Laman

22 September 2011

Day Two: Star Cruises VIRGO at Deep Sea Port Phuket





29 Agustus, early morning...

Perut masih terasa full banget abis supper semalem, jadinya tidur rada gak enak juga. Akhirnya aku putusin buat keluar dari cabin sambil mboyong peralatan perang (= kamera) heheheh. Jam menunjukkan pukul 6 pagi waktu Surabaya yang artinya local time sekitar jam 7an tapi diluar masih rada gelap. Saya langsung naik ke dek 13, ups ternyata cuaca lagi ujan gerimis dan angin kenceng banget. Wah mendung, gak ada sunrise sama sekali. Sambil ngiteri dek tertinggi saya mulai turun satu persatu ke dek 12 sampai dek 6 pake tangga pula. di dek 7 terdapat balkoni dengan teras  dari kayu. Maksud hati pengen ke ujungnya kapal, kayak di film Titanic. But, ternyata Closed!!! di gembok dan dikunci. Setelah saya tanyakan ke resepsionis memang ngak boleh ke area tersebut, sedih deh!!


Seharian ini kita bakal menikmati pemandangan laut lepas tok sampe jam 7 sore nanti, baru mendarat di Deep Sea Port-Phuket. Acara paling seru ya di Pool ada games-games seru (antara jam 10an), kemudian abis lunch kita nonton show di Liddo. Shownya dari kru-kru Cruises juga, mereka buat nyanyian dan tarian serta lawakan yang cukup seru.

Sorenya, jam 5 ada acara BBQ di pool deck 12. Momennya pas banget dengan pemandangan di luar sana, ya kita lagi melewati pulau-pulau diantara Phi-phi island. Sambil nyeruput jagung bakar plus sirloin steak, amboooy..... Ini momen yang paling saya suka selama di cruises.

Malam ini kita punya waktu sekitar 7 jam untuk muter-muter di daratan Phuket. Sejak sebelum keberangkatan saya udah prepare sewa mobil, taraaaa dapetnya murah cuman THB1800. Bandingin sama kalo kita ikut shuttle bus yang disediakan Cruise, per orang SGD 25. Karena rombongan kita ber-10 jadinya mahalkan.

Sesuai dengan perjanjian kita dengan rent car, akhirnya ketemu juga di luar pos jaga. Disana juga banyak mobil sewaan, kalo yang udah masuk port tentunya lebih mahal. Selama di Phuket kita cuman mampir ke Juncheylon Mall di Patong Beach, males juga ceritanya karena memang gak ada apa-apa kecuali mall... hehehehehe. Btw, cuman sedikit sharing mendingan kalo pas lagi cruising gak perlu mikirin buat land tour. Karena di port sendiri bakal ada pasar malem dadakan, banyak penjual buah-buahan, baju, makanan kering, oleh-oleh, dll. Saya sendiri cukup nyesel waktu itu :(

Abis muter-muter di Juncheylon Mall dengan arah tujuan yang ngak jelas, akhirnya kita balik ke Cruises. Di pasar malem dadakan masih sempet belanja-belanja buah. Walaaah, mangga Thailand yang di Surabya mahalnya ajubilaaah di sono cuman 5000 perak sebiji... Puaaaaass deh makan mangga Thai.







9 September 2011

DAY ONE: STAR CRUISES VIRGO






Minggu, 28 Agustus 2011

12.50
Setelah cek out dari hotel di daerah Lavender, kita menuju Harbor Front yang menjadi satu bagian dengan Vivo City. Harbor Front sendiri merupakan pelabuhan di selatan pulau Singapura yang berbatasan dengan pulau Batam, jadi bila kita mau ke Batam dengan Ferry maka harus lewat pelabuhan ini juga. Menuju Harbor Front pun cukup mudah dapat diakses dengan MRT atau Taxi, bila Anda berpergian rame-rame ada baiknya ambil Taxi karena akan jatuh lebih murah!

Tepat jam 1 siang loket cek in untuk bagasi dan boarding sudah dibuka, dan yang antri lumayan panjaaaaaaaaaang!! hahahahaha, maklum aja memang lagi Peak season dan kebanyakan dari Indo (hampir 70%nya). Oya, tempat cek in bagasi berada di Lt. 2 Harbor Front (banyak petunjuknya). Pertama yang harus dilakukan adalah cek in bagasi bila kita membawa koper yang ukurannya lumayan gede, kalau seukuran koper cabin ya cukup dibawa aja. Berikutnya harus antri lagi untuk boarding, antri sesuai dengan jenis cabin (ada 3 yaitu : merah, kuning dan biru) dan nantinya akan diberi kartu kayak ATM yang tertulis nama dan nomor cabin. Kartu ini selain untuk akses masuk ke cabin juga merupakan alat pembayaran selama kita di dalam kapal. Bisa digunakan untuk belanja apa saja, dan bill-nya akan ditagihkan pada hari terakhir saat keluar.

WE ARE ON BOARD
16.10
Setelah melewati proses imigrasi, kita langsung menuju dek kapal. Disini paspor kita akan ditahan oleh petugas, jadi selama di dalam kapal kartu identitas kita adalah kartu boarding tadi. Juga digunakan pada saat land tour di Phuket dan Langkawi, kita tidak perlu lagi antri di imigrasi. Ada baiknya untuk menjaga kartu tersebut supaya tidak hilang. Memasuki kapal pertama di dek 7 yang merupakan area Lobby, kita disugguhi welcome drink berupa orange juice dan champagne. Dapat dah dua gelas champagne dan cukup bikin melayang dikit, hahahahah...

Karena udah hampir jam 5 sore, sudah waktunya untuk berangkat. Kita menuju cabin dulu dan sudah mendapatkan tas koper kita sudah ada di depan pintu cabin. Cabin yang kita tempati ada di dek 11, inside stater room (alias tanpa jendela) --> untuk meminimkan budget :D kamarnya cukup compact, small but comfy. Apalagi Selena girang banget dapat bed di atas. Jadilah anak-anak pada rebutan buat tidur di atas!!!

17.00
Karena kapal baru mulai berangkat kita cepet-cepet naik ke dek 12 (Amphie Theater) buat lihat pemandangan, persis jam 5 sore kapal mulai jalan menuju Phuket melewati selat Malaka dan laut Andaman. Malamnya kita dinner di Mediteran International Buffet yang ada di dek 12 sampe jam 9 malam. Dan jam 12 malam kita cobain supper di tempat yang sama, menunya ada sedikit beda! Tapi yang pasti tersedia kue-kue snack, salad bar, buah-buahan, dan Indian Vegetarian Food. Dan kalo dipikir-pikir berat badan bisa nambah berapa ya kalo gini cara makannya :D dan gilanya lagi ternyata banyak juga yang ambil supper ini loh.

Sehabis menikmati supper, kita jalan-jalan di sepanjang dek 13. Karena udah tengah malem memang tidak ada pemandangan selain lampu-lampu di kejauhan entah itu kapal atau daratan. Angin cukup kenceng di tengah malam, sampe-sampe muka saya kehantam kamera poket *nyengir*


DAY TWO
01.32
tidor...........


7 September 2011

Crusing 4D/3N with Star Cruise VIRGO





 Ini merupakan pengalaman pertama saya crusing dengan Star Cruises Virgo, rute yang saya ambil ==>; Singapore > Phuket > langkawi terus balik lagi ke Singapore. Perjalanan selama empat hari dan tiga malam cukup mengesankan.... and this is the itinerary!!

DAY ONE
Singapore to Phuket via Melacca Strait

DAY TWO
Melacca Strait and Andaman Ocean, departure at Deepsea Port Phuket about 7 PM
kita punya waktu sekitar 6-7 jam untuk Land Tour

DAY THREE
Back to Andaman Ocean and will be departure at Awana Resort, Langkawi about 11 AM
Lagi-lagi kita diberi waktu 6-7 jam untuk Land Tour

DAY FOUR
Back to Singapore via Melacca Starit and will be departure about 3 PM.



Tips:
  • Setiap hari kita bakal diberi lembaran jadwal kegiatan dan jadwal meal, ada baiknya cari jadwal-jadwal yang  sesuai untuk mengisi acara.
  • Ada beberapa restoran (Mediterania di dek 12 dan Bella Vista di dek 6) yang menyediakan free meal sesuai jadwal, menu-menunya pun sudah diberikan di lembaran. 
  • Star Cruise menyediakan land tour di Phuket dan langkawi tapi tentunya dengan harga yang tidak murah. Untuk meminimkan budget ada baiknya sewa mobil jauh-jauh hari, walaupun di port masing-masing (Phuket dan Langkawi) juga tersedia banyak persewaan mobil.

Ada Apa di Star Cruise VIRGO??
Walaupun di website resmi Star Cruises VIRGO sudah dijabarkan masing-masing dek, tapi ga ada salahnya saya coba gambarkan sesuai pandangan saya:
  • Dek 13 terdapat beberapa sportainment seperti golf driving range, basket ring. Semuanya bisa dipake secara gratis. Selain itu ada pula Helipad atau Sun Deck, kita bisa menghabiskan waktu untuk melihat sunrise ataupun sunset disini. Malam hari bisa berdisko di Celebrity Disco :D
  • Dek 12 kita bisa bermain sepuasnya di area kolam renang Parthenon Pool namanya, biasanya di jam-jam tertentu (9-11 pagi) bakal ada games-games seru untuk anak-anak dan dewasa. Pemenangnya bakal diberi medali, lumayan kan buat kenang-kenangan. Pool ini juga dilengkapi dengan hot tub dan water boom tower. Selain kolam renang di dek 12 juga terdapat Cafe Gelatto (berbayar), gym, sauna (free untuk red card), library dan internet room (berbayar), majong room serta Galaxy of the Star berupa hall dengan jendela-jendela besar untuk melihat pemandangan diluar. Di sini pula di jam-jam tertentu ada permainan bingo dengan prize yang lumayan (SGD 30) atau duduk-duduk di deretan sofa di bawah jendela sangat mengasikkan.
  • Dek 10 surganya bagi anak-anak, disini terdapak kolam khusus untuk anak-anak dilengkapi dengan game room kayak Timezone dan tempat penitipan anak juga. Di Charlie's Child Care cukup bayar SGD 11 untuk penitipan anak, oya bila ada anak yang terpisah dari orang tuanya kita bisa langsung cari disini.
  • Dek 8 adalah LIDO Hall memberikan beberapa pertunjukan seperti sulap dan dance show sesuai jadwal, cari tau di lembaran jadwal sebelumnya supaya kita tidak ketinggalan acaranya dan semuanya FREE. Sssssst, for Adult entertainment biasanya dijadwal pada malam terakhir dan harus bayar tiket. Penjualan tiket di dek 12 sebelah Library. Di sisi mid terdapat Movie room dan toko-toko yang menjual merchandise Star Cruise.
  • Dek 7  adalah Lobby dengan tiga kuda jingkraknya, selain itu ada beberapa restoran berbayar dan Casino. Kita juga bisa menghabiskan waktu untuk mengelilingi dek 7, dan angin kenceng sekali saat di laut lepas jadi jangan ketinggalan topi Anda.
  • Dek 6 adalah restauran Bella Vista, disini juga terdapat free meal untuk breakfast-lunch dan dinner. menyajikan Chinese Food dan Western Food sesuai jadwal, menu terdapat di lembaran jadwal.


continued.....

5 September 2011

hiden cost from Booking.com


Selamat Hari Raya buat teman-teman yang merayakan.

Hari ini hari pertama masuk kerja setelah delapan hari liburan, pertama-tama yang pengen saya tulis adalah pengalaman booking hotel dengan BOOKING.COM Ini merupakan kali ketiga saya booking hotel via booking.com termasuk yang pertama pernah saya cancel tanpa charge sepersen pun, kali kedua bookingin temen. Dan ini kali ketiga saya pake sendiri, and this is the story.....

Awalnya sekitar satu setengah bulan yang lalu saya browsing-browsing cari harga "V Hotel" yang termurah, walhasil booking.com memberikan the lowest price. Beda tipis dengan hotelclub.com sekitar seratus ribuan lah. Pembayaran dengan kartu kreditpun sukses, tetapi saat lembaran tagihan datang tidak muncul adanya tagihan dari booking.com. Oh ternyata kita harus bayar di hotel, ya sudah nunggu hari H datang. Tet, pas check in dan sayapun bayar (pake kartu kredit lagi) ternyata bill-nya beda dengan print out dari booking.com. Total price belom termasuk 7% Tax dan 10.7% service charge (TERTULIS DI PRINT OUT). Damm, terkecoh dah sama harga murah dari booking.com. That would be my fault, tapi ini adalah pengalaman BERHARGA.

Mau untung malah BUNTUNG ceritanya, tapi kecewa terbayar dengan fasilitas hotel yang cukup bagus. Overall this hotel is recommended!!!

Satu sisi positif dari booking.com adalah free cancelation, dan tanggapan serta proses yang cepat dari pihak customer service.

12 Agustus 2011

kembali ke Warung RAMAYANA





Rasanya baru kemarin kejadian ini, sekitar 15 tahun yang lalu tepatnya saat liburan kelulusan SMU *masih jaman SMA* hehehe, keliatan deh tuanya... Saat itu kita rame-rame ber-10 berlibur ke Bali, nginepnya di rumah ko Rico di Denpasar. Maklumlah masih ABG yang punya duit pas-pasan tapi maunya segudang. Sebisa mungkin kita "ngirit" pengeluaran buat akomodasi, jadi ga menyia-nyiakan aji "numpang" ini.

Satu hari, pas pulang dari jemput Yola yang waktu itu lagi kuliah awal-awal di LPBI Nusa Dua. Kita diajak ko Rico makan siang di Jimbaran. Siang bolong jam 2, puaaanas banget!! Turun dari mobil, kita cuman melihat sederet warung gak lebih dari 5 atau 6 sederhana banget. Kita masuk di salah satu warung itu, Ramayana. Keadaan masih sepi tidak satupun pengunjung, cuman kita ber-12 aja. Pantai Jimbaran di sisi barat juga tidak ada satu orang pun, kecuali perahu-perahu nelayan yang bersandar di pasir putih.

itu kesan pertama saya saat ke JIMBARAN di pertengahan 90an

Jimbaran oh Jimbaran, sekarang sudah penuh dengan warung dan restoran. Ada ratusan mungkin jumlahnya, tapi satu pun saya tidak pernah nyobain warung-warung yang baru itu. Sempat juga seh sebelum kejadian bom Bali kedua di awal 2000 ke warung Menega, kita sering banget ke warung ini. Tapi lokasinya beda, warung Menega berada di komplek yang deket Four Season hotel. Tempat inipun dikenalkan pertama kali oleh ko Rico :)

Kemarin kita sengaja datang agak pagian, sekitar jam 5 sore waktu Bali mobil kita sudah terpakir bersama dua mobil yang lain. Tamu pun hanya terlihat beberapa rombongan. Kali ini kita kembali ke warung RAMAYANA, pesanan --> sneaper (80IDR), Crazy (70IDR), udang (150IDR), kerang (50IDR), cumi (120IDR) plus kelapa muda....

Kita sengaja minta meja di ujung mulut pantai, meja-mejapun belum tertata. Sambil menunggu BBQ seafood, anak-anak asik bermain ombak ditepian pantai. Saya nungguin sambil jepret-jepret matahari yang mau tenggelam. Lihat si Reno, Seleen, Kelly dan Kelvin asiiiik buangettt....

Ngak berapa lama pesanan kita keluar, ah perut yang cuman diisi burger kecil dari GA tadi rupanya udah mulai keroncongan. Saya tetep menyukai acar mereka: mentimun + tomat + bawang putih (yang kalau digigit terasa asin). Plencing kangkung dan kacang bawang menambah nikmat. Kalau soal BBQ tidak perlu diceritakan lagi dicocol sama sambel matah (irisan bawang merah, cabe rawit, bawang putih goreng dan siraman minyak kelapa), kita sampe nambah "Crazy" satu lagi... PUAS deh makan malamnya.

Cukup lama kita disana sambil menikmati sunset, what a beautiful afternoon!! Saat gelap tiba, lampu-lampu lilin di meja-meja kelihatan romantis. Penjual jagung bakar dengan petromak ada tiap sepuluh langkah. Penjual mainan dengan lampu kedap-kedip bikin anak-anak merengek minta dibeliin. Bagus memang!! Menggantikan pemandangan langit yang tadi sore penuh dengan layang-layang beraneka bentuk.

The best place I ever had was in Bali