Laman

7 Juni 2010

Thailand Trip: Kuala Lumpur transit






10 Maret 2010

hari Rabu ini sudah saya tunggu mulai September tahun lalu, sejak saya beli tiket promo Airasia....

Jam masih jam 7 pagi, masih cukup waktu sekitar 3 jam dari jadwal. setelah menunggu sejam di antrian loket, ternyata masih belum ada satu pun person in charge yg muncul... mulai ada bisik2 dari orang-orang kalau bakalan ada delay. 30 menit kemudian, bener aja ada pemberitahuan kalau jam penerbangan di undur sampe jam 11. oh, ini yg bikin sempit waktu kunjungan ke KL. Okey lah, dalam benakku bilang harus dibikin FUN aja toh ini perjalanan for have fun!!!
setelah dapet boarding pass, 2 setengah jam saya habiskan di 2 louge FREE di airport, yah lumayan....

Tet jam 11, passengers sudah pada masuk ke pesawat... perjalanan di tempuh sekitar 2 jam 40 menit menuju KL.

Jam persis di 13.40 artinya waktu KL sudah jam 14.40, pas landed di LCTT, cepet2 saya lari menuju custom (sengaja ga bawa bagasi). di bagian imigrasi memakan waktu sekitar 40 menit karena antrian cukup panjang.

keluar dari custom, saya cari bus menuju KL... ada beberapa loket yang menjual tiket bus, akhirnya saya pilih Airasia Skybus RM9 one way.

Jam 16.15 waktu setempat nyampe di KL Central, trus naik ke level 2 tempat stasiun monorail dan train lainnya menuju ke segala tujuan.

Tujuan pertama saya adalah KL twin tower, tempat kunjungan saya 6 taon lalu. setelah cari2 train yg menuju ke KLCC, ternyata pakai Klanajaya cukup bayar RM 1,6.

Nyampe di KLCC, langsung siapin kamera... dah deh potret sana potret sini, juga mengitari taman di belakang KLCC, tetep sama seperti 6 taon lalu. Saya sengaja beli nasi lemak di Cold and Storage buat dimakan di taman.

Udara cukup panas, sampai muncul gerimis.... sekitar 2 jam di sini, tujuan berikutnya adalah BUKIT BINTANG....

Naiklah saya monorail dari Bukit Nanas Station, deket KL Tower.

Ternyata, ga banyak yang berubah di Bukit Bintang. saya telusuri jalan bukit bintang yang berlawanan arah dari Puduraya, ternyata ada satu mall baru PAVILIUN, cukup menarik... sambil cari udara dingin disini, heheheheh..

Saya buka catatan, menurut temen-temen dari milis Jalan Sutra ada tempat makan di sepanjang jalan Alor (daerah Bukit Bintang) setelah di cari-cari ketemulah Jl. Alor yg terletak di seberang Sugei Wang, setelah pilih-pilih depot yang rame pengunjung jatuh pada restoran Cu Cha.... hihihihi, saya pesen kwetiaw dan es teh..not bad lah!!!

setelah mengisi perut, tujuan berikutnya adalah Petaling Street. yes, it's China Town. Saya naik Monorail dari Bukit Bintang dan turun di Petaling. ternyata nyampe di sana sudah jam 23.30 dan pedangan sudah mulai mengemasi dagangannya.... ya udah, batal deh shoping di China Town (tp mmg rada ga niat, hehehh)

Ya udah lah, cepet2 saya cari stasiun Pasar Seni menuju KL Central karena last train jam 00. Kepikir mau nunggu Skybus jam pertama (jam 3 pagi) menuju LCCT. yg artinya nunggu sekitar 3 jam di KL Central. wah, gawat ternyata KL Central ga nyaman blas!! mau nunggu di McD juga bosan.

Finally, saya cari2 info transport menuju LCCT. ada yg nawarin Taxi minta sekitar MYR 50, wah mahal banget. Ternyata sekarang udah ada kereta yg menuju KLIA dan sekarang bisa transfer ke LCCT, cuman RM 12. oke lah saya ambil naik kereta, perjalanan transfer di stasiun Salak Tinggi kemudian dilanjutkan naik Bus (harga sudah included).

Jam 1 dini hari nyampe di LCCT, gilaaaa.... ternyata ruame bgt disini. Banyak juga yg nunggu di sini, masih ada waktu sekitar 6 jam for next flight to Phuket.

ya udah, tiduran deeeh di airport... hihihihih, this is my first experience!!

to be continue Thailand Trip: day two, PHUKET

3 Juni 2010

End Year 2009 Trip



Tiket AA SUB-JB-SUB sudah di tangan sejak Febuari 2009, 9 bulan sebelum keberangkatan kita untuk menghabiskan tahun baru di negri Singa......

Saat itu saya dapat tiket harga NOL rupiah, total yg harus di bayar adalah 1,45jt. Termasuk biaya untuk 4 orang, bagasi 15KG/org, makanan/org, airport tax dan biaya asuransi. Sangat murah sekali, artinya per orang hanya 360ribu PP..... Bandingkan dengan tambahan tiket yg saya beli sebulan sebelum keberangkatan, yaitu 2jt per org... ahhahahaha

Periode perjalanan: 28 Desember 2009 - 4 Januari 2010

day I: Surabaya - Johor Bahru
Pagi ini saya sudah siap dengan lugage, sengaja 2 jam sebelum take off sudah check in dengan tujuan supaya bisa ngopi2 dulu di lounge. mumpung gratis pake kartu kredit Platinum keluaran Stanchard...

Penerbangan On Time, sampai di Johor Bahru kita langsung meluncur ke Hotel Suria City (beli dari Agoda, harganya lebih murah dr pada di Travel Agent) hanya 360/malam. Hotel yg letaknya di sebelah kastam dengan pemandangan link I malaysia-Singapore.

Malam hari kami habiskan di mall, Central Mall. Mall terbesar di JB, hanya MYR 12 dari hotel by Taxi. Cuaca mmg tdk mendukung, hujan mulai turun sejak kami check in hotel acara jalan2 sekitar hotel terpaksa saya tunda esok paginya.

Day 2: Perjalanan ke Singapore
bisa dilihat di A week in Singapore

Hari terakhir ini kita mengianp di Good Hope Hotel - JB, overall hotel ini ngak layak menurut saya. selain tempatnya yg terpencil, kondisi kamar hotel jg kurang memenuhi standard.

Malam harinya, kita masih sempet menikmati sisi lain JB. makan malam di yakiniku bar di daerah Skudai atas undangan teman yg tinggal di sana. Sempet juga beli beberapa aksesori india di Toko India, sangat lengkap menjual berbagai macam barang2 dari india.

Day 8: Back to Surabaya
dengan menumpang AA jam 8 pagi, kita meninggalkan JB menuju Surabaya......

Nice End year Trip

1 Oktober 2009

Bali: Lovina Beach, Bedugul, Singaraja






Bali, episode Bali rasanya ga bakalan habis di bicarakan...
Selalu ada spot2 baru setiap taonnya......

Tulisan pertama saya tentang bali adalah Bali Utara, Kota Singaraja yang dulunya ibu kota Propinsi Bali terletak di ujung Utara pulau ini.... Dengan wisata pantainya yaitu Pantai Lovina yang terkenal dengan atraksi Lumba-lumba.

Menuju Bali Utara sangatlah mudah, dari gilimanuk bisa langsung melintasi sepanjang jalan Gillimanuk-Seririt sampai ke Singaraja. Memakan waktu sekitar 1.30 - 2 jam, anda akan di suguhi indahnya pesisir pantai utara pulau Bali.

Bila dari airport Ngurahrai biasanya ada travel agent yg siap membantu, perjalanan melalui Denpasar-Mengwi-Baturiti-Bedugul-Buleleng dan sampailah di Singaraja. Jaraknya memang lebih jauh dan harus melewati perbukitan. Tetapi pemandangannya juga tidak kalah menarik yaitu danau Buyan dan danau Baratan.

Ada beberapa hotel di sepanjang pantai Lovina, saat itu saya di kasih 2 pilihan hotel yaitu hotel Melka Excelsior dan hotel Sunari yg memang bersebelahan. Sedikit cerita ttg kondisi ke dua hotel ini.
(1) hotel Melka Excelsior,
terletak di 10 KM sebelah barat kota Singaraja. Menyuguhkan berbagai macam ataraksi lumba-lumba. Selain lumba-lumba mereka juga memiliki mini zoo, sehingga banyak fasilitas dan kegiatan yg di miliki hotel ini sendiri. Sayangnya hotel ini tidak memiliki pemandangan pantai.
bisa di lihat di:http://www.melkahotelbali.com/
(2) hotel Sunari
persis di sebelah barat hotel Melka Excelsior, dengan mengusung tema bungalow. Hotel ini memiliki fasilitas kolam renang yang berhadapan langsung dengan pantai.
bisa di lihat di: http://www.sunari.com/
Saat itu rombongan kami memilih stay 2 hari di hotel Sunari.

Hari pertama kita memilih menikmati sajian ikan bakar di tepi pantai Lovina, dari segi taste cukup bagus karena ikan-ikan tampak segar dan kelihatan baru di tangkap oleh nelayan. Harga pun juga tidak semahal di Jimbaran.

Hari kedua, pagi2 sekali sekitar jam 4.30 kami bersiap2 menuju boat yang telah kita booking sore kemarin. pagi ini kita akan melihat lumba-lumba di tengah perairan pantai utara bali. Sayangnya setelah 2 jam mengitari laut tidak satu pun lumba-lumba yg saya lihat. Ada beberapa rekan yang sempat melihat lumba-lumba, tetapi kekecewaan cukup dibayar dengan indahnya pemandangan sunrise dari perahu.

Saran: bila ingin melihat lumba-lumba sebaiknya pada saat sedikit perahu yg melaut, bila perahu ramai sepertinya lumba-lumba pada ketakutan.

Siangnya selepas makan di Singaraja, kita jalan2 menuju ke arah timur kota Singaraja. Tujuannya adalah air terjun SEKUMPUL, desa Sawan-Buleleng. Air terjun ini sangat alami, masih jarang wisatawan yg menuju ke sana.

Kita harus parkir di halaman rumah penduduk yang memang khusus menyediakan lahan untuk parkir mobil. Berjalan kaki sekitar 700 meter mengitari persawahan, perkampungan dan sungai kecil. Banyak pemandangan yg bisa dinikmati sepanjang perjalanan menuju air terjun.

Air terjun ini terdiri dari 4 rongga, kita bisa menyusuri anak tangga sampai ke dasar air terjun. dari atas bukit bisa melihat pemandangan air terjun yg diselimuti kabut.

Hari ketiga, setelah check out dari hotel Sunari kita melanjutkan perjalanan menuju danau Buyan. Kali ini kita stay di Hotel Bali Handara Kosaido, dengan pemandangan golf range.... sangat indah.

Tidak sedikit yang bisa kita nikmati di Bedugul, salah satu tempat favorit keluarga saya adalah Kebun Raya Bedugul. Banyak fasilitas disini, selain hanya bermalas-malasan tidur diatas tikar yg kita lebarkan di padang rumput. Flying fox sekitar 150rb untu dewasa....

Selain itu tentunya kita harus ke danau Beratan, mengitari danau dengan speedboat, jetsky, parasailing, melihat goa dengan sampan, memancing dan tentunya menikmati buah-buahan yg di jual sepanjang pasar.

Di sisi timur danau Baratan terdapat candi Kuning, pemandangan yang sangat bagus untuk mengampil beberapa foto. Di sini juga bisa bermain speda perahu.

Selain itu danau Buyan dan Tamblingan juga bisa di singgahi, meskipun kedua danau ini tidak seterkenal saudaranya danau Beratan.

Satu lagi tempat kongkow yaitu kebun strawberry, kita bisa menikmati sajian yang semuanya berbahan dasar strawberry.

to be continue......

9 September 2009

Itinerary: Bali Trip


Liburan Hari Raya seminggu lagi, seperti tahun-tahun kemarin tujuan kita tetap Bali. Bersama rombongan keluarga yang berjumlah 30 orang lebih tentunya tidak mudah untuk mengarrange itinerary. Mulai dari transportasi, waktu dan tanggal, hotel, makanan, dan acara-acara selama liburan tentunya.

Saya mencoba untuk memulai membuat jadwal dan tempat-tempat yang akan kami kunjungi selama seminggu di Bali.

Mulailah saya mengontak travel agent langganan yang memang posisinya di Denpasar, perlu di ketahui membooking hotel di Bali gampang-gampang susah. Perlu ketelatenan dan keberuntungan untuk mendapatkan hotel yang sesuai dengan budget dan selera kita.

Pertama, lokasi wisata kita adalah Lovina di Bali Utara, Bedugul dan terakhir Kuta. Setelah beberapa kali browsing dan mendapat penawaran dari travel agent, akhirnya saya mendapat kepastian tempat penginapan. (1) Hotel Sunari di Lovina Beach, Singaraja. buka disini http://www.sunari.com stay 2 malam, 400ribu/malam (2)Hotel Bali Handara Kosaido, Bedugul. buka di http://www.balihandarakosaido.com dan yang terakhir (3) Kuta Paradiso Hotel, Jl. Kartika Plaza - Kuta. buka di http://www.kutaparadisohotel.com

Dari ketiga hotel tersebut adalah pertama kalinya saya stay di sana, sehingga belum bisa memberikan penilaian.

Kedua, Acara. Tentunya perlu di rundingkan terlebih dahulu, sehingga pada saat perjalanan kita tidak perlu kebingungan untuk menentukan tujuan.

Ketiga, Budget. Hal ini terlihat simple, tetapi akan menjadi hal terpenting dalam melakukan perjalanan. Kita harus merinci forecast pengeluaran kita sebelum keberangkatan. Hal ini sangat perlu supaya tidak sampai terjadi keributan mengenai keuangan, apalagi bila rombongan kita banyak.

Berikutnya sampai jumpa setelah liburan......

3 September 2009

Tasikmalaya 7.3 SR earthquake



lagi-lagi berita status di FB yang pertama kalil muncul, saya mengetahui ada gempa sebesar 7.3 SR dari teman2 yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Gempa terjadi kemarin sore (2 September) sekitar jam 15.00, selama 3-4 menit.

Ada beberapa teman saya yang kebetulan sedang online di YM langsung saya konfirmasi, katanya: "lagi goyang inul se-jakarta, hahahahahahah" masih bisa aja mbanyol...

Untuk meng-update berita langsung saya klik: www.kompas.com yang biasa saya browsing dan beritanya cepat dan akurat...heheheh (maklum di kantor ngak ada TV)

Rabu, 2 September 2009, 15:42 WIB Amril Amarullah

VIVAnews - Gempa berkekuatan 7,3 SR yang berpusat di Tasikmalaya, Jawa Barat, mengakibatkan sejumlah warga yang tengah berada di rumah dan perkantoran berhamburan keluar rumah.

Seperti yang dilaporkan tvone, Rabu 2 September 2009, sejumlah toko dan rumah maupun perkantoran mengalami kerusakan cukup parah, namun belum diketahui pasti jumlahnya.

Hanya saja, hingga kini warga belum berani masuk ke rumah mengingat di Tasik gempa susulan terjadi selama tiga kali, kurang lebih 5 menit kemudian, namun tidak sehebat gempa pertama yang berlangsung selama 10 menit.


ini berita terakhir hari ini:
Kamis, 3 September 2009 | 09:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga Kamis (3/9) pagi, tercatat sebanyak 18.278 rumah di 10 kabupaten/kota yang terkena dampak Gempa Tasikmalaya rusak. Demikian data yang dihimpun dari situs Badan Nasional Pengembalian Bencana, Kamis (3/9).

Data yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi BNPB, Jakarta, menyebutkan, 8.885 unit rumah rusak berat dan 9.393 lainnya rusak ringan. Kerusakan terbesar tercatat di Kabupaten Ciamis. Di wilayah itu, 5.085 unit rumah rusak berat dan 6.211 rusak ringan.

Gempa berkekuatan 7,3 SR yang berpusat di Laut Hindia sekitar 142 km barat daya Kota Tasikmalaya itu juga menyebabkan 45 orang meninggal dunia, sedangkan ratusan orang terluka.

09:11 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Tasikmalaya, Jawa Barat, tercatat bertambah menjadi 45 orang.

Data yang diterima dari Bada Nasional Penanggulangan Bencana, Kamis (3/9) pagi, merinci, 10 orang meninggal di Kabupaten Cianjur, 9 di Garut, 2 di Sukabumi, 9 di Tasikmalaya, 8 di Bandung, 1 di Bandung Barat, 2 di Bogor, dan 4 di Ciamis.

Selain menyebabkan korban tewas, gempa berkekuatan 7,3 SR pada posisi 142 km barat daya Tasikmalaya itu juga menyebabkan ratusan orang terluka dan ribuan rumah rusak.