Laman

8 Februari 2016

JAPAN WINTER: cerita Jepang

Shirakawa 


Minggu lalu saya baru saja pulang dari traveling ke Jepang salama 13 hari. Pengalaman yang luar biasa untuk pertamakalinya merasakan musim dingin, maklum bagi sebagian orang yang tinggal di negara 2 musim hal ini menjadi pengalaman yang berbeda.

Alhasil, mesikipun kita sudah prepare perlengkapan (pakaian) musim dingin seperti: jaket, longjohn (lapisan dalam berbahan wool), sarung tangan, kaos kaki, sepatu, topi, dll. Ternyata faktor "kesehatan" harus mendapat porsi khusus. Ya, karena selama perjalanan kemarin 4 orang diantara kami (berenam) jatuh sakit dan harus dibawa ke UGD setempat. Dan biaya dokter, obat, dll minimal Y10.000, jukup menguras kantong.

Menjaga kesehatan selama perjalanan, beberapa yang harus diperhatikan adalah konsumsi air putih yang cukup karena di hawa dingin kita merasa pengen kencing terus dan malas untuk minum air.
kedua, asupan makanan dan vitamin yang cukup. ketiga, banyak istirahat, bila sudah sampai di hotel sebaiknya segera tidur karena yang banyak dilakukan adalah chatting/uplot foto sampai lupa waktu.

Suhu mines (paling rendah -11) cukup membuat badan kita yang kurang terbiasa dengan cuaca dingin bakal bikin ngedrop, tapi sebenarnya selama perjalan kemarin yang paling dingin justru di   Kyōto 京都 yang belum bersalju tapi anginnya cukup kencang dan menusuk tulang. sedangkan di Takayama yang bersalju justru tidak begitu dingin. Suhu selama perjalanan kemarin antara -11 sampai 8 derajat selsius.

Baiklah, saya akan kasih rute perjalanan kemarin dan nanti perbagian akan saya ulas lebih lengkap. Berikut jadwal dan rutenya:
-  Ōsaka 大阪, tiba di pagi hari jam 8 kemudian langsung explore. Stay 2 malam.
- Nara 奈良 , stay 1 malam.
-  Kyōto 京都 , stay 2 malam
- Takayama 高山 , stay 2 malam
-  Shirakawa-mura 白川村 , day tour
- Kawaguchiko 河口湖 , stay 1 malam
- Tōkyō 東京 , stay 2 malam dan pulang ke tanah air jam 11 malam.

Dan untuk budget keseluruhan, saya akan memberikan gambaran harga barang/makanan/transport. dan menurut saya yang paling mahal adalah biaya transport. Contohnya sebagai berikut:
- Lunch box di convenience store seharga Y350 - Y 500
- satu porsi Yoshinoya/Matsuya/Sukiya seharga Y400 - Y800, tips hemat: beli porsi besar dan share sama teman.
- sale item H&M atau Uniqlo seharga Y300 - Y 1.500 (baju), termasuk murah dibanding negara2 lain.
- tall cup Americano di Starbuck seharga Y400
- secangkir capuccinno di kafe-kafe seharga Y350
- bus di Kyōto 京都 untuk sekali naik Y230 (dewasa) dan Y110 (anak), tips hemat: beli day pass di convenience store seharga Y500 untuk pemakaian 1 hari.

untuk tips hemat akan saya tulis di bagian terpisah dan tanya-jawab boleh langsung ke account IG saya di @travelwithsugi



30 Juli 2015

LOMBOK ISLAND: Mataram dan Golden Palace Hotel

Pemandangan dari roof Top

lumpia goreng, nikmat dengan harga yang terjangkau

Cukup menegangkan liburan kali ini, H-5 keberangkatan ternyata ada kejadian alam Gunung Raung di timur pulau Jawa "batuk" abu vulkanik yang berdampak penutupan 5 bandara terdekat termasuk Surabaya dan Lombok (Bali, Banyuwangi, Jember). Menghawatirkan karena nasib kita tidak jelas, dan pas hari H keberangkatan ternyata kondisi aman terkendali dan penerbangan kita ke Lombok berjalan mulus on schedule.

Tiba di LOP tepat jam 2 siang dan kita langsung naik taksi menuju Golden Palace hotel di Lombok, berjarak sekitar 40 menit perjalanan dan ongkosnya 145 ribu (argo meter) sebenarnya di bandara sudah di tawarin 160 ribu (tanpa argo) selisihnya beda tipis.

Hari ini kita stay di Golden Palace Hotel di kota Mataram, hotelnya cukup gede dan masih tergolong baru. Bersih dan staff-nya cukup welcome. Kami dapat kamar di lantai 6 dengan pemandangan kota dan gunung Rinjani, kamarnya cukup besar dan bersih, AC dingin banget. Lokasi di sekitar hotel adalah perkampungan Hindu dapat dilihat dari beberapa Pura di sekelilingnya.

fasilitas seperti wifi tersedia dan gratis, kita diberi 2 lembar vocer speedy yang bisa digunakan di kamar dan main lobby. Hanya saja sambungan wifi sering putus dan kurang cepat. Kolam renang besar dan anak-anak menyukainya, restoran menyajikan makanan yang lezat dengan harga yang cukup murah.

Di lantai 12 terdapat rooftop cafe, cukup bagus melihat pemandangan kota Mataram dari atas sini terutama saat pagi dan sore hari, satu lantai dibawahnya terdapat lounge yang bisa kita pakai untuk menikmati malam. Sayangnya Gym tidak tersedia (walau ada petunjuknya) dan menurut mbak yang jaga SPA sementara ruangan dibua ruang ibadah.

Kota Mataram tidak terlalu banyak kita explore, hanya mengunjungi Mataram Mall yang berjarak sekitar 800 meter dari hotel. Lainnya, kita mampir di kota tua Ampenan dan tidak terlalu menarik.

Rekomendasi makanan di sekitar hotel adalah Warung Babi Guling Merta Yoga (Non Halal)
Jl I Gusti Jelantik Gosa, No. 32, Gebang, Cakranegara, Mataram, Lombok 83239, Indonesia
HP. 081-999435791

27 Juli 2015

Lombok island: prepare

Pantai Kuta Lombok, dari Bukit Pujun (Ashtari Ocean View Restaurant and Lounge)
 
 
akhirnya final decision Lebaran kali ini kita ke Lombok...

Angan-angan yang sudah lama terpendam, aku pengen ngajak keluarga melihat keindahan Pulau Lombok, sejak berkali-kali mengajak mereka dan tidak pernah setuju dengan alasan cari makan susah, enakan ke Bali, bla bla bla..... Tapi kali ini aku bulatkan tekad untuk ngajak mereka ke Lombok, pulau di timur Bali yang pernah aku kunjungi terakhir di bulan November 2012

Berawal dari promo salah satu web yang kasi diskon 50.000/tiket untuk pembelian tiket Garuda Indonesia, dimana kita jarang-jarang pake full service flight setiap kali bepergian. Dengan sekali jalan sekitar 450 ribu, aku rasa harga segitu udah worthed dan pulangnya beli pake GFF miles sejumlah 8000 miles/rute plus tax cuman bayar 150 ribu saja. Well, urusan tiket selesai. Done.

Mulai searching penginapannya, rencana awal pengen jalan-jalan ke Sembalun mengenang pendakian 3 tahun lalu terus tujuan kedua ke pantai-pantai yang ada bukitnya dimana sering aku lihat di account IG. Jadi aku pikir pilihan pertama harus nginep di kota Mataram, selain pasti harga lebih murah dan lokasinya ada ditengah-tengah. Pilihan jatuh di Golden Palace hotel dengan harga sekitar 400 ribu per malam sudah termasuk makan pagi. 

Hotel kedua, sebenarnya pengen nginep di Gili Trawangan, secara saya tidak pernah ke gili-gili dan kayaknya semua orang membicarakan pulau-pulau cantik di barat Lombok ini. Ngebet pengen nginep di Villa Sunset Ombak, tapi ternyata sudah full booking, sedih. Cari-cari hotel lainnya kayaknya ngak ada yang pas, kalo ngak karena over budget atau review yang kurang memuaskan. Well, akhirnya muter cari-cari di sekitar Senggigi karena denger-denger dari sini bisa nyebrang langusng ke Gili. Antara The Sentosa dan Kila Senggigi, trus aku milih Kila karena reviewnya lebih bagus dan 3 tahun kemaren sempet liat-liat dari luar pagar karena aku nginep di Mascot Hotel, sebelah Kila (dulu Senggigi Aerowisata Hotel). Dan dapet review dari mama yang taon kemaren nginep disini.

Pilihan ketiga, pastinya Novotel Lombok. Karena experience 3 tahun kemaren sempet menikmati  sunset di Novotel jadi kepincut sama hotel ini. Lokasinya ada di selatan pulau Lombok, hanya sekitar 30 menit dari airport, rekomen banget.

Terakhir tentunya masalah transportasi, saya sempet contact dengan beberapa rentcar di Lombok. Rata-rata mereka mematok harga 400-500 ribu untuk pemakaian 12 jam sudah termasuk sopir dan BBM. Karena rute yang saya mau cukup jauh (muterin setengah pulau), akhirnya aku dapet 1,5 juta untuk pemakaian 2 hari sudah all in. Rute hari pertama: Mataram - Sembalun - Senaru - Senggigi - Mataram, dan hari kedua: Mataram - Pantai Selong Belanak - Pantai Mawun - Kuta - Senggigi. Sedikit overprice sih tapi saat itu tepat dari Lebaran, peak season. 

Berikut contact hotel dan rentcar yang saya pakai:

Golden Palace Hotel Lombok
Jalan Sriwijaya No. 38, Cakranegara, Kec. Mataram, 
Nusa Tenggara Barat. 83232, Indonesia
 
Kila Senggigi Beach Hotel
Jalan Pantai Senggigi, Gunungsari, Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, 
Nusa Tenggara Bar. 83355, Indonesia
 
Novotel Lombok Resort and Villa
Mandalika Resort, Pantai Putri Nyale, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, 
Nusa Tenggara Bar. 83001, Indonesia
 
Prima Lombok Travel 
Kavling IV B, Taman Elite Rinjani Asri II, Kec. Mataram, 83511, Indonesia
 
 

18 Agustus 2014

Nepal here we come!!!

Mungkin itu cuman mimpi dan mimpi yang bakalan terwujud bila bisa memenangkan kompetisi ini, atau setidaknya partisipasi ini bisa menjadi penyemangat untuk nge-blog lagi, nulis-nulis lagi, berbagi cerita seputar traveling yang jadi hobi sejak lama.

I'm on Air Asia inagural flight
THE BUND SHANGHAI 2014

Hobi traveling-ku (mungkin) bermula sejak masih balita, gara-garanya suka dibawa kemana-mana sama papa mama saat itu. Salah satu warisan yang cukup aku syukuri saat ini :) Tadinya kita sering jalan-jalan di sekitar tempat tinggal, seperti ke Bali atau Yogya. Sampai semuanya dipermudah sejak adanya budget airlines, dan dihapuskannya Fiskal ke luar negri yang menjadi beban berat saat itu. Bagaimana tidak, sedikitnya kita harus merogoh uang sekitar 2-3 juta untuk beli tiket PP ke Singapura saja belum termasuk fiskal sebesar 1 juta.

2009, masih ingat benar 5 tahun yang lalu, sejak pemerintah memberlakukan non-fiskal untuk ke luar negri. Saya mulai mencari-cari tiket murah (promo), dan memang saat itu Air Asia sering mengeluarkan iklan promo gratis. Menjadi awal kita menikmati traveling murah ke luar negri :D

Seperti kebanyakan teman-teman traveler, negri tetangga Singapura/Malaysia menjadi jujugan pertama pelesiran ke luar negri. Begitu pula saya, akhir 2009 untuk pertamakalinya bisa menginjakkan kaki ke Malaysia dan Singapura hanya dengan 300 ribu. Dan, berlanjut ke tahun-tahun berikutnya sampai sekarang.

Bagaimana Air Asia mengubah hidupmu?
pertanyaan ini menjadi pertanyaan yang standard bila harus saya jawab: "Saya dapat pergi kemana-mana dengan tiket murah!" Ya, mungkin sebagian orang akan menjawab seperti itu, karena Air Asia sering memberikan diskon promo. Namanya juga airlines berbudget rendah, pasti identik dengan tiket murah atau tiket gratis.

Tapi buat saya, Air Asia adalah bagian dari perjalanan hidupku! (cieh, puitis banget) lah bagaimana tidak, hampir dalam setiap kesempatan berpelesir ke dalam negri atau (seringnya) ke luar negri selalu menggunakan Air Asia. Mungkin saya tidak akan pernah menginjakkan kaki di danau Toba atau bermalam minggu sambil wisata kuliner ke Semarang. Bahkan mungkin tidak akan pernah hiking di Great Wall atau cruise di Halong Bay, atau berbelanja rame-rame ke Bangkok dan bersepeda di Ayuttaya. Bahkan tidak akan pernah setiap tahunnya mengumpulkan stempel di paspor.

Ini adalah cita-cita saya dari dulu "Melihat Dunia", dan setiap orang melihatnya dengan cara yang berbeda. Untuk saya, dari setiap perjalanan mempunyai makna tersendiri. Menikmati keindahan Phuket dan Ayuttaya seorang diri atau liburan bersama keluarga ke Disneyland Hongkong, adalah momen yang tidak pernah terlupakan.

Dan, Air Asia telah mewujudkan ini semua, merangkai momen-momen indah dalam hidup saya.


landed di Bandara Polonia Medan, 2012

LCCT move to KLIA 2


30 April 2014

CHINA VISA: cara gampang pengajuan visa China di Surabaya

tanda terima pengambilan setelah 4 hari kerja

Visa China sudah di dapat dengan invoicenya
Kali kedua saya mengurus Visa China di Surabaya sejak 2011 yang lalu, memang ada sedikit perbedaan tetapi prosesnya tetap gampang (= mudah). Mungkin yang sedikit membedakan adalah, jika di tahun 2011 lalu, kita tidak perlu membuat itinerary/booking hotel terlebih dahulu. Maka saat ini syarat itu dibutuhkan, jika kita melakukan perjalanan sendiri (bukan ikut tour).

Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah:
  1. Foto terbaru berwarna dengan background putih, ukuran 4,8X3,6. Sebenarnya persyaratan ini tidak terlalu wajib ukurannya dan warna backgrounnya, asalkan benar-benar foto terbaru.
  2. Buat jadwal perjalanan secarang singkat dan sederhana saja, misal tanggal keberangkatan, lokasi yang dituju dan tempat menginap.
  3. lampiran booking tiket
  4. lampiran booking hotel (wajib, bila berpindah-pindah tunjukkan salah satu hotel saja)
  5. Copy paspor halaman depan dan belakang
  6. Menisi formulir yang sudah disediakan
Bila mengajukan untuk orang lain, maka persyaratan tersebut dilampirkan satu per satu. Dan kita sangat diperbolehkan untuk mengurus visa orang lain, ada kolom isian di akhir formulir.

Jika syarat-syarat tersebut sudah terpenuhi semua, maka Visa China akan segera di peroleh dengan mudah. Petugas loket hanya menyiapkan berkas-berkas yang sudah kita lampirkan dan memberi tanda terima untuk pengambilan. Lamanya proses ini adalah 4 hari kerja, dan kita hanya membayar 540.000 rupiah saat pengambilan. Harga tersebut adalah single entry dengan pengajuan biasa (bukan expres), untuk harga-harga visa yang lain (double entry/express) bisa dilihat di papan pengumuman.

Alamat:
PT CHINA VISA SERVICE INDONESIA
Jl. Pakis Argosari F-24 Surabaya 60225
Tel. 6231-5663778
Fax 6231-5670510
 


17 April 2014

IMIGRASI: pembuatan paspor semakin lancar

got a new one


Hari ini saya pergi ke kantor imigrasi Surabaya yang berlokasi di daerah Waru, deket sih dari rumah. Seperti hari-hari biasanya kalau pas lewat kantor imigrasi tiap jam 7 pagi, parkirannya sudah penuh. Walaupun ini kali kedunya saya mengurus perpanjangan paspor melalui website http://www.imigrasi.go.id/ tetapi ada perbedaannya dengan yang dahulu, sebakin baik dan semakin teratur.

7 April
Melalui website resmi imigrasi indonesia, saya berhasil melakukan registrasi. Caranya cukup mudah (1) buka laman www.imigrasi.go.id kemudian klik 'layanan paspor online" dan isi data-data yang diperlukan; (2) siapkan scan copy surat-surat yang dibutuhkan: paspor lama, KTP, KSK, akta lahir, SKBRI, surat nikah (sesuai kebutuhan); (3) setelah menerima konfirmasi email, cetak dan bayar langsung ke BNI terdekat. Biayanya 255.000 + 5000. (4) setelah mendapat nomor registrasi bank, klik link yang telah diberi di email tadi dan masukkan nomornya, kemudian print out.

17 April
Karena saya memilih tanggal 17 seperti yang ada di link, maka saya datang hari ini dan masih berlaku sampai 5 hari kerja kedepan. Artinya setelah 5 hari kerja makan registrasi ini akan hangus dan kita harus mulai dari awal.

Jam 8.00 pagi saya sudah sampai di kantor imigrasi kemudian pergi ke pos informasi yang ada di depan, oleh bapak petugas di beri map dan formulir (gratis). Kemudain ambil nomor antrian di mesin dekat loket 2 dengan men-scan barcode yang ada di prin out registrasi. Oya, sebelumnya siapkan foto copy semua berkas yang terlampir. Untuk anak-anak lampirkan juga copy KTP kedua orang tua.

11.00 semua tahapan sudah selesai, beruntung hari ini semuanya sudah saya siapkan dengan lengkap walaupun tadi KTP istri ketinggalan (akhirnya cetak di parkiran sepeda motor di luar kantor imigrasi). Dan, tinggal menunggu tiga hari keja kedepan untuk ambil paspornya.

Pengambilan paspor berada diloket depan setelah pintu gerbang, tadi cukup rame yang antri dan uyel-uyelan seperti biasa :)

7 Februari 2014

HONG KONG: tips dan trik perjalanan mudah dan gampang

Saya bukan expert di bidang traveling tetapi akan saya coba sharing tips dan trik ini berdasarkan pengalaman pribadi :) Hong Kong, negara kota dengan ratusan gedung pencakar langitnya dan pulau-pulau yang penuh dengan atraksi seru. Tidak hanya menyajikan surga belanja dan wisata kuliner tetapi juga petualangan menyenangkan seperti hiking dan cruising. Berikut beberapa Tips dan Trik perjalanan mudah dan gampang ke Hong Kong (perjalanan pribadi tanpa tour)
Western Market Tram terminus. Photo by Me. Water Color by Christian Ticualo.

Antrian di Peak Tram bisa sampai 1 jam lebih kalau saat peak season.

Transportasi
Menuju Hong Kong paling mudah dari Indonesia adalah dengan menggunakan pesawat terbang (tentunya) dan sekarang banyak budget airlines yang menawarkan penerbangan murah menuju Hong Kong. Contoh kemarin saya mendapat promo 1.8jt per orang dari Mandala Airlines, pembelian di pertengahan Oktober untuk penerbangan akhir Desember. Untuk harga normal dari Surabaya ke Hongkong PP adalah 3.5jt.

Nah, untuk transportasi di HK ada banyak pilihan masstransport: MTR (kereta bawah tanah), Bus, Ferry, Tram (hanya di pulau Hong Kong), Taxi. Bila Anda punya waktu sekitar 5 hari, sebaiknya beli Octopus Card yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran MTR, bus, Ferry dan tram, sehingga memudahkan kita. Kartu ini juga berlaku untuk pembelian di beberapa jaringan store seperti Circle K dan 7 Eleven.

Manakah transportasi termurah?
Tergantung!! Bila Anda pergi sendiri, tentunya lebih murah menggunakan Tram/Bus/Ferry (HKD 2 sekali jalan, untuk Bus/Ferry sesuai jarak) atau  MTR berada diurutan berikutnya (HKD 3 atau sesuai jarak). Dan bila perginya berkelompok (4-5 orang) Taxi adalah pilihan termudah dan termasuk murah.
Contoh: biaya Bus dari HKIA ke Wanchai (HK island) HKD 40, sedangkan biaya airport link dari HKIA menuju Centrak adalah HKD 100 per orang. Taxi dengan maksimum 5 orang adalah HKD 300 langsung sampai tujuan. Selisih biaya tersebut tentunya perlu di pertimbangkan tentang jarak dan kemudahannya.

Saran saya: cobalah semua transport di HK karena memang memberikan sesuatu yang berbeda. Contoh kalau mau ke Victoria Peak, gunakan tram menuju ke atas dan gunakan bus saat pulangnya. Apalagi bila hi season, biasanya antri tram sampai 1 jam lebih.

Akomodasi
Untuk penginapan sesuaikan dengan budget Anda, memang, ukuran hotel di Hong Kong cukup mahal. Hotel bintang 3 setara sekitar 1jt rupiah per malam itu pun kadang room only tanpa breakfast. Tapi jangan berkecil hati, di Hong Kong juga terdapat penginapan murah sebangsa hostel  berkisar di harga 200.000 per orang per malam. Hostel seperti ini banyak terdapat di daerah Tsim Sa Tsui, di sepanjang Nathan road dan daerah Mongkok. Keduanya merupakan daerah ramai yang penuh dengan pusat perbelanjaan dan wisata kuliner di Kowloon Island.

Untuk tinggal di Hostel memang tidak senyaman di Hotel, ada beberapa peraturan yang perlu diketahui. Karena lokasi hostel yang biasanya adalah flat penduduk lokal maka ada jam malam, setelah jam 12 biasanya tamu wajib lapor. Untuk kebersihannya memang kita perlu membaca review dari orang-orang yang pernah tinggal.

Selain Hotel dan Hostel, pilihan lainnya adalah Apartemen. Ini cocok bagi wisatawan yang pergi berkelompok. Dan biasanya untuk Apartemen sistim sewanya langsung ke pemilik dan Anda harus pandai memilih lokasinya, kebanyakan apartemen terletak cukup jauh dari MTR station ataupun halte bus.

Hong Kong Symphony of Light, salah satu atraksi GRATIS

Ma Wan Bridge, pemandangan dari Noah Ark

Chi Lin Nunnery and Nan Liang Garden ini juga GRATIS

Wisata Murah Hong Kong
Hong Kong memiliki puluhan taman GRATIS yang tersebar di penjuru kota, berikut beberapa taman yang cukup menarik untuk disinggahi:
  • Hong Kong Botanical dan Zoological Garden
  • Hong Kong Garden
  • Tamar Park
  • Victoria Park
  • Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden
  • Kowloon Park
Selain itu ada pula yang berbayar, seperti:
Sebaiknya mengunjungi  Disneyland atau Ocean Park bila punya budget yang terbatas?
Saya jawab OCEAN PARK karena taman ini menyajikan the real Hong Kong, selain biaya masuk yang tergolong masih murah (sekitar HKD 300 untuk dewasa sedangkan Disneyland HKD 450) disini sudah lengkap menyajikan keindahan pesisir selatan pulau Hong Kong. Mulai dari Panda Observatorium, pertunjukan Lumba Lumba, Aquarium anjing laut, Aquarium ikan 4 tingkat (ini yang sangat menarik), wahana permainan juga banyak, pemandangan laut lepas dari atas bukit. Luangkan waktu seharian untuk mengexplore Ocean Park. 

Wisata lainnya yang tergolong murah adalah Pantai, jangan dikira Hong Kong tidak memiliki pantai yang cantik. Stanley Beach salah satunya dan ini beberapa daftar pantai cantik di Hong Kong (klik).

 Taman gratis, sudah. Pantai gratis, sudah. Satu lagi yang mungkin bisa Anda coba adalah dengan ber-hiking, Hong Kong yang memiliki beberapa pulau besar kecil ini memang memiliki kontur perbukitan. Dan cukup mudah bagi pengemar petualangan untuk memulai perjalanannya. Berikut beberapa tempat yang bisa dijadikan start awal petualangan Anda.

Belanja, tentunya ngak afdol kalau acara belanja di skip. Hong Kong yang merupakan salah satu kiblat mode di Asia memiliki pusat perbelanjaan yang dipenuhi merek merek fashion dunia. Dan sekarang ini banyak wisatawan dari China daratan yang sering berbelanja di butik butik ternama tersebut. Namun, Hong Kong juga memiliki Nite market dan Traditional Market yang cukup terkenal bagi wisatawan asing: Ladies Market di Mongkok, Stanley Market, Temple Street dan masih banyak lainnya.

Wisata Culture, adalah salah satu yang paling saya suka. Menjelajahi situs-situs dan bangunan kuno adalah salah satu hobby saya di pagi hari sebelum sarapan. Hampir semua situs budaya terdapat di daerah Central Hong Kong dan Kowloon, mulailah dengan melompat ke atas tram dan duduk diatas paling depan, hanya dengan HKD 2 Anda sudah bisa menjelajah pulau Hong Kong dari Kennedy Terminus diujung barat sampai Chai Wan di ujung timur. Murah bukan. Kemudian turun di Pedder Street (27E) dan mulailah menjelajah situs situs itu dari Mid Level Escalator.

let's discover HK!!

For any Question please text at TWITTER @travelwithsugi



6 Februari 2014

Hong Kong: Tiket Murah dan Hotel Mahal

anak-anak terhibur dengan permainan di Disneyland
Botanical and Zoological garden, salah satu taman yang gratisan

inilah HongKong dengan gedung pencakar langit dilihat dari terrace peak


suasana Natal di Disneyland mirip kayak di Eropa dengan hujan salju (buatan)

Kali ini adalah kali ketiga saya menjajakan kaki di Hong Kong, tentunya dengan suasana yang berbeda dan dengan orang-orang yang beda pula. Tapi tetap ini kepergian bersama keluarga yang mungkin membuat suasana berbeda adalah malam pergantian tahun ke 2014.

Transportasi
Sebenarnya kepergian ke HK kali ini  tidak sepenuhnya dalam rencana, di satu sisi anak-anak pengen kembali ke Disneyland setelah nonton MU (Monster University) di Disney Channel. Di sisi lain kita juga ngak punya rencana apa-apa untuk malam pergantian tahun, biasanya juga ke Bali lagi dan lagi dan lagi.

Akhir September lalu, Mandala Airlines punya promo seharga 2.8jt untuk tiket PP SUB HKG dengan transit CGK dan SIN. Murah sih, tapi mikirnya kelamaan karena kudu transit sana sini. Kalau perginya sendiri sih ngak masalah, lah ini barengan rombongan sirkus :) Ternyata kegagalan tadi malah bikin berkah, di pertengahan Oktober tepatnya sehari setelah perayaan ultahku (inget banget itu tgl 18 Okt) lagi-lagi Mandala Airlines buka promo SUB HKG direct TANPA transit seharga 3.6jt returns (penerbangan mulai 15 Desember 2013). Yang surprise lagi Citibank kasi buy 1 get 1 free jadi kalo di itung cuman 1.8jt per orang. Gak pake mikir kelamaan lagi, langsung nyaut 10 seat. DONE!!

Note: Dua minggu lalu, saya baru baca email pemberitahuan dari Tiger Airlines (Mandala Airlines) bahwa rute SUB HKG ditutup sementara mulai Maret 2014 termasuk rute SUB BKK, sayang sekali. Mudah-mudahan penutupan ini hanya sementara.

Akomodasi
Nah, ini yang bikin rada sepaneng cari sana sini karena melemahnya nilai tukar Rupiah (=1.585/HKD) jadinya bikin harga hotel-hotel pun melambung tinggi. Sebenernya saya paling anti kalau disuruh booking hotel yang sama, karena memang pengennya nyoba-nyoba hotel yang baru biar banyak referensi juga. Ini hotel Empire Wanchai yang pernah kita tinggali di tahun 2010 seharga 1.1jt (libur Lebaran), nah sekarang kita kudu kluar kocek hampir 2 kali lipatnya yaitu 1.95jt (libur akhir tahun). Akhirnya pilihan tetep pada hotel ini, secara dibanding-bandingkan dengan hotel yang lainnya tetep lebih juara (pertimbangannya lokasi dan harga). DONE DONE !!!

Itinerary
Setelah transport dan akomodasi selesai, mulai merancang jadwal, seperti kebiasaan sebelumnya bikin jadwal layaknya tour agent :)
Kali ini pengennya ke tempat yang belum pernah disinggahi: Ma Wan Island, Nan Lian Garden, Mongkok, Botanical Garden, Mid Level Escalator dan Central Hongkong.
Juga beberapa tempat yang menjadi favorit kita: Hong Kong Peak, Causeway Bay, Victoria Harbour, dan tentunya Disneyland.

Kalau di pikir memang menjelajahi Hong Kong tidak ada matinya, maksud saya cocok bagi semua traveler. Yang doyan shoping jelas ini tempatnya, surga dunia belanja (dari pada Singapore) ini pendapat pribadi loh. Nah, yang doyan kuliner, ini juga surganya! Mau makanan kelas ngemper sampai yang bintang 5 tersedia, jelas jenis makanan lebih ke Chinese Food. Adventure, jangan dibilang HK bukan surganya karena begitu banyak bukit dan pulau-pulau yang bisa dijadikan tempat hiking. What a wonderful world.

Tip/Trik menjelajah HK dengan mudah dan murah

7 Januari 2014

HONG KONG: New Year Eve 2014

Hongkong Disneyland mirip di Eropa dengan salju buatan :D


31 Desember 2013
hari terakhir di tahun 2013, pagi sekali saya sudah terbangun dan siap-siap buat ke Western Market  di daerah Seung Wan. Sekitar jam 7 pagi, jump to tram menikmati udara dingin yang menusuk sampai ke tulang. Walaupun cuaca lebih hangat dari 2 hari yang lalu tetapi tetp aja dingin di kisaran 15 derajat Celcius. 10 menit perjalanan, sampailah di Western Market Terminus, ini adalah terminal terakhir di sisi timur pulau Hong Kong.

Western Market yang berlokasi di ujung jalan, membuat bagunan ini memiliki view dari berbagai arah. Ternyata bangunan tua ini sudah di pugar dan beralih fungsi menjadi gedung pertemuan yang disewakan untuk even-even tertentu seperti wedding party.

Saya berjalan mengitari gedung ini dan masih terawat, sempat juga naik di jembatan penyebrangan yang menuju Seun Tak Terminal yang merupakan pelabuhan menuju ke Macau. Pemandangan dari sini tidak kalah menariknya. Setelah puas foto-foto, saya menuju ke A Ma Temple yang ada di Hollywood Street. Tidak lupa mampir ke kedai Starbucks untuk segelas Cafe Latte panas :)

Tujuan berikutnya adalah Venue of the star yang ada di Victoria Harbour, sebenarnya kemaren sudah sempat ke sini saat nonton Shympony of Light, hanya saja karena sudah malem dan padat pengunjung jadinya kurang puas. Setelah keluar MTR dari TST Station, saya pilih jalan keluar di Pintu C, Nathan Road dengan asumsi bisa liahat-lihat sepanjang jalan sampai di Victoria Harbour.

Ga taunya di pintu kluar MTR malah ketemu Titi, Febri dan Andri, jadilah kita makan di Coral Cafe yang tidak jauh dari sana. Setelah santapan selesai, bubur dan lo ma kai, Olive datang yang semalam habis nginep di rumah tantenya. So, selanjutnya ke hostel mereka di Cungking Mansion dan kita pisah di admiralty station. Saya balik ke hotel, mereka menuju ke Stanley Beach.

Setelah breakfast kedua di hotel, kita kali ini mengunjungi temen mama yang buka restoran PADANG di Causeway Bay. Sambil jalan-jalan di Causeway Bay, saya sempet mampir ke Peninsula Excelsior Hotel yang ada di sebelah WTC. Hotel ini yang sempet kita tempati saat pertama kali ke HK di 2000, masih tetap sama seperti yang dulu.

Menjelang sore, kita meninggalkan Causeway bay yang lagi banyak demostran, hari ini lagi ada pawai demo politik sepanjang Causeway Bay jadinya jalanan ditutup mulai jam 3 sore. Kita ambil MTR menuju Hollywood Plaza di Diamond Hill, disana Titi dan rombongan sudah menunggu untuk sama-sama ke Chi Lin Nunnery dan Nan Liang garden.

Sampai malam tiba, kita menghabiskan waktu untuk shopping dan makan.

Setiba di hotel sudah jam 10 malam lebih, detik-detik menuju perayaan ganti tahun sudah dekat. Kali ini saya berencana ke Tamar Park untuk melihat kembang api, sambil berjalan santai, memakan waktu sekitar 15 menit. Perayaan kembang api yang cukup menakjubkan, walau sebenarnya paling bagus melihat dari sisi kowloon di sekitaran Victoria Harbour.

"HAPPY NEW YEAR 2014"

1 Januari 2014
hari ini pada molor semua bangunnya, selesai sarapan kita berkemas ngepak karena harus pindah hotel di HKIA supaya besok pagi bisa keburu flight pagi pulang ke Surabaya. Jadi, siang ini setelah check out langsung nitipan semua koper. Menumpang tram, kita menuju ke Causeway Bay untuk menghadiri undangan Tante Moi pemilih Resto Padang. Selesai ngobrol 2 jam lebih, kita pamit pulang dan menghabiskan waktu di sekitaran Cayseway Bay dan IFC Mall di Central.

Malamnya kita naik Taxi menuju Airport, pindah ke Hotel Regal. Kamarnya gede banget, feels like home.

30 Mei 2013

HANOI: semalam ke Halong Bay




Halong Bay, nama yang tidak asing bagi kita dan tahun lalu dijadikan pemenang dalam 7 Keajaiban Dunia yang baru. Salah satu warisan budaya yang telah di tetapkan oleh badan PBB, UNESCO.

Gugus kepulauan ini terletak sekitar 3 jam perjalanan dari kota Hanoi, banyak operator tur dari Hanoi yang menawarkan paket perjalanan dari satu hari, dua hari sampai seminggu.  Kami pun menggunakan jasa operator tur yang sudah kami kontak dari Surabaya sebelumnya, untuk 2 hari 1 malam di patok harga sekitar $110/orang. Harga tersebut tentunya berbeda-beda berdasarkan boat dan pelayanannya, kami menggambil yang middle range.

Tur sudah termasuk:

  • Penjemputan dari Hotel sampai pelabuhan dan kembali ke hotel.
  • Makan sesuai acara, tidak termasuk minuman. Untuk minuman mereka jual terpisah.
  • Karcis masuk ke tempat-tempat wisata
  • Kayaking
  • Guide berbahasa inggris
Kami menyewa 1 boat private untuk 1 grup kami yang berjumlah 12 orang, berisi 7 kabin, 3 di dek atas dan 4 di dek bawah. Kru berjumlah 6 orang yang siap melayani kami sepanjang perjalanan ini. 

12.15
Kita sudah sampai di dek kapal, dan disambut dengan makan siang. Tujuan pertama adalah ...... Cave,  ini yang cukup besar dan populer. Selanjutnya menuju Fisherman Villange untuk kayaking, dalam perjalanan pemandangan cantik banget. Setelah puas berkayaking, kita cepat-cepat menuju pos di pulau Tip Top untuk registrasi.  Di pulau ini fasilitas cukup lengkap, mulai dari pantai yang bersih putih, lapangan voli pantai, sederet lazy chair, dan menara diatas bukit.

Setelah registrasi selesai, kita bermalam di area pulau Tip Top tersebut, 19.00, waktunya makan malam. Menu makan malamnya superherb, salad udang, nasi goreng nanas, cumi tepung, dll. Malam itu kita habiskan dengan menikmati candaan dan memancing cumi, tapi tidak satupun tertangkap ;)

Keesokan harinya saya terbangun karena kepanasan, AC dalam kabin mati dari semalam. Untungnya cuaca cukup sejuk dan dari balkoni kami menikmati suasana pulau-pulau cantik ini. Hari ini kita akan diajak menuju Siamai Island, konon nama tersebut diambil karena disana banyak tumbuh bunya Siamai. Di pulau ini kita akan naik menuju puncak yang jaraknya sekitar 1 KM saja. Pemandangan dari atas bukit ini cukup cantik, bisa dibayangkan sendiri jejeran limestone island yang jumlahnya bisa ratusan dan dikejauhan nampak beberapa kapal cruise yang mulai bergerak.

Setelah puas melihat pemandangan dari atas bukit, kita masih punya waktu untuk bermain di pantai. Pantainya layaknya private beach karena hanya rombongan kita saja yang bersandar di pulau ini. Dan, selanjutnya kita melanjutkan perjalanan pulang.

Dalam perjalanan pulang, ada sesi cooking class. Vietnamese Spring roll menjadi menu andalan, bahan-bahan sudah di siapkan oleh chef dan ibu-ibu antusias memperhatikan cara pembuatanya. Ya layaknya bikin lumpia basah :) cuman yang ini isinya pake yang fresh.

Tengah hari
akhirnya kita sudah sampai di port dan perjalanan dilanjutkan pulang menuju Hanoi, sebelumnya kita mampir di Pearl Shop (seperti kebanyakan tour, selalu mampir di tempat cinderamata). End.


24 Mei 2013

HANOI: apa yang membuat aku jatuh cinta?

Ini adalah kunjungan kedua saya ke Vietnam setelah tahun lalu sempat ke HCM, kali ini saya berkesempatan mengunjungi Hanoi. Ibu kota Vietnam ini memang tidak semoderen HCM yang sudah banyak butik-butik brand fashion dari mancanegara. Tetapi Hanoi punya keunikan sendiri, bila kita melihat google maps, kita akan menjumpai begitu banyak danau di kota ini, baik itu yang besar maupun kecil. Oleh karena itu Hanoi disebut juga kota seribu danau.

Illy cafe at 3/F is awesome

Hoan Kiem Lake

water mupet show

Vietnamese traditional dishes

seafood, banyak dijajakan menjelang malam disepanjang Old Quater

menjelang sore warga berkumpul di sekitar Hoan Kiem lake untuk berolahraga

fish cake cha cha and spring roll, enak banget!!

Temple of Literature, salah satu obyek yang wajib dikunjungi

Ga Ha Noi, Hanoi railways station

salah satu bangunan di dalam Temple of Literature bergaya arsitektur China

mask

St Joseph Catedral

Ho Chi Minh Musoleum

One Pilar Pagoda

gedung bekas penjara

Ngoc Son Temple di Haon Kiem Lake

Tran Quoc Pagoda di West Lake

perjalanan dari Airport menuju kota Hanoi

Hanoi Opera House

Thanh Chuong Viet Palace, lokasinya agak keluar kota sekitar 20 menit dari airport

Monumen di seberang Hoan Kiem lake

Hoan Kiem Lake, adalah danau yang paling terkenal dan menjadi icon kota ini. Mungkin karena lokasinya yang berada tepat di tengah kota, disebut Old Quarter, mungkin juga karena danau ini memiliki magnet kecatikan yang luar biasa. Dimana ditengahnya terdapat bangunan kuil yang disebut  temple of turtle dan di sekelilingnya dibuat pedestrian yang menjadi tempat masyarakat lokal beraktivitas sepanjang hari. Dari pagi hingga malam menjelang tidak pernah sepi, mulai yang berolahraga sampai yang berjualan menjajakan dagangannya.

Ini yang membuat saya jatuh cinta pada Hanoi..... 
Kehidupan masyarakatnya yang sederhana, terlihat dari cara mereka berpakaian, apa yang mereka kenakan, dan semua atribut yang melekat. 

Old Quarter demikian mereka menyebut distrik yang penuh dengan atraksi, dimana berjejer hotel dari kelas butik samapi berbintang. Pasar malam di akhir minggu hingga penjual makanan di pinggir jalan yang mulai digelar tiap malam. Lucunya setelah aku amati mungkin disini tidak ada yang namanya Mall, sehingga muda mudi yang berpacaran memilih untuk nongkrong di trotoar sambil makan kacang atau meneguk es krim dan kopi . Dengan dandanan yang lengkap, si cewek terlihat moderen dengan rok mini dan hi heels, tas tangan dan henpon. Kadang saya merasakasihan melihatnya.

Bar dan cafe juga banyak bertebaran disini, bila malam minggu tiba jalanan penuh sesak dengan lautan manusia. Yang unik, kendaraan bermotor tidak kalah hebohnya ngebut kanan kiri, hal yang sudah biasa bagi mereka. 

Pendudukan Perancis saat PD 1 sangat terasa dengan banyaknya gereja dan gedung bergaya Eropa. Selain itu roti bangkel dan yogurt juga menjadi makanan khas lokal selain Poo. Dan masih banyak bangunan bergaya Eropa seperti: Hanoi Opera House dan gedung-gedung pemerintahan disana.

Untuk berkeliling Hanoi cukup mudah dan murah, ambilah tur dengan mengendarai mobil ramah lingkungan. Biasanya mereka parkir di seberang Water Muppet, masih di sekitaran Hoan Kiem Lake. Ada tiga rute yang bisa dipillih, satu mobil berisi 6 orang dan dipatok sekitar 400.000VND atau 200 ribu rupiah saja.

Tempat-tempat yang wajib di kunjungi:
  • Thanh Chuang Viet Palace, semacam museum dan taman. sayangnya saat kita ke sana dalam kondisi hujan deras sehingga urung niat untuk mampir.
  • Tran Quoc Pagoda/West Lake
  • Ho Chi Minh Museum/Musoleum
  • One Pillar Pagoda
  • Ba Dinh Square
  • Hoan Kiem Lake/Ngoc Son Temple
  • Water Puppet Show
  • St Joseph Catedral
  • Hanoi Opera House
  • Dong Xuan Nite Market
  • Old Quarter
Makanan-makanan khas yang wajib dicoba:
  • Es buah yogurt di Dong Xuan Nite Market
  • Caramel Pudding
  • Kopi Vietnam yang banyak bertebaran di cafe
  • Poo noodle
  • Cha Cha/fish cake
  • Vietnam Spring roll

20 Mei 2013

HANOI: cerita singkat dan tipsnya

kayaking di Fisherman Village, Halong Bay. Salah satu acara yang termasuk dalam jadwal Cruise.

Fisherman Village atau disebut juga Floating Village, mereka sudah hidup berpuluh tahun disini.

berenang di pantai Halong Bay memberi kesan tersendiri

Wisata Budaya: Ho Chi Minh Musoleum




Ngak terasa ya tiket ke Hanoi ini sebenernya udah kita beli Mei tahun lalu, tepat sehatun sudah. Nah, akhirnya kita beneran berangkat. Bareng rombongan sebanyak 12 orang yang merupakan orang-orang pemburu tiket murah, hahaha, you're rocks guys!!


Untuk perjalanan kali ini tidak begitu ribet selain beberapa teman kita sudah pergi ke Hanoi (jadi bisa minta referensinya) apalagi ada yang sudah nerbitin buku Hanoi (om Andy Kristono).

Chào ban!!
 Hari ini pagi sekali kita sudah mendarat di Bandar Udara Noi Bai di Hanoi, setelah semalaman keleleran di LCCT dan KLIA. Lumayan bisa tiduran di sofa Secret Recepie di KLIA :) dari pada bareng kecoak di LCCT (pengalaman taon lalu). Rute pertama mengunjungi rumah budaya harus di batalkan karena hujan deras, akhirnya kita langsung menuju Musoleum kemudian beberapa tempat wisata terkenal di kota Hanoi. Semuanya sudah kita pesan melalui hotel yang kita tinggalin selama di Hanoi.
Hari ini, kejadian kita di "gok" oleh penjual makanan. Yah untungnya bisa jadi pengalaman pertama, jadi ngak berlarut-larut.

Hari kedua kita melakukan perjalanan menuju Halong Bay, ini pun sudah kita pesan sebelumnya dengan harga USD110/pax untuk 2D/1N cruise. Lagi-lagi kejadian tidak mengenakan terjadi yaitu kita di kabari oleh Guide kalau tidak bisa stay di atas cruise karena keadaan cuaca. Dengan rasa kecewa kita jalani dulu tur hari ini, syukurnya jam 5 sore saat kita berada di Fisherman Village ada pemberitahuan kalau bisa stay di cruise tapi harus lapor ke pos. Untuk memburu waktu kita cepat-cepat ke pos dan mendaftar,  lagi pula hari itu pada banyak yang registrasi sehingga kita masi keburu untuk melapor. 

Hari ketiga kita terbangun di atas cruise, suasana tenang dan damai. Yah, kita menikmati mentari di the winners of New 7 Wonders. Bermain di pantai dan hiking ke bukit yang menyajikan pemandangan berbeda, makanan diatas cruise lezat untuk cocok untuk taste kita.

Hari keempat, satu hari ini kita ikut 1 day tour ke Tam Coc seharga USD35/pax. Perjalanan sekitar 1,5 jam dan seharian kita mengunjungi Kuil dan mengarungi sungai dengan sampan. Tidak ketinggalan bersepeda di pematang sawah dengan hiasan gunung-gunung limestone.

Hari kelima kita kembali ke Kuala Lumpur dan menginap semalam untuk penerbangan pagi hari berikutnya.

Tips dan Trik wisata hanoi:
  • Hanoi cukup murah untuk wisatawan Indonesia, mungkin juga karena nilai tukar rupiah yang dua kali lipat VND (Vietnam Dong). Walaupun sebagian mereka juga menggunakan USD sebagai mata uang bertransaksi terutama di Ho Chi Minh.
  • Cari tiket murah dan hotel murah: tipsnya ikuti FB atau twitter beberapa budget airlines, cari hotel yang murah dan lokasi yang ada di pusat keramaian tetapi tetep kebersihan nomer 1.
  • Untuk day tour cobalah cari di beberapa agen lokal yang banyak tersedia di Old Quater, pusat kota Hanoi (sekitaran Hoa Kim Lake). Atau bila harga tidak menjadi masalah, buat reservasi dengan pihak hotel karena sebagian besar hotel-hotel di Hanoi juga menjual paket tour.
  • Tawar menawar disini masih berlaku, jangan lupa untuk menawar bila anda berbelanja di pasar.
  • COPET, be careful! I mean it, dihari pertama kita tiba di hanoi, semua paspor kita disimpan oleh pihak hotel dan mereka memberi tahukan perihal rawan pencopetan di sini. Dan, beberapa kali kita bertemu dengan wisatawan yang sharing bahwa pernah kecopetan. Saya tidak mendiskitkan Hanoi tetapi kita tetap harus waspada dimanapun berada.
  • Tempat wisata di Hanoi cukup mudah di jangkau, bila anda memilih untuk berjalan kaki  bukanlah suatu hal yang mustahil di lakukan. Atau, carilah tuk tuk atau ojek untuk mengantar dan pastikan harga yang telah disepakati.
  • Makanan lokal cukup cocok dengan taste kita sebai orang Indonesia, dan jangan lupa untuk menikmati secangkir kopi Vietnam dan yogurt. Percaya atau tidak saya menjadi penggemar yogurt sekarang.