30 Agustus 2012

Live in Adhi Jaya Sunset Hotel Bali







Salah satu hotel baru di Bali, opening di awal 2012. Berlokasi di sunset road yang sekarang menjadi primadona untuk lokasi hotel di kawasan Kuta. Tapi buat saya pribadi masih tidak worthed untuk tinggal di daerah ini, mending sekalian di Legian atau di Pantai kuta atau Kartika Plaza. Memang di tiga lokasi yang aku sebutkan crowded banget dan masih berdasarkan pengalaman pribadi, untuk keluar dari kawasan Kuta butuh waktu sekitar satu jam dengan mobil.

Hotel ini cukup compact, mengusung tema moderen minimallis berbeda dengan hotel sebelumnya yang berada di kawasan kartika plaza. Memililki dua bangunan utama, sayap kana dan kiri, di tengahnya full kolam renang sebagai fasilitas tambahan. Lobbynya dilengkapi dengan resto yang cukup reasonable price untuk ukuran hotel.

Kami menempati kamar paling bawah yang berhadapan langsung dengan kolam, berukuran minimalis dengan perlengkapan yang cukup memadai. 32" LCD TV, hot shower, mini bar.

Breakfast cukup sempurna, dilihat dari type hotel seperti ini yang menyajikan menu sarapan pagi cukup lengkap. Dan sepertinya menu Halal semua.

Sangat di rekomendasikan hotel ini.
Adhi Jaya Sunset Hotel
Jl Sunset Road, Kuta-Bali
Tel. +62 361 8947171
Fax. +62 361 8947172
info@adhijayasunsethotel.com

27 Agustus 2012

live in AYODYA NUSA DUA BALI








well, kawasan Nusa Dua Bali memang memiliki beberapa resort dan hotel bintang 4-5 yang punya segala fasilitas. Kali ini saya berkesempatan untuk menikmati Ayodya Nusa Dua, berlokasi di agak ujung barat. Seperti kebanyakan hotel di Nusa Dua, begitu pun Ayodya memiliki dua bangunan sayap berlantai 4 kiri dan kanan. Di tengahnya hamparan taman dan kolam ikan yang cukup luas. Di tambah kolam renang di tengahnya, menjorok kebelakang ada kolam renang kecil yang menghadap ke pantai. Di sini pula ada beberapa type private villa yang memiliki private pool dan terrace.


Kamar yang kami tempati berada di sayap kanan lobby, dengan pemandangan lahan (dalam pembangunan) dan taman serta parking area. Berada di lantai 4 dan memiliki balkon yang cukup besar dengan kursi-kursi taman. Berlantai kayu warna coklat pekat. Perabot seperti TV buffet, work desk dan mini bar pun berwarna sama.

Kamar mandi dilengkapi dengan bath up dan shower dengan ukuran yang luas. Tidak ada yang begitu spesial untuk kamar-kamar ini, apalagi sekarang di Bali sudah banyak hotelo-hotel yang mengusung tema moderen minimalis. Serasa tinggal di resort seperti ini memang cocok untuk turis luar.

Selain kolam renang yang besar, fasilitas lainnya adalah Gym tapi sayangnya minim peralatan. Ada juga persewaan sepeda, SPA, kids playground. Di tepi pantai ada counter untuk watersport.

NOTE: Untuk relaksasi murah meriah bisa didapat di pantai sisi timur, disana ada segerombolan ibu-ibu pemijit. Cukup bayar 100-150 ribu untuk 1-2 jam body message.

Breakfast cukup komplit dan beberapa hari dengan menu yang hampir sama.

24 Agustus 2012

Live in TUSITA hotel Bali

Baru awal tahun ini opening, hotel ini sudah 80% finish. Hanya pool di roof yang masih dalam pengerjaan.

Berlokasi di Kartika Plaza-Kuta, lokasinya cukup strategis walaupun berada di ujung jalan. Untuk menuju Discovery Mall cukup dengan berjalan kaki sekitar 10-15 menit. Merupakan kawasan yang cukup ramai dan recomended, dengan beberapa resto di sekitarnya. Awalnya cukup susah juga untuk mencari hotel ini, sopir taxi yang mengantar kami dari bandara pun terlewat. Akhirnya kita sampai setelah menelepon ke hotel dan minta petunjuk.

Kami menempati kamar di lantai 2 dengan "extra" balkon, ya karena untuk lantai lainnya tidak ada balkonnya, walaupun pemandangan yang kami perolehpun hanya tembok dan lobby area. Kamarnya cukup compact, dengan disain tulisan-tulisan menarik di setiap dindingnya. 32" LCD TV. Mini Bar. Hot shower. Sudah cukup buat kita yang membutuhkan tempat istirahat saja.

Breakfast cukup minimalis dengan 3-4 menu, dan ada egg stall.

Tusita Hotel bali
Street Kartika Plaza 9x
Kuta - Bali 80361
Indonesia
Phone: (+62) 361-754518
Fax: (+62) 361-752762
Email: info@tusitabali.com
Web: www.tusitabali.com

21 Agustus 2012

MADAKARIPURA yang ketigakalinya

Tidak pernah aku melewatkan keindahan alam ini, walau sudah beberapa kali ke sana tetap saja memukau, Madakaripura, air terjun yang terletak di kabupaten Probolonggo ini memang punya cerita lain. Selain terkenal tempat pertapaan Patih Gajah Mada, disana juga memiliki pemandangan alam yang luar biasa indahnya.

Setelah perjalanan kita bersepeda mengarungi lautan pasir Bromo sampai di Savanah seperti yang sudah aku tulis minggu lalu, Gowes To Mount Bromo. Kita menyempatkan untuk mampir ke Madakaripura (lagi), dan kali ini karena kebodohanku jadinya harus muter kota Probolinggo. Padahal menuju ke sana tidak perlu melewati Probolinggo lagi, cukup lewat jalan tembusan sampai di Nguling.

Dan ini foto-foto narsis kita :D




14 Agustus 2012

gowes to mount BROMO

agenda buat gowes ke Bromo sudah kita rencanakan sejak 2 bulan lalu, memang mencari waktu yang pas biar semua anggota bisa turut serta susah susah gampang. Akhirnya terkumpul 11 cowok kece, eh, salah satunya cewek jagoan.... hahaha. Pas bertepatan sabtu minggu 11-12 Agustus kemaren, kita meluncur ke Bromo. Dengan menggunakan dua armada, satu inova muatan manusia dan satu grandmax muatan sepeda. Iya ada satu lagi pick up yang nyusul tengah malem, kayak si Kunti, hihihihihihi....

Bermalam di Bromo Permai dengan menempati dua kamar berisi 11 orang, sialan!! penjaga hotelnya minta uang lebih, ya sudah akhirnya kita bayar juga. Hmmm, rada nyesel ngak jauh2 hari booking hotel di Cemoro Indah :( Tapi ya sudahlah yang penting akomodasi semua sudah terakomodir.

sunrise dari Bromo Permai
05.00
Rasanya udah ga bisa tidur terlalu lama, lah wong satu single bed barengan sama Anton yang super gede. Wuiiik, ny louisa malah enak sendirian. Di kamar sebelah udah ga tau gimana modelnya diisi 6 orang begundal #oooppsss

sepeda-sepeda sudah siap mengarungi Bomo
Pagi itu kita masih bisa menikmati sunrise dari balik pagar hotel, sebelum start gowes menuju savanah. Cepat-cepat kita keluarkan sepeda dari mobil box, sedangkan sepedaku yang udah aku keluarin dari semalem udah nangkring duluan di dalem kamar :D Ngak menunggu lama kita langsung menuju Savanah.

Rute yang kita lalui sebenernya tidak jauh, hanya berjarak 14 KM pergi pulang. Tapi yang menjadi kendala adalah pasir yang belum mengeras sehingga sepeda sulit untuk di gayuh.Alhasil kita pun "nuntun" sepeda :)
Alangkah nikmatnya bersepeda di gurun pasir, pemandangan yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Biasanya kalau menggunakan Jeep, kita tidak akan bisa melihat gurun dan awan dan langit dan kabut yang berubah begitu cepat.

Segar dan pengen nyantap dinosaurus hihihiihihi

11.10
Setelah puas berfoto-foto ria sambil bersepeda dan istirahat di tanjakan terakhir Cemoro lawang, kita bisa beristirahat di restaurant hotel. Kalau ingat tanjakan itu, mampus rasanya, terik matahari menambah kegalauan kita. Di tambah perut-perut yang udah mulai keroncongan.  Dari kejauhan seperti fatamorgana melihat bapak dengan pikulnya yang membawa melon, kacang dan pisang. Ah ternyata kenyataan ada, heheheh... Bukan pula di gurun sahara

Ending yang menyenangkan kita telah berhasil mengarungi lautan pasir Bromo sampai ke Savanah.