Tampilkan postingan dengan label garden. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label garden. Tampilkan semua postingan
28 Maret 2011
Explore KLCC
Setelah perjalanan satu jam dengan bus dari Genting Highland, kita sampai di Terminal Titiwangsa. Biaya bus hanya RM 6,6 per orang, tapi busnya standard banget. Dan perlu diketahui tidak ada bagasi jadi kita harus membawa barang bawaan kita ke dalam bus.
Tadinya kita mau cobain monorail menuju bukit bintang dimana tempat kita menginap selama di KL, tapi saat turun dari bus ada si uncle sopir taxi yang nawarin hanya RM 20 menuju ke Radius Int Hotel. Tanpa pikir panjang saya ambil naik taxi aja, cukup murah dari pada harus bawa dua koper gede naik turun monorail. Selesai urusan check in hotel, kita menuju KLCC lagi-lagi naik taxi cuman RM 10. Sebenernya kalau mau jalan kaki dari bukit bintang juga tidak terlalu jauh, masuk aja ke Pavillion nanti disana ada petunjuk arah menuju KLCC paling hanya berjarak sekitar 700 meter.
Aquaria terletak di Lt 1 KL Convention Centre jalan Pinang menjadi jujugan pertama. Entrance fee-nya RM 45 (adult) RM 35 (child) dan RM 25 (senior citizen). Selama satu jam lebih kita ber"pusing-pusing" menikamati koleksi satwa laut yang ada disana. Koleksinya cukup lengkap, yang menarik adalah aquarium berbentuk tabung yang sangat besar tepat di tengah-tengah ruang Malaysian rainforest. Di bagian berikutnya adalah memasuki lorong gelas mirip di seaworld. Dan yang terakhir adalah Aquaria store yang menjual merchandise dan foto langsung jadi hanya dengan membayar RM 30. Menarik sekali untuk membawa anak-anak ke sini karena banyak sekali pelajaran yang bisa di dapat, seperti mengamati prilaku hewan air atau memberi makan dan lain-lain.
Selesai menikmati Aquaria kita makan di foodcourt yang ada di pintu keluarnya. Banyak makanan yang ditawarkan, kita coba di masakan malay yang rasanya standar banget dengan harga kisaran RM 7 per porsi. Tidak ada yang bisa di rekomendasi untuk makanan disini, lebih baik cari di Suria Mall.
KLCC garden, menjadi tempat favorit untuk mengambil foto dengan latar belakang menara petronas selain itu juga bisa untuk tempat rekreasi tentunya. Menyenangkan bermain-main di sana, anak-anak bisa bermain seluncuran di arena playground yang bersebelahan dengan kolam bermain. Selain anak kecil dilarang untuk masuk ke area kolam (awas ada polisi jaganya) alasannya karena memang untuk bermain anak-anak. Last but not least, kita bisa menikmati simfoni lake yang ada di belakang Suria Mall sampai sore hari.
Petrosains, terletak di Lt 4 Suria Mall. Cukup murah untuk entrace fee-nya hanya RM 12 (adult), RM 7 (youth) dan RM 4 (child). Tetapi kemarin dapat promo rate dari Aquaria hanya sengan RM 9 untuk adult dan RM 5,20 untuk anak-anak 5 sampai 12 tahun. Petrosains cukup interaktif untuk mengajak anak-anak ke sini karena berisi mulai dari museum, sejarah, pengetahuan yang dikombinasi menjadi satu. Untuk mengelilingi dibutuhkan waktu sekitar 2-3 jam.
Kulilner, untuk mencari makanan di Suria Mall juga banyak pilihan!! Mulai dari cafe, restaurant sampai foodcourt, Lengkap. Chillis salah satu Mexican resto yang rame di kunjungi. Saat itu kami sempet mencoba margerita pizza dan aglio ollio seafood spagetti di Milano Pizza, terletak di foodcourt lantai 3. Harganya cukup kompetitif hanya RM 12,99 untuk satu loyang ukuran besar. Sedang spagetti dibandrol RM 7,99 per porsi, urusan rasa saya acungi jempol.
Shopping, nah bagi yang gemar shopping rasanya ini surganya :) bayangin semua branded item dan semua produk ada disini. Pun ada beberapa departement store terkenal seperti iSetan dan Parkson. Jadi cukup wise buat berbelanja!! :)
Transportation, karena KLCC merupakan icon kota Kuala Lumpur jadi tidaklah sulit untuk menuju kesana. LRT station juga ada di lantai ground, halte bus menuju ke segala penjuru KL tepat di depan menara. Dan yang paling gampang adalah taxi!!
Walaupun sudah beberapa kali menginjakkaki di KLCC tetapi tetap saja ada hal-hal yang menarik disini :)
20 September 2008
31 Januari 2008
home inspiration
koleksi majalah-majalah interior disain memberi inspirasi buat saya dalam penataan tempat tinggal yang nyaman. Banyak referensi dari majalah atau buku yang saya terapkan pada hunian saya. Kali ini saya juga ingin memberikan beberapa referensi dan tambahan inspirasi bagi Anda. Semoga menambah informasi dan inspirasi Anda :)
Tampak fasad depan yang ditumbuhi tanaman rambat, segaja saya beri warna light purpel and off-white untuk aplikasi. Membuat tamapak depan rumah menjadi lebih terang. Warna saya ambil dari contoh ruko di daerah tengilis.
Ornamen taman berupa waterfall berbentuk dua malaikat kecil ini tadinya milik mertua yang sudah tidak terpakai. Menjadikan taman lebih cantik.
Steping stone ini dibuat dari adukan semen dan pasir saja, tanpa ada finishing lainnya. Saya ambil contoh dari tabloid RUMAH.
Tanaman puring bali merupakan jenis puring yang paling cantik karena warnanya beraneka, menjadikan jenis puring ini lebih mahal dari tanaman sejenis lainnya.
Untuk menambah kesejukan udara Surabaya yang panas, saya buat kolam ikan kecil di taman depan. Ditambah dengan beberapa tanaman air seperti lotus dan bambu air.
Foto ini saya ambil sekitar awal 2006, tampak taman belakang dengan tempat duduk santai.
Foto dibawah ini merupakan tempat yang sama dengan foto diatas. Setelah mengalami perubahan, dibuat pintu kayu sebagai ornamennya.
Jenis tanaman sirih paling mudah ditanam dan perawatannya. Tanamlah dipot-pot plastik dan letakkan sejajar diatas tembok pagar pemisah dengan tetangga. Menjadikan rumah Andah tampak lebih hijau.
Ornamen taman berupa gentong dengan penyangga terbuat dari semen putih, saya dapat pas hunting di Bali. Harganya pas dengan kantong, tergolong murah. Untuk satu set kisaran harga 60-70 ribu. Hunting barang jenis ini di daerah bypass dan renon.
Tampak fasad depan yang ditumbuhi tanaman rambat, segaja saya beri warna light purpel and off-white untuk aplikasi. Membuat tamapak depan rumah menjadi lebih terang. Warna saya ambil dari contoh ruko di daerah tengilis.
Ornamen taman berupa waterfall berbentuk dua malaikat kecil ini tadinya milik mertua yang sudah tidak terpakai. Menjadikan taman lebih cantik.
Foto dibawah ini merupakan tempat yang sama dengan foto diatas. Setelah mengalami perubahan, dibuat pintu kayu sebagai ornamennya.
Jenis tanaman sirih paling mudah ditanam dan perawatannya. Tanamlah dipot-pot plastik dan letakkan sejajar diatas tembok pagar pemisah dengan tetangga. Menjadikan rumah Andah tampak lebih hijau.
Ornamen taman berupa gentong dengan penyangga terbuat dari semen putih, saya dapat pas hunting di Bali. Harganya pas dengan kantong, tergolong murah. Untuk satu set kisaran harga 60-70 ribu. Hunting barang jenis ini di daerah bypass dan renon.
Langganan:
Postingan (Atom)



