17 April 2014

IMIGRASI: pembuatan paspor semakin lancar

got a new one


Hari ini saya pergi ke kantor imigrasi Surabaya yang berlokasi di daerah Waru, deket sih dari rumah. Seperti hari-hari biasanya kalau pas lewat kantor imigrasi tiap jam 7 pagi, parkirannya sudah penuh. Walaupun ini kali kedunya saya mengurus perpanjangan paspor melalui website http://www.imigrasi.go.id/ tetapi ada perbedaannya dengan yang dahulu, sebakin baik dan semakin teratur.

7 April
Melalui website resmi imigrasi indonesia, saya berhasil melakukan registrasi. Caranya cukup mudah (1) buka laman www.imigrasi.go.id kemudian klik 'layanan paspor online" dan isi data-data yang diperlukan; (2) siapkan scan copy surat-surat yang dibutuhkan: paspor lama, KTP, KSK, akta lahir, SKBRI, surat nikah (sesuai kebutuhan); (3) setelah menerima konfirmasi email, cetak dan bayar langsung ke BNI terdekat. Biayanya 255.000 + 5000. (4) setelah mendapat nomor registrasi bank, klik link yang telah diberi di email tadi dan masukkan nomornya, kemudian print out.

17 April
Karena saya memilih tanggal 17 seperti yang ada di link, maka saya datang hari ini dan masih berlaku sampai 5 hari kerja kedepan. Artinya setelah 5 hari kerja makan registrasi ini akan hangus dan kita harus mulai dari awal.

Jam 8.00 pagi saya sudah sampai di kantor imigrasi kemudian pergi ke pos informasi yang ada di depan, oleh bapak petugas di beri map dan formulir (gratis). Kemudain ambil nomor antrian di mesin dekat loket 2 dengan men-scan barcode yang ada di prin out registrasi. Oya, sebelumnya siapkan foto copy semua berkas yang terlampir. Untuk anak-anak lampirkan juga copy KTP kedua orang tua.

11.00 semua tahapan sudah selesai, beruntung hari ini semuanya sudah saya siapkan dengan lengkap walaupun tadi KTP istri ketinggalan (akhirnya cetak di parkiran sepeda motor di luar kantor imigrasi). Dan, tinggal menunggu tiga hari keja kedepan untuk ambil paspornya.

Pengambilan paspor berada diloket depan setelah pintu gerbang, tadi cukup rame yang antri dan uyel-uyelan seperti biasa :)

7 Februari 2014

HONG KONG: tips dan trik perjalanan mudah dan gampang

Saya bukan expert di bidang traveling tetapi akan saya coba sharing tips dan trik ini berdasarkan pengalaman pribadi :) Hong Kong, negara kota dengan ratusan gedung pencakar langitnya dan pulau-pulau yang penuh dengan atraksi seru. Tidak hanya menyajikan surga belanja dan wisata kuliner tetapi juga petualangan menyenangkan seperti hiking dan cruising. Berikut beberapa Tips dan Trik perjalanan mudah dan gampang ke Hong Kong (perjalanan pribadi tanpa tour)
Western Market Tram terminus. Photo by Me. Water Color by Christian Ticualo.

Antrian di Peak Tram bisa sampai 1 jam lebih kalau saat peak season.

Transportasi
Menuju Hong Kong paling mudah dari Indonesia adalah dengan menggunakan pesawat terbang (tentunya) dan sekarang banyak budget airlines yang menawarkan penerbangan murah menuju Hong Kong. Contoh kemarin saya mendapat promo 1.8jt per orang dari Mandala Airlines, pembelian di pertengahan Oktober untuk penerbangan akhir Desember. Untuk harga normal dari Surabaya ke Hongkong PP adalah 3.5jt.

Nah, untuk transportasi di HK ada banyak pilihan masstransport: MTR (kereta bawah tanah), Bus, Ferry, Tram (hanya di pulau Hong Kong), Taxi. Bila Anda punya waktu sekitar 5 hari, sebaiknya beli Octopus Card yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran MTR, bus, Ferry dan tram, sehingga memudahkan kita. Kartu ini juga berlaku untuk pembelian di beberapa jaringan store seperti Circle K dan 7 Eleven.

Manakah transportasi termurah?
Tergantung!! Bila Anda pergi sendiri, tentunya lebih murah menggunakan Tram/Bus/Ferry (HKD 2 sekali jalan, untuk Bus/Ferry sesuai jarak) atau  MTR berada diurutan berikutnya (HKD 3 atau sesuai jarak). Dan bila perginya berkelompok (4-5 orang) Taxi adalah pilihan termudah dan termasuk murah.
Contoh: biaya Bus dari HKIA ke Wanchai (HK island) HKD 40, sedangkan biaya airport link dari HKIA menuju Centrak adalah HKD 100 per orang. Taxi dengan maksimum 5 orang adalah HKD 300 langsung sampai tujuan. Selisih biaya tersebut tentunya perlu di pertimbangkan tentang jarak dan kemudahannya.

Saran saya: cobalah semua transport di HK karena memang memberikan sesuatu yang berbeda. Contoh kalau mau ke Victoria Peak, gunakan tram menuju ke atas dan gunakan bus saat pulangnya. Apalagi bila hi season, biasanya antri tram sampai 1 jam lebih.

Akomodasi
Untuk penginapan sesuaikan dengan budget Anda, memang, ukuran hotel di Hong Kong cukup mahal. Hotel bintang 3 setara sekitar 1jt rupiah per malam itu pun kadang room only tanpa breakfast. Tapi jangan berkecil hati, di Hong Kong juga terdapat penginapan murah sebangsa hostel  berkisar di harga 200.000 per orang per malam. Hostel seperti ini banyak terdapat di daerah Tsim Sa Tsui, di sepanjang Nathan road dan daerah Mongkok. Keduanya merupakan daerah ramai yang penuh dengan pusat perbelanjaan dan wisata kuliner di Kowloon Island.

Untuk tinggal di Hostel memang tidak senyaman di Hotel, ada beberapa peraturan yang perlu diketahui. Karena lokasi hostel yang biasanya adalah flat penduduk lokal maka ada jam malam, setelah jam 12 biasanya tamu wajib lapor. Untuk kebersihannya memang kita perlu membaca review dari orang-orang yang pernah tinggal.

Selain Hotel dan Hostel, pilihan lainnya adalah Apartemen. Ini cocok bagi wisatawan yang pergi berkelompok. Dan biasanya untuk Apartemen sistim sewanya langsung ke pemilik dan Anda harus pandai memilih lokasinya, kebanyakan apartemen terletak cukup jauh dari MTR station ataupun halte bus.

Hong Kong Symphony of Light, salah satu atraksi GRATIS

Ma Wan Bridge, pemandangan dari Noah Ark

Chi Lin Nunnery and Nan Liang Garden ini juga GRATIS

Wisata Murah Hong Kong
Hong Kong memiliki puluhan taman GRATIS yang tersebar di penjuru kota, berikut beberapa taman yang cukup menarik untuk disinggahi:
  • Hong Kong Botanical dan Zoological Garden
  • Hong Kong Garden
  • Tamar Park
  • Victoria Park
  • Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden
  • Kowloon Park
Selain itu ada pula yang berbayar, seperti:
Sebaiknya mengunjungi  Disneyland atau Ocean Park bila punya budget yang terbatas?
Saya jawab OCEAN PARK karena taman ini menyajikan the real Hong Kong, selain biaya masuk yang tergolong masih murah (sekitar HKD 300 untuk dewasa sedangkan Disneyland HKD 450) disini sudah lengkap menyajikan keindahan pesisir selatan pulau Hong Kong. Mulai dari Panda Observatorium, pertunjukan Lumba Lumba, Aquarium anjing laut, Aquarium ikan 4 tingkat (ini yang sangat menarik), wahana permainan juga banyak, pemandangan laut lepas dari atas bukit. Luangkan waktu seharian untuk mengexplore Ocean Park. 

Wisata lainnya yang tergolong murah adalah Pantai, jangan dikira Hong Kong tidak memiliki pantai yang cantik. Stanley Beach salah satunya dan ini beberapa daftar pantai cantik di Hong Kong (klik).

 Taman gratis, sudah. Pantai gratis, sudah. Satu lagi yang mungkin bisa Anda coba adalah dengan ber-hiking, Hong Kong yang memiliki beberapa pulau besar kecil ini memang memiliki kontur perbukitan. Dan cukup mudah bagi pengemar petualangan untuk memulai perjalanannya. Berikut beberapa tempat yang bisa dijadikan start awal petualangan Anda.

Belanja, tentunya ngak afdol kalau acara belanja di skip. Hong Kong yang merupakan salah satu kiblat mode di Asia memiliki pusat perbelanjaan yang dipenuhi merek merek fashion dunia. Dan sekarang ini banyak wisatawan dari China daratan yang sering berbelanja di butik butik ternama tersebut. Namun, Hong Kong juga memiliki Nite market dan Traditional Market yang cukup terkenal bagi wisatawan asing: Ladies Market di Mongkok, Stanley Market, Temple Street dan masih banyak lainnya.

Wisata Culture, adalah salah satu yang paling saya suka. Menjelajahi situs-situs dan bangunan kuno adalah salah satu hobby saya di pagi hari sebelum sarapan. Hampir semua situs budaya terdapat di daerah Central Hong Kong dan Kowloon, mulailah dengan melompat ke atas tram dan duduk diatas paling depan, hanya dengan HKD 2 Anda sudah bisa menjelajah pulau Hong Kong dari Kennedy Terminus diujung barat sampai Chai Wan di ujung timur. Murah bukan. Kemudian turun di Pedder Street (27E) dan mulailah menjelajah situs situs itu dari Mid Level Escalator.

let's discover HK!!

For any Question please text at TWITTER @travelwithsugi



6 Februari 2014

Hong Kong: Tiket Murah dan Hotel Mahal

anak-anak terhibur dengan permainan di Disneyland
Botanical and Zoological garden, salah satu taman yang gratisan

inilah HongKong dengan gedung pencakar langit dilihat dari terrace peak


suasana Natal di Disneyland mirip kayak di Eropa dengan hujan salju (buatan)

Kali ini adalah kali ketiga saya menjajakan kaki di Hong Kong, tentunya dengan suasana yang berbeda dan dengan orang-orang yang beda pula. Tapi tetap ini kepergian bersama keluarga yang mungkin membuat suasana berbeda adalah malam pergantian tahun ke 2014.

Transportasi
Sebenarnya kepergian ke HK kali ini  tidak sepenuhnya dalam rencana, di satu sisi anak-anak pengen kembali ke Disneyland setelah nonton MU (Monster University) di Disney Channel. Di sisi lain kita juga ngak punya rencana apa-apa untuk malam pergantian tahun, biasanya juga ke Bali lagi dan lagi dan lagi.

Akhir September lalu, Mandala Airlines punya promo seharga 2.8jt untuk tiket PP SUB HKG dengan transit CGK dan SIN. Murah sih, tapi mikirnya kelamaan karena kudu transit sana sini. Kalau perginya sendiri sih ngak masalah, lah ini barengan rombongan sirkus :) Ternyata kegagalan tadi malah bikin berkah, di pertengahan Oktober tepatnya sehari setelah perayaan ultahku (inget banget itu tgl 18 Okt) lagi-lagi Mandala Airlines buka promo SUB HKG direct TANPA transit seharga 3.6jt returns (penerbangan mulai 15 Desember 2013). Yang surprise lagi Citibank kasi buy 1 get 1 free jadi kalo di itung cuman 1.8jt per orang. Gak pake mikir kelamaan lagi, langsung nyaut 10 seat. DONE!!

Note: Dua minggu lalu, saya baru baca email pemberitahuan dari Tiger Airlines (Mandala Airlines) bahwa rute SUB HKG ditutup sementara mulai Maret 2014 termasuk rute SUB BKK, sayang sekali. Mudah-mudahan penutupan ini hanya sementara.

Akomodasi
Nah, ini yang bikin rada sepaneng cari sana sini karena melemahnya nilai tukar Rupiah (=1.585/HKD) jadinya bikin harga hotel-hotel pun melambung tinggi. Sebenernya saya paling anti kalau disuruh booking hotel yang sama, karena memang pengennya nyoba-nyoba hotel yang baru biar banyak referensi juga. Ini hotel Empire Wanchai yang pernah kita tinggali di tahun 2010 seharga 1.1jt (libur Lebaran), nah sekarang kita kudu kluar kocek hampir 2 kali lipatnya yaitu 1.95jt (libur akhir tahun). Akhirnya pilihan tetep pada hotel ini, secara dibanding-bandingkan dengan hotel yang lainnya tetep lebih juara (pertimbangannya lokasi dan harga). DONE DONE !!!

Itinerary
Setelah transport dan akomodasi selesai, mulai merancang jadwal, seperti kebiasaan sebelumnya bikin jadwal layaknya tour agent :)
Kali ini pengennya ke tempat yang belum pernah disinggahi: Ma Wan Island, Nan Lian Garden, Mongkok, Botanical Garden, Mid Level Escalator dan Central Hongkong.
Juga beberapa tempat yang menjadi favorit kita: Hong Kong Peak, Causeway Bay, Victoria Harbour, dan tentunya Disneyland.

Kalau di pikir memang menjelajahi Hong Kong tidak ada matinya, maksud saya cocok bagi semua traveler. Yang doyan shoping jelas ini tempatnya, surga dunia belanja (dari pada Singapore) ini pendapat pribadi loh. Nah, yang doyan kuliner, ini juga surganya! Mau makanan kelas ngemper sampai yang bintang 5 tersedia, jelas jenis makanan lebih ke Chinese Food. Adventure, jangan dibilang HK bukan surganya karena begitu banyak bukit dan pulau-pulau yang bisa dijadikan tempat hiking. What a wonderful world.

Tip/Trik menjelajah HK dengan mudah dan murah

24 Mei 2013

HANOI: apa yang membuat aku jatuh cinta?

Ini adalah kunjungan kedua saya ke Vietnam setelah tahun lalu sempat ke HCM, kali ini saya berkesempatan mengunjungi Hanoi. Ibu kota Vietnam ini memang tidak semoderen HCM yang sudah banyak butik-butik brand fashion dari mancanegara. Tetapi Hanoi punya keunikan sendiri, bila kita melihat google maps, kita akan menjumpai begitu banyak danau di kota ini, baik itu yang besar maupun kecil. Oleh karena itu Hanoi disebut juga kota seribu danau.

Illy cafe at 3/F is awesome

Hoan Kiem Lake

water mupet show

Vietnamese traditional dishes

seafood, banyak dijajakan menjelang malam disepanjang Old Quater

menjelang sore warga berkumpul di sekitar Hoan Kiem lake untuk berolahraga

fish cake cha cha and spring roll, enak banget!!

Temple of Literature, salah satu obyek yang wajib dikunjungi

Ga Ha Noi, Hanoi railways station

salah satu bangunan di dalam Temple of Literature bergaya arsitektur China

mask

St Joseph Catedral

Ho Chi Minh Musoleum

One Pilar Pagoda

gedung bekas penjara

Ngoc Son Temple di Haon Kiem Lake

Tran Quoc Pagoda di West Lake

perjalanan dari Airport menuju kota Hanoi

Hanoi Opera House

Thanh Chuong Viet Palace, lokasinya agak keluar kota sekitar 20 menit dari airport

Monumen di seberang Hoan Kiem lake

Hoan Kiem Lake, adalah danau yang paling terkenal dan menjadi icon kota ini. Mungkin karena lokasinya yang berada tepat di tengah kota, disebut Old Quarter, mungkin juga karena danau ini memiliki magnet kecatikan yang luar biasa. Dimana ditengahnya terdapat bangunan kuil yang disebut  temple of turtle dan di sekelilingnya dibuat pedestrian yang menjadi tempat masyarakat lokal beraktivitas sepanjang hari. Dari pagi hingga malam menjelang tidak pernah sepi, mulai yang berolahraga sampai yang berjualan menjajakan dagangannya.

Ini yang membuat saya jatuh cinta pada Hanoi..... 
Kehidupan masyarakatnya yang sederhana, terlihat dari cara mereka berpakaian, apa yang mereka kenakan, dan semua atribut yang melekat. 

Old Quarter demikian mereka menyebut distrik yang penuh dengan atraksi, dimana berjejer hotel dari kelas butik samapi berbintang. Pasar malam di akhir minggu hingga penjual makanan di pinggir jalan yang mulai digelar tiap malam. Lucunya setelah aku amati mungkin disini tidak ada yang namanya Mall, sehingga muda mudi yang berpacaran memilih untuk nongkrong di trotoar sambil makan kacang atau meneguk es krim dan kopi . Dengan dandanan yang lengkap, si cewek terlihat moderen dengan rok mini dan hi heels, tas tangan dan henpon. Kadang saya merasakasihan melihatnya.

Bar dan cafe juga banyak bertebaran disini, bila malam minggu tiba jalanan penuh sesak dengan lautan manusia. Yang unik, kendaraan bermotor tidak kalah hebohnya ngebut kanan kiri, hal yang sudah biasa bagi mereka. 

Pendudukan Perancis saat PD 1 sangat terasa dengan banyaknya gereja dan gedung bergaya Eropa. Selain itu roti bangkel dan yogurt juga menjadi makanan khas lokal selain Poo. Dan masih banyak bangunan bergaya Eropa seperti: Hanoi Opera House dan gedung-gedung pemerintahan disana.

Untuk berkeliling Hanoi cukup mudah dan murah, ambilah tur dengan mengendarai mobil ramah lingkungan. Biasanya mereka parkir di seberang Water Muppet, masih di sekitaran Hoan Kiem Lake. Ada tiga rute yang bisa dipillih, satu mobil berisi 6 orang dan dipatok sekitar 400.000VND atau 200 ribu rupiah saja.

Tempat-tempat yang wajib di kunjungi:
  • Thanh Chuang Viet Palace, semacam museum dan taman. sayangnya saat kita ke sana dalam kondisi hujan deras sehingga urung niat untuk mampir.
  • Tran Quoc Pagoda/West Lake
  • Ho Chi Minh Museum/Musoleum
  • One Pillar Pagoda
  • Ba Dinh Square
  • Hoan Kiem Lake/Ngoc Son Temple
  • Water Puppet Show
  • St Joseph Catedral
  • Hanoi Opera House
  • Dong Xuan Nite Market
  • Old Quarter
Makanan-makanan khas yang wajib dicoba:
  • Es buah yogurt di Dong Xuan Nite Market
  • Caramel Pudding
  • Kopi Vietnam yang banyak bertebaran di cafe
  • Poo noodle
  • Cha Cha/fish cake
  • Vietnam Spring roll

20 Mei 2013

HANOI: cerita singkat dan tipsnya

kayaking di Fisherman Village, Halong Bay. Salah satu acara yang termasuk dalam jadwal Cruise.

Fisherman Village atau disebut juga Floating Village, mereka sudah hidup berpuluh tahun disini.

berenang di pantai Halong Bay memberi kesan tersendiri

Wisata Budaya: Ho Chi Minh Musoleum




Ngak terasa ya tiket ke Hanoi ini sebenernya udah kita beli Mei tahun lalu, tepat sehatun sudah. Nah, akhirnya kita beneran berangkat. Bareng rombongan sebanyak 12 orang yang merupakan orang-orang pemburu tiket murah, hahaha, you're rocks guys!!


Untuk perjalanan kali ini tidak begitu ribet selain beberapa teman kita sudah pergi ke Hanoi (jadi bisa minta referensinya) apalagi ada yang sudah nerbitin buku Hanoi (om Andy Kristono).

Chào ban!!
 Hari ini pagi sekali kita sudah mendarat di Bandar Udara Noi Bai di Hanoi, setelah semalaman keleleran di LCCT dan KLIA. Lumayan bisa tiduran di sofa Secret Recepie di KLIA :) dari pada bareng kecoak di LCCT (pengalaman taon lalu). Rute pertama mengunjungi rumah budaya harus di batalkan karena hujan deras, akhirnya kita langsung menuju Musoleum kemudian beberapa tempat wisata terkenal di kota Hanoi. Semuanya sudah kita pesan melalui hotel yang kita tinggalin selama di Hanoi.
Hari ini, kejadian kita di "gok" oleh penjual makanan. Yah untungnya bisa jadi pengalaman pertama, jadi ngak berlarut-larut.

Hari kedua kita melakukan perjalanan menuju Halong Bay, ini pun sudah kita pesan sebelumnya dengan harga USD110/pax untuk 2D/1N cruise. Lagi-lagi kejadian tidak mengenakan terjadi yaitu kita di kabari oleh Guide kalau tidak bisa stay di atas cruise karena keadaan cuaca. Dengan rasa kecewa kita jalani dulu tur hari ini, syukurnya jam 5 sore saat kita berada di Fisherman Village ada pemberitahuan kalau bisa stay di cruise tapi harus lapor ke pos. Untuk memburu waktu kita cepat-cepat ke pos dan mendaftar,  lagi pula hari itu pada banyak yang registrasi sehingga kita masi keburu untuk melapor. 

Hari ketiga kita terbangun di atas cruise, suasana tenang dan damai. Yah, kita menikmati mentari di the winners of New 7 Wonders. Bermain di pantai dan hiking ke bukit yang menyajikan pemandangan berbeda, makanan diatas cruise lezat untuk cocok untuk taste kita.

Hari keempat, satu hari ini kita ikut 1 day tour ke Tam Coc seharga USD35/pax. Perjalanan sekitar 1,5 jam dan seharian kita mengunjungi Kuil dan mengarungi sungai dengan sampan. Tidak ketinggalan bersepeda di pematang sawah dengan hiasan gunung-gunung limestone.

Hari kelima kita kembali ke Kuala Lumpur dan menginap semalam untuk penerbangan pagi hari berikutnya.

Tips dan Trik wisata hanoi:
  • Hanoi cukup murah untuk wisatawan Indonesia, mungkin juga karena nilai tukar rupiah yang dua kali lipat VND (Vietnam Dong). Walaupun sebagian mereka juga menggunakan USD sebagai mata uang bertransaksi terutama di Ho Chi Minh.
  • Cari tiket murah dan hotel murah: tipsnya ikuti FB atau twitter beberapa budget airlines, cari hotel yang murah dan lokasi yang ada di pusat keramaian tetapi tetep kebersihan nomer 1.
  • Untuk day tour cobalah cari di beberapa agen lokal yang banyak tersedia di Old Quater, pusat kota Hanoi (sekitaran Hoa Kim Lake). Atau bila harga tidak menjadi masalah, buat reservasi dengan pihak hotel karena sebagian besar hotel-hotel di Hanoi juga menjual paket tour.
  • Tawar menawar disini masih berlaku, jangan lupa untuk menawar bila anda berbelanja di pasar.
  • COPET, be careful! I mean it, dihari pertama kita tiba di hanoi, semua paspor kita disimpan oleh pihak hotel dan mereka memberi tahukan perihal rawan pencopetan di sini. Dan, beberapa kali kita bertemu dengan wisatawan yang sharing bahwa pernah kecopetan. Saya tidak mendiskitkan Hanoi tetapi kita tetap harus waspada dimanapun berada.
  • Tempat wisata di Hanoi cukup mudah di jangkau, bila anda memilih untuk berjalan kaki  bukanlah suatu hal yang mustahil di lakukan. Atau, carilah tuk tuk atau ojek untuk mengantar dan pastikan harga yang telah disepakati.
  • Makanan lokal cukup cocok dengan taste kita sebai orang Indonesia, dan jangan lupa untuk menikmati secangkir kopi Vietnam dan yogurt. Percaya atau tidak saya menjadi penggemar yogurt sekarang.