30 Juli 2010

5 hari di Malaysia

Ke Malaysia cuma 1 Juta-an?


Perjalanan 5 hari seorang kawan meng-explore Malaysia hanya dengan modal 1 juta-an. Ternyata sudah bisa menjelajahi Genting Highland, Selangor, Melaka dan tentunya Kuala Lumpur.

Itinerary-nya sebagai berikut:
  • Hari pertama Sunway Lagoon
  • Hari kedua Genting Highland
  • Hari ketiga Selangor
  • Hari kempat Kuala Lumpur downtown
  • Hari kelima Melaka
Tentunya banyak yang berminat bukan!!??

29 Juli 2010

A week in Singapore





Previcious --> End Year 2009 trip

Day 2: Johor Bahru - Singapore
hari ini perjalanan kita lanjutkan menyebrangi Singapore, sebelum keberangkatan saya sempetkan jalan-jalan di sekitar hotel. Disana terdapat beberapa hotel dan pemukiman penduduk. Kota JB memang tidak terlalu cantik, tetapi bisa dinikmati. Di seberang hotel adalah terminal truck menuju Singapore, jadi suara cukup bising bila mereka membunyikan klakson.

Karena rombongan dengan anak-anak (4 orang), akhirnya kita pilih Taxi menuju Singapore. Ongkos taxi cukup murah hanya MYR 60 (180 rb), bisa di isi 4-5 orang. kita tinggal menyiapkan passport dan mengisi form, di serahkan pada sopir taxi. Dan di custom, sopir taxi yang menyerahkan dan diperiksa sebentar oleh petugas dan perjalanan bisa di lanjutkan tanpa harus membongkar barang bawaan kita.

Taxi berhenti di daerah Bugis, jadi untuk menuju ke hotel kita harus pindah ke Taxi lokal.

10.39
taxi kita sudah berhenti di depan Hotel Peninsula Excelsior. Menyusuri lift sampai di Lt. 6 tempat lobby hotel, dengan maksud untuk menitipkan lugage kita di hotel ternyata pihak hotel memberikan kamar kita saat itu juga...... Lumayan, setelah membongkar bawaaan menuju kamar kita bergegas untuk mulai keliling. Tujuan pertama adalah SNM, Singapore National Museum yg letaknya mmg ga jauh2 dr hotel, persis di seberang fort canning park.

Selanjutnya adalah Flyer, sebelumnya kita lunch dulu di kantin USN (University of Singapore) yg berada di seberang SNM. makanan cukup murah, rata2 $2-4. kita pilih menggunakan Bus menuju Flyer, naik dari Bras Basah melewati Suntec dan turun di Marina Square.

Hampir sejam lebih menikmati pemandangan kota Singapore dari atas Flyer, kita lanjutkan menyusuri marina square menuju Esplanade. Dan terakhir adalah Merlion, kita pulang dg jalan kaki melewati Raffles dan St. Andrew church.

Makan malam cukup murah meriah, berada di bawah Peninsula Plasa... modelnya seperti Kopitiam dengan variasi menu noodle.

Day 3: Sentosa Island and Vivo City
Pagi ini kita bersiap menuju Sentosa Island, menggunakan Bus dari halte di Hill st. menuju Vivo City. Dari Vivo City perjalanan di lanjutkan dengan monorail yang letaknya di Lt. 3, ada 3 station pemberhentian di Sentosa Island... kita pilih turun di Imbiah, station paling ujung. Dari sini kita bisa menggunakan free On On Bus yang mengitari sebagian pulau Sentosa.

Rencana untuk balik ke pulau besar dengan menggunakan cable car terpaksa harus batal, karena cable car lagi dalam perbaikan. Tetapi kita sempet main-main dari atas pulau, ada bbrp permainan yg oke sekali. Mulai dari Tiger Sky Tower, Race car, 4D Movie, Taman Kupu-kupu sampai Museum.

Hari ini kita tutup dengan menghabiskan permainan di Vivo City, ada tempat main terbuka buat anak2 sangat seru sekali....

Day 4: Akhir Tahun 2009
Karena hari ini adalah penghujung tahun, sengaja saya tidak mengajak anak2 ke tempat2 wisata. Selain karena (yang pastinya) rame, tentunya untuk menghemat tenaga buat akhir tahunan.....

Hari ini saya sempatkan untuk pergi ke IKEA.... yup, toko perlengkapan rumah tangga serba ada.... Letaknya di daerah Alexandra Rd. berseberangan dengan deretan apartement disana.

Sorenya, kita sempet balik ke hotel karena barang belanjaan yg banyaaak.... dan siap2 untuk malam tahun baru. Beberapa teman yg tinggal di Singapore udah kasih tau sebelumnya, jangan sampai ke Orchard... pastinya PENUH sekali.

Akhirnya, kita pilih ke Clark Quay setelah makan malam di Baikut Teh (di New Bridge Rd.) salah satu tempat paling famouse.

Count down 2010 saya nikmati di Singapore Recreation Club yg ada di seberang St. Andrew Church. Dari sini bisa di lihat fire work yang dinyalakan dari Marina Bay.

HAPPY NEW YEAR 2010

Day 5: Singapore Science
Hari ini kita menggunakan MRT east-west dari City Hall St. dan turun di Joo Koon St. (stasiun paling ujung) di daerah Jurong Industrial. Dari sini kita menuju Singapore Army Museum, bisa melihat berbagai pengetahuan mengenai Singapore. Disini kita juga menonton pertunjukan 3D, ceritanya adalah kehidupan ikan sarden di Afrika Selatan.

Oya, di dalam museum terdapat berbagai tehnologi yang di tampilkan. mulai dari penemu2 ilmu pengetahuan sampai robot yang bisa bicara, sayangnya ngak boleh di handycam.

Perjalanan ke dua adalah Singapore Science dan Snow City, kita hanya punya waktu 2 jam sampai jam 5 sore. Karena tujuan awalnya adalah main di Snow City maka kita langsung menuju ke sana. Snow City terletak satu komplek dengan Singapore Science dan memilliki bangunan yang terpisah.

Hujan yg menguyur sejak sore membuat kita tidak bisa melanjutkan ke Singapore Science, akhirnya kita balik ke Hotel.

Acara malam harinya, jalan-jalan ke China Town.....
China town menjual berbagai pernak-pernik sovenir dengan harga yg jauh lebih murah. Mulai dari T-shirt (3 for $10) dan gantungan kunci atau magnet kulkas (7 for $10).

Day 6: Orchard.....shoping time
Ngak afdol rasanya kalau ke Singapore ngak mampir ke Orchard road.... ya, karena di sini memang surganya wanita yg hobby shoping.

Pagi ini saya melihat beberapa anak kecil menaiki firecar di satsiun pemadam kebakaran, kebetulan sekali terlihat dengan jelas dari jendela kamar hotel. Tanpa pikir lama kami pun bergegas ke sana, menyebrangi Hill St. kita sampai di Fire Station yang merangkap dengan museum. Ini adalah fire station pertama di Singapore dengan bangunan bata expose berwarna merah sangat cantik sekali.

Pertama kita harus mengisi buku tamu, sambil menunggu giliran untuk naik ke fire car kita sempet coba2 helm dan jaket fireman....

Memasuki area Museum 2 lantai yg terletak di sisi kiri bangunan, kita mendapatkan berbagai macam atribut. Mulai dari mobil pemadam kebakaran sampai simulator semprotan airnya... Disini di tunjukan beberapa kejadian kebakaran dan orang2 yang pernah menjadi petugas pemadam kebakaran. Ada dua nama orang dari Jawa yang membuat saya surprise!!

Untuk memasuki museum tanpa di pungut biaya sama sekali, bahkan kita bisa mendapat pengetahuan gratis. Topi pemadam dari plastik buat anak2 juga dibagikan gratis, pulangnya kita di bagi buku cerita dan buku mewarnai juga... Bila berminat dg atribut pemadam kebakaran spt T-shirt juga bisa beli di sana.

Orcard Road.....

Surga belanja sudah di depan mata, menyusuri sisi selatan mulai dari Kiliney Rd sampai Grange road. Ngee An City samapi ION Mall, disini sempet beli es potong cuman $1.... dan menikmati pertunjukan musik dari mahasiswa SNU... feeding a bird yang banyak berkeliaran di sepanjang trotoar...

Hiasan di trotoar dan jalanan sangat cantik dengan tema Christmast....

Oya jangan lewatkan untuk naik ke atas roff di OC... ada berbagai macam cafe dan restaurant, selain itu ada taman cantik di atas roff. dari sini bisa dilihat sudut2 kota Singapore.... tunggu sampai matahari terbenam, pemandangan sungguh cantik.

Makan malam kita mampir ke Kopitiam di Bras Basah.... saya coba menu mexico, yg masak asli dari sono....

Day 7: Last day in Singapore
Hari terakhir saya sengaja bangun pagi sekali, kali ini saya pergi sendiri karena yg lain masih pada tidur...

menggunakan MRT dari City Hall menuju Little India... toko2 masih pada tutup dan sebagian sudah mulai buka. Sempet beli roti nan di salah satu kedai, murah banget cuman 5 sen....

Dari little india menuju Bugis Village... menyusuri jalan, ah semua sudut kota bisa di lihat dan nampak bagus semua.....

Setelah kembali dari hotel, kita lanjut menuju Boat Quay untuk mencoba boat tour menuju merlion dan kembali lagi sampai di Clark Quay.

Waktunya meninggalkan SIngapore, setelah check out dari hotel kita kembali ke JB dengan menggunakan mini bus. mini bus saya booking melalui petugas hotel, seharga S$150 (sejutaan) untuk ber-10. Dijemput dari hotel dan diantar sampai hotel di JB, ada hal yg perlu saya sampaikan bila menggunakan bus atau mini bus kita harus bongkar muatan kita di custom. Hal ini cukup merepotkan bila barang bawaan cukup banyak, dan satu hal lagi jangan bawa tas belanjaan karena akan di periksa di custom JB dan kemungkinan akan dimintai uang oleh petugas. just be carefull guys....

28 Juli 2010

Lucky Factor: membeli tiket pesawat


ada sedikit cerita yang ingin saya share tentang membeli tiket pesawat.....


Kemarin saya mendapat BB messenger dari seorang kawan, yang isinya kira-kira ingin protes kepada travel agent yang saya kenalin. Singkat cerita bulan lalu dia sudah membeli tiket Lionair dengan rute Denpasar-Surabaya dengan harga 300 ribu lebih mahal per tiket. Sedangkan ayah mertuanya baru beli kemarin dengan penerbangan yang sama dengan travel agent yang berbeda, lebih murah!!


Dia merasa di tipu oleh travel agent karena spare harga yang begitu banyak, padahal dia sudah beli untuk ber-5 yang artinya beda 1,5 juta. Karena dia sudah jauh-jauh hari beli tiket, kok jatuhnya malah lebih mahal!!!


27 Juli 2010

Thailand Trip: AYUTTHAYA




kemarin sebelum berangkat ke Ayuttaya saya sempet nanya sama petugas hotel, sebenarnya ada one day tour ke Ayuttaya dengan harga THB 1000 termasuk lunch, transportasi, guide dan tiket masuk.

Tapi saya mencoba menggunakan kereta api, pertama menuju Hua Lam Phong Railway Station dengan menggunakan MRT dari Si Lom station persis turun di Hua lam Pong (THB 18). Awalnya mau naik kereta yang jam 7 tapi ga keburu, akhirnya naik kereta jam 8. Saat beli tiket KA di loket, si bapak ngasi tiket dg harga THB 240... so, saya mau ngirit pak!! hahahaah, akhirnya beli tiket yang cuman THB 20 (standing class) hahahah.....

Persis jam 8 tet, lagu kebangsaan berkumandang! semua berdiri menghadap foto raja memberi hormat. dan 8.20 perjalanan di mulai.....

Ayuttaya railway station, 9.37
turun dari KA terus terang saya kebingungan, disana hanya ada papan peta kota sedangan free maps ngak tersedia seperti di Phuket atau Bangkok. Saran saya: bawa peta dulu dari rumah, dapat diunduh di googlemaps.

Start jam 10 pagi saya menyusuri kota Ayuttaya dengan sepeda motor sewaan (THB 200 a day) dan ibu penyewa sepeda motor ngasi fotokopian peta yg ngak jelas banget, dia cuman melingkari tempat2 yg harus di kunjungi dan beberapa petunjuk arah yg simple.
Wat I, ke II, ke III, Ke IV....... sampai ga kehitung lagi berapa wat yg saya singgahi.

Tetapi terdapat tiga wat yg paling besar dan paling terkenal yaitu Wat Mahathat, Wat Ratchaburana dan Wat Yai Chai Mongkon. Wat terakhir adalah yang paling terawat karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota....

Wat Mahathat
Dibangun kisaran tahun 1388 sampai 1628
Letaknya persis di tengah kota Ayutthaya, memiliki the famous statue yaitu kepala Budha yang sudah di lilit akar-akar pohon beringin. Menurut buku sejarah yang saya beli di loket sebesar THB 20, mereka menyembunyikan beberapa relic saat penyerangan tentara Burma terhadap Ayutthaya.

Wat Phra Ram
berada di balik Wat Mahathat, menjadi satu lokasi. Dengan hamparan hijaunya taman dan jernihnya kolam yang mengelilingi, nampak cantik.

Wat Mongkonbophit
Berupa kuil Budha yang didalamnya terdapat patung Budha bersila, konon merupakan patung Budha terbesar yang terbuat dari perunggu. Kuil ini sempat hancur dan hanya tersisa Patung Budha, tetapi saat ini sudah mengalami renovasi yang selesai pada tahun 1957.
Masih banyak penganut agama Budha yang bersembahyang di kuil ini.


wisata kuliner di Ayuttaya:
Thai Style seafood noodle (the best in town),
8/3-4 Phamapro Rd., Horattachai - Phranakomsriayuthaya 1300.
Tel. 0-3525-1461.
opening hour: 08.30-16.00

Bang Late (pancake pisang),
berupa foodstal di komplek Phra Mongkhon Bophit.

Hong Mo (ikan tongkol dengan santan),
Pedagang kaki lima di seberang stasiun Kereta api.


Banyak tempat yang bisa di explore di Ayuttaya, tapi saya musti balik ke Bangkok dengan KA jam 3 dan satu hari ini saya mengeluarkan uang tidak lebih dari THB 500, setengah harga bila kita harus mengunakan jasa tour.

Jam 5 sore, sudah tiba di Hua Lam Pong railway station kemudian lanjut dengan MRT sampai ujung Sukumvit road dari sini bisa kelihatan begitu banyak night market di Bangkok!!

koleksi foto-foto Ayutthaya di sini: photobysugi

26 Juli 2010

Akino Wahanamuli: Company Outing at Mutiara Carita 11-12 Desember 2009



Pagi itu saya dan Nani, kloter dari Surabaya naik first flight jam 6 pagi menuju Jakarta....

Belum jam 8 pagi, kita sudah mendarat di Terminal 3 Cengkareng bertemu dengan Marlon yang juga baru landed dari Semarang. Pak Faisal sudah siap menjemput kita, langsung meluncur menuju head office di bilangan Pasar Baroe.

Di kantor sudah di siapkan beberapa bungkus mie keriting Siantar, bungkusan daun pisang membawa selera kenikmatan yang beda.

Jam 9 tet, bus yang membawa kita ke Carita sudah melaju.....

Tiga jam perjalanan menuju Carita sungguh menyenangkan, sambil cerita sana sini. Sampailah kita di pemberhentian pertama di Pom Bensin Cilegon, sambil meregangkan badan yang sudah 4 jam duduk dari Surabaya.

Perjalanan masih ditempuh setegah jam lagi sampai ke Mutiara Carita Beach Resort, setelah check in hotel kita langsung bongkar muatan. Saya kebagian kamar di lantai dua, kamar yang cukup luas dan nyaman dengan pemandangan kolam ikan.

Acara pertama adalah Games, awalnya lokasi akan dilakukukan di pinggir kolam renang. Sayangnya ujan deras tidak berhenti, akhirnya pindah lokasi di ruang serbaguna diatas lobby. Satu jam permainan yang dipandu oleh pihak hotel sangat seru dan menyenangkan. Setelah itu permainan dilanjutkan di area kolam renang. Tiap-tiap kelompok memberikan dua pasang anggotanya untuk mengumpulkan bola-bola yang sudah di sebarkan di kolam renang. Tentunya ini merupakan game yang penuh perjuangan...

Acara berenang sampai langit mulai gelap dan kita bersiap untuk acara berikutnya yaitu makan malam sambil membagikan doorprize. Jam makan malam tiba, setelah selesai membagikan doorprize dan hadiah kepada pemenang lomba games tadi siang acara dilanjutkan dengan berkaraoke dan games lagi.

Games yang menarik malam ini adalah sewaktu MC mengajak 5 temen kita yang memberanikan diri untuk melepas pakaian satu per satu.... hahahahahah, dan pemenangnya adalaaaaaaah Erwiiiiin!!! surpise bangeeet.....

Keesokan harinya, setelah sarapan pagi kita bersiap untuk melakukan watersport. Mulai banana boat sampai jet ski, wah seruuuuuu pokoknya!!!


koleksi foto-foto seru kita, hanya di PHOTOBYSUGI

24 Juli 2010

live in: Hotel KALIBARU (Kalibaru Cottage)






Lokasinya dibawah kaki gunung Merawan, tidaklah susah untuk sampai di Hotel Kalibaru. Berada diantara perkebunan kopi, di desa Kalibaru Manis. Dengan pemandangan pohon-pohon kopi di sekitar lereng gunung, menambah harumnya bunga kopi di pagi hari bersama hilirnya angin yang berhembus.

Lobby hotel berupa bangunan khas jawa seperti Jogglo dengan kursi-kursi berukuran besar. Disebelah kiri adalah restauran dengan ruangan terbuka yang cukup luas. Di belakang lobby terdapat coffee shop dengan mini bar, menyajikan pemandangan kolam renang dan beberapa cottage.

22 Juli 2010

How to SAVE your money for hotel expense?



Sebenernya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memotong biaya hotel saat kita traveling.

Satu contoh yang sudah saya lakukan adalah sign-up di Agoda.com dan melakukan pembelian disana. Tentunya tidak semua harga yang ditawarkan oleh Agoda adalah KOMPETITIF, tapi ada baiknya kalau kita juga membandingkan dengan Travel agent atau website yang lain.

Mengapa di Agoda bisa menyimpan sebagian uang anda untuk keperluan lain selama traveling? Karena Agoda memberikan point setiap transaksi yang Anda lakukan, selain itu mereka juga memberi point tambahan bila Anda memberikan review setelah perjalanan Anda.Dimana point-point tersebut dapat ditukarkan dengan kamar hotel GRATIS bila mencukupi.

Tentunya hal ini juga di berikan oleh website lainnya, seperti: Asiaroom, Hostelworld, tripadvisor, etc. Berdasarkan pengalaman, saya pernah bertransaksi dengan Agoda dan Hostelworld dan keduanya oke.

Tips:
  • Pilih Hotel yang sesuai dengan budged Anda
  • Bacalah ulasan/review dari teman-teman yang sudah memakai jasa hotel tersebut
  • lihatlah lokasi di maps, apakah sudah sesuai dengan yang Anda inginkan
  • carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai hotel tersebut
  • Bandingkan harganya dengan Travel Agent atau website lainnya
  • Baca dengan seksama semua fasilitas yang diberikan oleh hotel, contoh: termasuk makan pagi atau tidak.
Satu hal lagi yang ingin saya sharing, cerita ini merupakan pengalaman teman yang baru pulang dari berlibur ke Hong Kong. Tentunya saya juga ingin mendengar cerita dia selama perjalanan, sampai hotel yang mereka tinggal.

Satu tips dari dia adalah memesan kamar hotel dengan menggunakan member jaringan hotel. Contohnya member Accor yang bisa digunakan disemua jaringan hotel mereka seperti:

20 Juli 2010

Mount Papandayan






Papandayan Mountain is situated on the island of Java, at 7°32' S and 107°73'E, rising 2.665 m. Papandayan Mountain is one of the natural wonder in West-Java. Papandayan is a complex strata volcano with four large summit craters, the youngest of which was breached to the NE by collapse during a brief eruption in 1772 and contains active fumarole fields.

18 Juli 2010

Jakarta [business] trip: sales training group Akino







2 jam menunggu di Havana Lounge, Terminal 1 Soekarno-Hatta airport cukup untuk membagi perjalanan 2 hari ini.

Jumat pagi saya tolak ke Jakarta dengan Sriwijaya Air, tidak ada yang istimewa selain delay setengah jam yang membuat saya terlambat setengah jam mengikuti seminar hari itu. 10 menit sebelum landing di Cengkareng, awan tebal sudah mulai nampak. Wah, hujan!! itu langsung terlintas dalam pikiran. Bener saja begitu landing, hujan masih turun dan bakalan macet dah.

Seharian itu saya mengikuti training di kantor TMS, sampai tet jam 4 sore baru kelar. Selepas training, kita balik ke kantor pusat dulu sebelum melanjutkan untuk makan malam di Plasa Indonesia.

Malam ini beberapa kolega mengajak makan malam di Kitchenette Restaurant & Creperie, cafe berdisain open space dengan interior dapur yang nyaman sekali. Letaknya cukup strategis berada di Plaza Indonesia Extension Lantai 1.

Malam itu cukup ramai pengunjung, kita ber-6 harus rela ngantri sekitar sejam untuk mendapatkan meja. Penantian kita cukup terbalas dengan penyajian yang cepat dan menu yang beragam serta taste yang mantab. Tidak ketinggalan suasana resto yang homy banget, serasa kita lagi ngobrol di tengah-tengah dapur rumah sendiri. Karena memang pernak-pernik dapur sangat detail sekali, dan kita merassa nyaman berada di tengah-tengahnya.

Menu andalan yaitu crepes dengan topping keju dan ham, Nachos dengan keju yang melimpah, Spagetti dengan rasa kecap asin (lupa namanya), French Frice dengan saus mayonise yang yummy banget. Meat ball dan Mushroom memiliki taste yang hampir sama, dan potato salad sebagai dessertnya. Minuman cukup unik yaitu mango Orange yang di sajikan dalam stoples bekas selai...

Hari kedua, paginya saya sudah make appoint mau ke Bakmi Pinangsia. Terpaksa breakfast dari hotel di tinggal deh. Seporsi mie ayam dengan tambahan menu: bakso sapi, bakso ikan, pangsit kuah dan pangsit goreng. Semuanya nikmat dilidah, sebagai penutup cukup dengan teh hangat.

Siangnya, tidak lupa delivery Bakmie GM untuk dibawa pulang ke Surabaya. Delivery Centre Bakmie GM: 021-5655007. Cukup sudah menenteng satu dos dengan 8 posri mie bakso dan 1 porsi pangsit goreng.

Sekarang saya sedang menikamti siomay cikini dan mie kangkung di Havana Lounge. Untuk pemilik kartu kredit yang bekerjasama dengan Havana dapat menikmati secara gratis. Tadi saya cukup membayar 35 ribu dengan kartu kredit dari Citibank, kalau cash kudu keluar 50 ribu.

Diluar sana hujan belum berhenti juga, Pesawat lion Air yang saya tumpangi menuju Surabaya baru di panggil.

ciao.

15 Juli 2010

Semarang dan kota tua






Mengelilingi kota Semarang hanya dengan mengendarai becak, sungguh mengasikkan!!

Pagi itu saya terbangun dari tidur, melihat jam masih menunjukkan jam 5.30 pagi. Dinginnya AC di kamar 1103 Hotel Gumaya, membuat saya ingin bersembunyi di balik selimut yang tebal. Ah, tapi saya urungkan niat itu karena planning mau naik becak ke kota tua.

Perjalanan dengan KA Rajawali kemarin, cukup melelahkan. perjalanan Surabaya-Semarang di tempuh selama 4-5 jam, berangkat jam 2 siang dari stasiun Pasar Turi. Dan tiba di stasiun Tawang jam 7 malam, setelah 2 kali berhenti di stasiun Babat dan stasiun Bojonegoro untuk perbaikan jenset. Shuttle car dari Hotel Gumaya sudah menunggu kita di pintu keluar....

Setelah tawar menawar dengan abang becak di seberang hotel, mulailah penjelajahan ke kota tua. Pertama-tama adalah LAWANG SEWU, lokasinya cukup dekat hanya berada di balik hotel. 10 menit kemudian saya sudah mengutak-atik kamera mencari posisi view yang menarik. Ada beberapa rombongan grup sepeda ontel sedang parkir di halaman gedung, wah nambah obyek pikir saya dalam hati.

Setelah puas dengan lawang sewu, kembalilah saya ke hotel. Jam 10 saya sudah siap dengan baju batik, menuju gereja Katedral deket Lawang Sewu tadi. Kali ini kita menghadiri pemberkatan pernikahan sepupu istri saya. Satu lagi obyek bangunan yang cukup menarik, Gereja Ratu Rosario Suci di Jalan Pandanaran No. 9 Semarang.

Bangunan gereja tua ini cukup indah, dengan pintu kayu berwarna coklat tua nampak masik kokoh. Dinding dengan ornamen batu kali berwarna hijau keabuan menambah cantik. Interior berupa kubah diatas altar, dengan jendela-jendela bergambar dengan warna-warna terang.

Selepas pemberkatan nikah, sekarang kita menjelajah kuliner. Sate kapuran menjadi jujugan pertama, saya pernah makan disini 10 tahun yang lalu saat masih berupa rumah tua. Saat ini bangunan tua itu sudah berubah menjadi bagunan ruko dua lantai, satenya masih enak seperti dulu. Tidak lupa gule kambingnya....

Berikutnya, belanja snack di Sanitas Bakery yang berada di jalan MT Haryono. Bakery ini cukup tua, kalau di lihat dari papan namanya berdiri sejak 1920an. Dengan moto: "generation to generation". Roti-rotinya cukup menggugah selera, selain itu banyak snack khas Semarang yang di tawarkan termasuk kue bakelan.

Keesokan harinya, saya sempat bertemu teman SMA yang juga bermalam di Gumaya. Dia bercerita tentang beragam kuliner, saat itu dia sempet mengajak untuk mencicipi soto bokoran tapi saya menolak. Cukup sayang rasanya ngak sempet mencicipi kuliner di Semarang, tetapi saya sudah menulis di notes beberapa kuliner yang kudu di sambangi di perjalanan berikutnya ke Semaarang.

Setelah seharian bersantai di Hotel, sore itu kami pulang ke Surabaya dengan KA Anggrek jam setengah 4 sore. Nah, obyek foto satu lagi "Stasiun Tawang". Stasiun ini cukup artistik, bergaya stasiun tua yang sudah mengalami beberapa renovasi tetapi masih menonjolkan keasliannya.

Oh ya, sebelumnya kami masih bisa mencicipi masakan restauran Bahagia (d/h HAPPY) di jalan Imam Bonjol. once of recommended chinesse food in town. Berbagai olahan chinessefood sangat menggugah selera, mulai dari soup tito, mie goreng spesial, tami goreng, swikee tauco, swikee goreng saus inggris, nasi goreng.

ciao....

Notes kuliner:
1. Soto Bokoran, Jalan Plampit. (pagi)
2. Swikee, jalan Depok.
3. Es Puter Cong Lik, Seberang RS Tlogorejo sebelah Citraland Mall. (sore)
4. Sate kambing Kapuran
5. Sate Kambing di Candi
6. Sate kambing, jalan MT Haryono

Ada rekomendasi lainnya???? post at comment please!!



Congratulation to Felix and Meivy

11 Juli 2010

Cascade International Restaurant at Gumaya Tower Hotel





Cascade resto, terletak di lantai ground Gumaya Tower Hotel Semarang. Berada di sebelah kanan lobby, ruangan cukup besar dengan deretan meja makan dan kombinasi bangku merah dan coklat. Di dinding resto yang terbuat dari kaca, di beri ornamen rak2 wine menyerupai balok2 dinding.

Di depan pintu nampak etlase cake yang menarik sekali, dengan aneka warna dan macamnya.

Menu makan pagi cukup lengkap dan melimpah ruah, sampai mau coba satu per satupun rasanya sudah kenyang. Dari pojok kanan terdapat warung semarang dengan disain bambu dan atap dari alang2 di lengapi dengan becak. Menyajikan spesial of the day: gule sapi yang dihidangkan diatas panci jaman dahulu.

Berikutnya "asian corner", dengan menu: nasi uduk, vegetable fried rice, stir fried glass noodle, beef green curry, saute vagetable with mushroom, ayam masak belaga dan terakhir chinese style fish ala orange.

Corner berikutnya adalah "dim sum" dengan 2 steam besek bambu serta hidangan mie yang mereka sebut hong tan dan dan mie.

Orange juice, guava juice dan apple juice dihidangkan di Juice corner. Di baliknya adalah bubur ayam dengan 10 macam condiment plus kuah bening sebagai penutup.

Japanese corner menghidangkan ramen yg menurut saya pas rasanya, selain itu ada 5 macam sajian lainnya. Japanese vegetable curry, mahi-mahi misoyaki, japanese omelete, baked eggplant misoyaki dan steam rice.

Martabak manis corner menjadi penghubung dengan western corner yang menghidangkan Mash potato, mixed glazed vegetable, canneloni, grill tomato, fish mahi-mahi ala normandii, beef and vegetable pot pie, beef sausage, baked bean yang di tutup dengan omelet corner. Di ujung meja ada fitter counter: tahu petis dan vegetable fried.

Island yg terletak di tengah2 ruangan berisi berbagai macam salad, buah2an, waffel dan 15 macam roti manis.

Day 2:
Warung Semarang menyajikan Soto semarang yaitu soto ayam dengan condiment irisan tomat + bawang goreng.

Untuk Asian corner tidak beda jauh dengan menu kemarin, hanya di kombinasi cara masaknnya saja. Nasi goreng mawut menjadi andalan.

Dim Sum menyajikan:
1. Chinese porridge, bubur ayam dengan kuah bening
2. Beef stew
3. dim sum kaki ayam masak tauco
4. Ayam tausi
5. soy bean milk soup

Japanese corner:
1. Canton turnip, kentang dengan saus manis
2. Grill spicy blackbean sauce, ayam dipanggang kering
3. Ramen
4. oden, meat ball & tofu kuah ramen
5. mizuna soup, irisan rumput laut, sawi putih dan telor

Western Corner:
1. Coronation chicken
2. Swiss rosti potatoper, kedel


Dengan tampilan fine dinning, membuat kita cukup betah menikmati sarapan pagi ataupun santapan makan malam.

5 Juli 2010

Oasis in the heart of Benoa








WOW.....

Perjalanan ke Bali selalu membuat excited!! Kali ini tetep seperti biasa, kita menyusuri pantai selatan Bali menuju Tanah Lot di Tabanan. Tanah Lot menjadi jujugan pertama karena letaknya memang di pintu Denpasar, tidak jauh dari kota Tabanan.

Tanah Lot semakin mempercantik diri, banyak renovasi disana sini. Terakhir kali ke Tanah Lot pada akhir 2007 silam memang tidak banyak perubahan yang terjadi. Tetapi Tanah Lot nampak makin cantik, dengan pemandangan Nirvana Golf nampak jauh di sisi timur.

Sepulang dari Tanah Lot, kita mencicipi ikan bakar ala Jimbaran di Pondok Rasa. Berupa warung dengan gaya Bali, dengan beberapa jogglo lesehan di atas kolam ikan. Suasananya nampak adem. Letaknya di pintu masuk Denpasar, Jalan Raya Kapal No. 16 Luk Luk - Badung.

Paket Komplit berisi ikan bakar, kerang bakar, cumi bakar, udang bakar dan nasi putih serta pencing kangkung dan buah segar cukup di bayar 42.500,-. Untuk rasa overall bagus, tetapi masih lebih juara cafe Menega di Jimbaran. Untuk Kerang bakar ngak kalah dengan Jimbaran, malahan bumbunya lebih oke.

Selanjutnya, tujuan semula menuju Ubud terpaksa di tunda besok. Kita langsung menuju Tanjung Benoa untuk check in di The Oasis yang sudah kita book sebulan yang lalu lewat Agoda. Kamar Superior pesanan kita semula ternyata sudah full dan akhirnya pihak hotel memberi kita Royal Suite Room, wow..... Dengan segala fasilitas kamar yang mewah, mulai dari ruang duduk dengan sofa bed yang besar. Ukuran bed yang oversize, private jacuzzi dan full entertainment. Semuanya perfect, dan saya hanya bayar seharga superior room :D

Sebelumnya kita sempat beli dua loyang pizza di Encore, jalan sunset road di bawah Carefour. Margarita pizza dan Italiano pizza serta beef fettucine habis seketika di pinggir kolam renang. Rasanya memeang mantap...

Dinner kali ini jatuh pada XO Suki di Bali Galeria Simpang Siur, masih baru buka!! Ngak ada yang spesial, menu yang di sajikan pun tidak selengkap yang di Surabaya. Tapi perut cukup kenyang dengan tambahan diskon 20%. Setelah makan sempet mengajak anak-anak main di Timezone sebelah resto.

Day two. Setelah breakfast yang di sediakan hotel, kita menunggu untuk pindah ke kamar Superior. Setelah cek di resepsion, ternyata hari ini pun tidak ada kamar tersedia buat kita. Sekali lagi kita dapat menikmati kamar suite, wah what's a lucky trip!!

Ubud.... Jadinya kita dapat explore Ubud siang ini, Gaya Gellato menjadi tempat pertama kita. Menikmati chocolate, Vanilla Caramel dan Taquist yang di layani oleh bule itali sendiri di tenda-tenda yang terpasang di luar outlet. Panasnya cuaca saat itu, bener-bener cocok. Gaya Gellato letaknya ngak jauh dari Four Season Resort Ubud, persis di samping kiri Gaya Gallery.

Lunch time, kita menuju Naughty Nuri's dengan Mexican style. mereka punya ribs yang juara banget. Waktu menujukkan jam 1 siang, dua outlet Nuri's cukup rame pengunjung.
Ngak perlu nunggu lama kita sudah bisa menikmati segala pesanan kita, Nachos dan 4 porsi ribs serta kentang goreng. Porsinya lumayan gede sampai-sampai terpaksa harus kita bawa pulang.

Lokasi Nuri's gampangnya kalo dari Denpasar menuju Ubud, di pertigaan patung Barong terus aja lurus. Sampai ketemu Four Season resort di kiri jalan, terus lagi dikit ketemu Gaya gellato di sebelah kanan jalan. Jalan lurus lagi sampai pertigaan, belok kanan. Lokasinya ada 2 outlet yang berdekatan, yang lama persis di seberang Museum Neka.

Kalau dari pasar Ubud juga gampang saja, tinggal belok ke kiri menyusuri jalan sudah ketemu. Alamatnya di Jl. Raya Sanggingan, Ubud.

Selesai makan, kita lanjut jalan-jalan di pasar Ubud. Kebetulan sekali lagi ada upacara, sehingga jalanan penuh sekali. Beberapa oggoh-oggoh sudah siap di arak dari depan rumah raja Ubud.

Hari ini kita tutup dengan makan nasi Jenggo, beli di jalan Gunung semeru.

day three, hari terakhir kita...
Tujuan hari ini adalah Klapa di dreamland, bangunan unik diatas bukit. Letaknya di area Pecatu resort, tidak jauh dari GWK. Dengan pemandangan pantai dreamland sungguh cantik, tampak di kejauhan terjalnya Uluwatu.

Detik terakhir di Bali, kita sempatkan untuk makan siang di Menega Cafe yang letaknya di Muaya Beach - Jimbaran. Ngak ada kata-kata lain soal olahan di Jimbaran, Perfect!!

1 Juli 2010

Jelajah: Meru Betiri National Park











Sebelum memulai perjalanan ke Bali akhir pekan ini, saya akan berbagi perjalanan menyusuri Meru Betiri National Park minggu lalu bersama 6 orang teman.



Minggu, 27 Juni 2010

Pagi ini saya dan beberapa teman akan melakukan perjalanan menuju pantai Bandealit yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Merubetiri. Letaknya di selatan pulau Jawa bagian timur, yang membujur antara kota Jember sampai Banyuwangi.

Berikut rute dan waktu tempuh yang kita lalui:
1. Jember - Ambulu: 23 KM waktu tempuh 30 menit
2. Ambulu - Kotta Blatter: 8 KM waktu tempuh 10 menit
3. Kotta Blatter - Perkebunan Kalisanen: 3KM waktu tempuh 5 menit
4. Perkebunan Kalisanen - Curah Nongko: 6 Km waktu tempuh 10 menit
5. Curah Nongko - Andong Rejo (pos 1): 3 KM waktu tempuh 5 menit
6. Andong Rejo - Tumpak Gesing (Pos 2): 5 KM waktu tempuh 25 menit
7. Tumpak Gesing - Pabrik Kopi (pos 3): 5 KM waktu tempuh 50 menit
8. Pabrik kopi - Pantai Bandealit: 4 KM waktu tempuh 15 menit
dan perjalanan lanjutan ke Tanjung Papuma, Watu Ulo
9. Ambulu - Tanjung Papuma: 13 KM waktu tempuh 20 menit