa menikmati pemandangan dari berbagai arah. Pagi itu saya berjalan-jalan disepanjang pantai dan berenang di pantai Sengigi yang putih bersih. Ada beberapa penjual perhiasan mutiara yang menjajakan dagangannya, yang lain menawarkan sewa perahu menuju Gili Trawangan.

PEARL, lombok merupakan salah satu penghasil mutiara di Indonesia. Ada beberapa penambang mutiara di pulau Lombok, setahu saya seperti yang diceritakan beberapa orang, mutiara tersebut ada yang di kelola seperti tambak. Dan banyak sekali pengerajin mutiara di sini, sampai ke manca negara.

Bukit Malimbu
Setelah menikmati sarapan di hotel, kita bergegas untuk meninggalkan Sengigi menuju Bukit Malimbu dengan menyewa mobil dari hotel. Ini yang membedakan Lombok dan Bli, di sini pemandangan sekelas Uluwatu terhampar di pinggir jalan raya Sengigi. Di kejauhan bisa melihat 3 titik, ya itu adalah 3 Gili yang lagi naik daun: Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan yang paling besar. Disana kita bisa sambil menikmati ikan bakar dari warung-warung yang menjajakan disepanjang jalan, cukup murah unutk satu ekor ikan bakar bersama sambel lalapan dan nasi hanya dipatok 20-30 ribu saja.
Sepanjang perjalanan di Lombok Barat, mulus.
Mataram
Di kota ini kita menikmati ayam Taliwang yang cukup tersohor, menurut saya ya biasa saja sih, sama seperti ayam goreng/bakar lainnya. Hanya saja ukuran ayam ini kecil, masih anakan. Selanjutnya mampir ke salah satu toko mutiara, nganterin Anton belanja untuk mama tercinta :)

Dalam perjalanan menuju Airport, saya mendapat SMS dari Citilink bahwa penerbangan kita di delay sampai 3 jam, setelah konfirmasi dengan call center saya meminta pak sopir mengantar ke Novotel Lombok. Jaraknya hanya setengah jam dari airport.

Sunset di Kuta Beach
Terima kasih atas delay yang telah di berikan ;) Jadi kita bisa mampir dan menikmati sunset di Kuta Beach. Novotel Lombok satu-satunya hotel berbintang di area ini. Pantainya memang tidak ngehits seperti Sengigi tetapi Kuta memiliki keindahan lain yang beda dengan Sengigi.

Sunset at Kuta Beach Lombok
Sambil menikmati minuman dan snack sampai akhirnya memesan menu makan malam, kita menikmati sunset di pool restaurant Novotel Lombok.

Ciao!!