20 Mei 2013

HANOI: cerita singkat dan tipsnya

kayaking di Fisherman Village, Halong Bay. Salah satu acara yang termasuk dalam jadwal Cruise.

Fisherman Village atau disebut juga Floating Village, mereka sudah hidup berpuluh tahun disini.

berenang di pantai Halong Bay memberi kesan tersendiri

Wisata Budaya: Ho Chi Minh Musoleum




Ngak terasa ya tiket ke Hanoi ini sebenernya udah kita beli Mei tahun lalu, tepat sehatun sudah. Nah, akhirnya kita beneran berangkat. Bareng rombongan sebanyak 12 orang yang merupakan orang-orang pemburu tiket murah, hahaha, you're rocks guys!!


Untuk perjalanan kali ini tidak begitu ribet selain beberapa teman kita sudah pergi ke Hanoi (jadi bisa minta referensinya) apalagi ada yang sudah nerbitin buku Hanoi (om Andy Kristono).

Chào ban!!
 Hari ini pagi sekali kita sudah mendarat di Bandar Udara Noi Bai di Hanoi, setelah semalaman keleleran di LCCT dan KLIA. Lumayan bisa tiduran di sofa Secret Recepie di KLIA :) dari pada bareng kecoak di LCCT (pengalaman taon lalu). Rute pertama mengunjungi rumah budaya harus di batalkan karena hujan deras, akhirnya kita langsung menuju Musoleum kemudian beberapa tempat wisata terkenal di kota Hanoi. Semuanya sudah kita pesan melalui hotel yang kita tinggalin selama di Hanoi.
Hari ini, kejadian kita di "gok" oleh penjual makanan. Yah untungnya bisa jadi pengalaman pertama, jadi ngak berlarut-larut.

Hari kedua kita melakukan perjalanan menuju Halong Bay, ini pun sudah kita pesan sebelumnya dengan harga USD110/pax untuk 2D/1N cruise. Lagi-lagi kejadian tidak mengenakan terjadi yaitu kita di kabari oleh Guide kalau tidak bisa stay di atas cruise karena keadaan cuaca. Dengan rasa kecewa kita jalani dulu tur hari ini, syukurnya jam 5 sore saat kita berada di Fisherman Village ada pemberitahuan kalau bisa stay di cruise tapi harus lapor ke pos. Untuk memburu waktu kita cepat-cepat ke pos dan mendaftar,  lagi pula hari itu pada banyak yang registrasi sehingga kita masi keburu untuk melapor. 

Hari ketiga kita terbangun di atas cruise, suasana tenang dan damai. Yah, kita menikmati mentari di the winners of New 7 Wonders. Bermain di pantai dan hiking ke bukit yang menyajikan pemandangan berbeda, makanan diatas cruise lezat untuk cocok untuk taste kita.

Hari keempat, satu hari ini kita ikut 1 day tour ke Tam Coc seharga USD35/pax. Perjalanan sekitar 1,5 jam dan seharian kita mengunjungi Kuil dan mengarungi sungai dengan sampan. Tidak ketinggalan bersepeda di pematang sawah dengan hiasan gunung-gunung limestone.

Hari kelima kita kembali ke Kuala Lumpur dan menginap semalam untuk penerbangan pagi hari berikutnya.

Tips dan Trik wisata hanoi:
  • Hanoi cukup murah untuk wisatawan Indonesia, mungkin juga karena nilai tukar rupiah yang dua kali lipat VND (Vietnam Dong). Walaupun sebagian mereka juga menggunakan USD sebagai mata uang bertransaksi terutama di Ho Chi Minh.
  • Cari tiket murah dan hotel murah: tipsnya ikuti FB atau twitter beberapa budget airlines, cari hotel yang murah dan lokasi yang ada di pusat keramaian tetapi tetep kebersihan nomer 1.
  • Untuk day tour cobalah cari di beberapa agen lokal yang banyak tersedia di Old Quater, pusat kota Hanoi (sekitaran Hoa Kim Lake). Atau bila harga tidak menjadi masalah, buat reservasi dengan pihak hotel karena sebagian besar hotel-hotel di Hanoi juga menjual paket tour.
  • Tawar menawar disini masih berlaku, jangan lupa untuk menawar bila anda berbelanja di pasar.
  • COPET, be careful! I mean it, dihari pertama kita tiba di hanoi, semua paspor kita disimpan oleh pihak hotel dan mereka memberi tahukan perihal rawan pencopetan di sini. Dan, beberapa kali kita bertemu dengan wisatawan yang sharing bahwa pernah kecopetan. Saya tidak mendiskitkan Hanoi tetapi kita tetap harus waspada dimanapun berada.
  • Tempat wisata di Hanoi cukup mudah di jangkau, bila anda memilih untuk berjalan kaki  bukanlah suatu hal yang mustahil di lakukan. Atau, carilah tuk tuk atau ojek untuk mengantar dan pastikan harga yang telah disepakati.
  • Makanan lokal cukup cocok dengan taste kita sebai orang Indonesia, dan jangan lupa untuk menikmati secangkir kopi Vietnam dan yogurt. Percaya atau tidak saya menjadi penggemar yogurt sekarang.

Tidak ada komentar: