Laman

27 Juli 2010

Thailand Trip: AYUTTHAYA




kemarin sebelum berangkat ke Ayuttaya saya sempet nanya sama petugas hotel, sebenarnya ada one day tour ke Ayuttaya dengan harga THB 1000 termasuk lunch, transportasi, guide dan tiket masuk.

Tapi saya mencoba menggunakan kereta api, pertama menuju Hua Lam Phong Railway Station dengan menggunakan MRT dari Si Lom station persis turun di Hua lam Pong (THB 18). Awalnya mau naik kereta yang jam 7 tapi ga keburu, akhirnya naik kereta jam 8. Saat beli tiket KA di loket, si bapak ngasi tiket dg harga THB 240... so, saya mau ngirit pak!! hahahaah, akhirnya beli tiket yang cuman THB 20 (standing class) hahahah.....

Persis jam 8 tet, lagu kebangsaan berkumandang! semua berdiri menghadap foto raja memberi hormat. dan 8.20 perjalanan di mulai.....

Ayuttaya railway station, 9.37
turun dari KA terus terang saya kebingungan, disana hanya ada papan peta kota sedangan free maps ngak tersedia seperti di Phuket atau Bangkok. Saran saya: bawa peta dulu dari rumah, dapat diunduh di googlemaps.

Start jam 10 pagi saya menyusuri kota Ayuttaya dengan sepeda motor sewaan (THB 200 a day) dan ibu penyewa sepeda motor ngasi fotokopian peta yg ngak jelas banget, dia cuman melingkari tempat2 yg harus di kunjungi dan beberapa petunjuk arah yg simple.
Wat I, ke II, ke III, Ke IV....... sampai ga kehitung lagi berapa wat yg saya singgahi.

Tetapi terdapat tiga wat yg paling besar dan paling terkenal yaitu Wat Mahathat, Wat Ratchaburana dan Wat Yai Chai Mongkon. Wat terakhir adalah yang paling terawat karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota....

Wat Mahathat
Dibangun kisaran tahun 1388 sampai 1628
Letaknya persis di tengah kota Ayutthaya, memiliki the famous statue yaitu kepala Budha yang sudah di lilit akar-akar pohon beringin. Menurut buku sejarah yang saya beli di loket sebesar THB 20, mereka menyembunyikan beberapa relic saat penyerangan tentara Burma terhadap Ayutthaya.

Wat Phra Ram
berada di balik Wat Mahathat, menjadi satu lokasi. Dengan hamparan hijaunya taman dan jernihnya kolam yang mengelilingi, nampak cantik.

Wat Mongkonbophit
Berupa kuil Budha yang didalamnya terdapat patung Budha bersila, konon merupakan patung Budha terbesar yang terbuat dari perunggu. Kuil ini sempat hancur dan hanya tersisa Patung Budha, tetapi saat ini sudah mengalami renovasi yang selesai pada tahun 1957.
Masih banyak penganut agama Budha yang bersembahyang di kuil ini.


wisata kuliner di Ayuttaya:
Thai Style seafood noodle (the best in town),
8/3-4 Phamapro Rd., Horattachai - Phranakomsriayuthaya 1300.
Tel. 0-3525-1461.
opening hour: 08.30-16.00

Bang Late (pancake pisang),
berupa foodstal di komplek Phra Mongkhon Bophit.

Hong Mo (ikan tongkol dengan santan),
Pedagang kaki lima di seberang stasiun Kereta api.


Banyak tempat yang bisa di explore di Ayuttaya, tapi saya musti balik ke Bangkok dengan KA jam 3 dan satu hari ini saya mengeluarkan uang tidak lebih dari THB 500, setengah harga bila kita harus mengunakan jasa tour.

Jam 5 sore, sudah tiba di Hua Lam Pong railway station kemudian lanjut dengan MRT sampai ujung Sukumvit road dari sini bisa kelihatan begitu banyak night market di Bangkok!!

koleksi foto-foto Ayutthaya di sini: photobysugi

26 Juli 2010

Akino Wahanamuli: Company Outing at Mutiara Carita 11-12 Desember 2009



Pagi itu saya dan Nani, kloter dari Surabaya naik first flight jam 6 pagi menuju Jakarta....

Belum jam 8 pagi, kita sudah mendarat di Terminal 3 Cengkareng bertemu dengan Marlon yang juga baru landed dari Semarang. Pak Faisal sudah siap menjemput kita, langsung meluncur menuju head office di bilangan Pasar Baroe.

Di kantor sudah di siapkan beberapa bungkus mie keriting Siantar, bungkusan daun pisang membawa selera kenikmatan yang beda.

Jam 9 tet, bus yang membawa kita ke Carita sudah melaju.....

Tiga jam perjalanan menuju Carita sungguh menyenangkan, sambil cerita sana sini. Sampailah kita di pemberhentian pertama di Pom Bensin Cilegon, sambil meregangkan badan yang sudah 4 jam duduk dari Surabaya.

Perjalanan masih ditempuh setegah jam lagi sampai ke Mutiara Carita Beach Resort, setelah check in hotel kita langsung bongkar muatan. Saya kebagian kamar di lantai dua, kamar yang cukup luas dan nyaman dengan pemandangan kolam ikan.

Acara pertama adalah Games, awalnya lokasi akan dilakukukan di pinggir kolam renang. Sayangnya ujan deras tidak berhenti, akhirnya pindah lokasi di ruang serbaguna diatas lobby. Satu jam permainan yang dipandu oleh pihak hotel sangat seru dan menyenangkan. Setelah itu permainan dilanjutkan di area kolam renang. Tiap-tiap kelompok memberikan dua pasang anggotanya untuk mengumpulkan bola-bola yang sudah di sebarkan di kolam renang. Tentunya ini merupakan game yang penuh perjuangan...

Acara berenang sampai langit mulai gelap dan kita bersiap untuk acara berikutnya yaitu makan malam sambil membagikan doorprize. Jam makan malam tiba, setelah selesai membagikan doorprize dan hadiah kepada pemenang lomba games tadi siang acara dilanjutkan dengan berkaraoke dan games lagi.

Games yang menarik malam ini adalah sewaktu MC mengajak 5 temen kita yang memberanikan diri untuk melepas pakaian satu per satu.... hahahahahah, dan pemenangnya adalaaaaaaah Erwiiiiin!!! surpise bangeeet.....

Keesokan harinya, setelah sarapan pagi kita bersiap untuk melakukan watersport. Mulai banana boat sampai jet ski, wah seruuuuuu pokoknya!!!


koleksi foto-foto seru kita, hanya di PHOTOBYSUGI

24 Juli 2010

live in: Hotel KALIBARU (Kalibaru Cottage)






Lokasinya dibawah kaki gunung Merawan, tidaklah susah untuk sampai di Hotel Kalibaru. Berada diantara perkebunan kopi, di desa Kalibaru Manis. Dengan pemandangan pohon-pohon kopi di sekitar lereng gunung, menambah harumnya bunga kopi di pagi hari bersama hilirnya angin yang berhembus.

Lobby hotel berupa bangunan khas jawa seperti Jogglo dengan kursi-kursi berukuran besar. Disebelah kiri adalah restauran dengan ruangan terbuka yang cukup luas. Di belakang lobby terdapat coffee shop dengan mini bar, menyajikan pemandangan kolam renang dan beberapa cottage.

22 Juli 2010

How to SAVE your money for hotel expense?



Sebenernya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memotong biaya hotel saat kita traveling.

Satu contoh yang sudah saya lakukan adalah sign-up di Agoda.com dan melakukan pembelian disana. Tentunya tidak semua harga yang ditawarkan oleh Agoda adalah KOMPETITIF, tapi ada baiknya kalau kita juga membandingkan dengan Travel agent atau website yang lain.

Mengapa di Agoda bisa menyimpan sebagian uang anda untuk keperluan lain selama traveling? Karena Agoda memberikan point setiap transaksi yang Anda lakukan, selain itu mereka juga memberi point tambahan bila Anda memberikan review setelah perjalanan Anda.Dimana point-point tersebut dapat ditukarkan dengan kamar hotel GRATIS bila mencukupi.

Tentunya hal ini juga di berikan oleh website lainnya, seperti: Asiaroom, Hostelworld, tripadvisor, etc. Berdasarkan pengalaman, saya pernah bertransaksi dengan Agoda dan Hostelworld dan keduanya oke.

Tips:
  • Pilih Hotel yang sesuai dengan budged Anda
  • Bacalah ulasan/review dari teman-teman yang sudah memakai jasa hotel tersebut
  • lihatlah lokasi di maps, apakah sudah sesuai dengan yang Anda inginkan
  • carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai hotel tersebut
  • Bandingkan harganya dengan Travel Agent atau website lainnya
  • Baca dengan seksama semua fasilitas yang diberikan oleh hotel, contoh: termasuk makan pagi atau tidak.
Satu hal lagi yang ingin saya sharing, cerita ini merupakan pengalaman teman yang baru pulang dari berlibur ke Hong Kong. Tentunya saya juga ingin mendengar cerita dia selama perjalanan, sampai hotel yang mereka tinggal.

Satu tips dari dia adalah memesan kamar hotel dengan menggunakan member jaringan hotel. Contohnya member Accor yang bisa digunakan disemua jaringan hotel mereka seperti:

20 Juli 2010

Mount Papandayan






Papandayan Mountain is situated on the island of Java, at 7°32' S and 107°73'E, rising 2.665 m. Papandayan Mountain is one of the natural wonder in West-Java. Papandayan is a complex strata volcano with four large summit craters, the youngest of which was breached to the NE by collapse during a brief eruption in 1772 and contains active fumarole fields.