29 Juni 2010

Trilogy: Goa Tetes






Trilogy: Tanjung papuma <-- previous

.....the last of TriLoGy

hari terakhir perjalanan kita yaitu ke Goa Tetes, letaknya masih 1 jam perjalanan dari lumajang. tepatnya di KM 38.5 Turen.

10.05
Check Out dari Hotel Bintang Mulia, kita langsung meluncur ke Lumajang. Perjalanan di tempuh sekitar 1 jam sampai di rumah ce Ling2, tanpa menunggu lama setelah bongkar muatan kita langsung berangkat ke GOA TETES. Granpa dan melody tinggal di rumah, karena medan cukup berat.

Di Jembatan Besuk Kebo'an - Piket Nol, sempet ambil beberapa shoot. Pemandangan dari atas sini sangat menarik, ada pantai selatan nun jauh di sana. Dan bekas aliran lahar Gunung Semeru masih jelas terlihat. Batu-batu bertebaran di seluruh dasar sungai membentuk jalan seperti di sengaja ditata dengan apik.

Pemandangan sepanjang perjalanan cukup menyejukkan mata, di tambah dengan tetesan gerimis saat itu. Begitu memasuki Piket nol, jalanan melikak likuk ditambah jurang di sisi kiri jalan.

12.30
Sampailah kita di Goa Tetes, setelah beberapa kali menanyakan petujuk arah. Perjalan kita tadi dari Lumajang melewati Tempeh - Pasirian - Candi Puro - Prono Jiwo dan sampailah di Goa Tetes.

Papan bertuliskan GOA TETES seukuran kertas folio nampak jelas di sisi jalan. Pekarangan warung sengaja diperuntukan parkir mobil tepat di sebelah pintu masuk gang.

Menyusuri jalan setapak menuju Goa tetes tidak begitu jauh, hanya sekitar 300 meter. Perjalanan dilanjutkan menuruni anak tangga, sampailah kita di dasar air terjun. Tampak dari bawah, air terjun menyerupai anak tangga dengan tumbuh2an liar yg tumbuh disekitarnya....

Terdapat tiga buah Gua dengan stalagnit berwarna coklat kemerahan, kita bisa naik sampai ke puncak Gua. Hanya Gua kanan dan kiri yang bisa kita lalui, untuk Gua yang di tengah sangatlah tinggi.

14.00
Setelah lelah menyusuri Goa tetes, waktunya membuka bungkusan nasi pecel Lumintu..... sedaaap!!

Geoffrey cukup kenyang dengan semangkok Indomie Goreng dari warung di bawah kaki air terjun, dia sempet nanya air yang di rebus ngambilnya di mana ya?? hihihihi...

Setelah memuluhkan stamina, perjalanan balik menaiki anak tangga satu per satu membuat napas sesak, wajah serasa di bakar!!! capeknyaaaaa....


-The End-

2 komentar:

az mengatakan...

wow........... mantaph banget nie pict-nya........ :D

Anonim mengatakan...

Thanks :)