16 Oktober 2012

30 hours for BLUE FLAME IJEN CRATER

Blue Flame by Travelwithsugi
Karena banyaknya minat teman-teman buat ke Ijen, akhirnya terkumpul 15 orang dan di akhir minggu kemarin kita berangkat selama 30 jam perjalanan. Dengan menggunakan dua mobil, kita berangkat dari Surabaya jam 3 sore. Awalnya berhenti di Probolinggo untuk melengkapi formasi yang menyusul dari Surabaya. Berikutnya kita bersantap malam di Mie Rama Jember, dan perjalanan dilanjutkan menuju Paltuding; pemberhentian terakhir sebelum mendaki kawah Ijen.

Tepat jam 12 malam kita sampai di Paltuding, perjalanan tadi sedikit berat karena rusaknya jalanan sepanjang 6 KM. Tapi tidak memudarkan semangat kita untuk lanjut mendaki kawah. Dengan persiapan seperti jaket, senter, kamera, dan sedikit perbekalan snack dan minuman; kita melanjutkan pendakian.

Jalanan sedikit berdebu karena memang musim kering, tidak seperti terakhir saya ke sini di bulan Mei kemarin; lebih lembab dan tekstur tanah lebih padat. Pendakian selama hampir 2 jam; karena beberapa rombongan baru pertama kali jadi terasa berat. Sekitar jam 3 dini hari kita sudah sampai di bibir kawah dan dengan jelas dapat menikmati BLUE FLAME, pemandangan lain yang belum sempat saya lihat dalam beberapa kali menuju Ijen.

5.30
Mentari mulai nampak, muncul dari bali gunung di sisi timur; suasana yang sedikit berbeda. Udara dingin masih menusuk tulang walau diselimuti jaket tebal dan penutup kepala.

Ijen Crater by Travelwithsugi
Setelah puas meng-capture semua pemandangan diatas, kita segera balik ke parkiran dan menyantap makan pagi dengan menu nasi empal Bakom. Perjalanan kita lanjutkan menuju Air terjun kali pahit yang tidak terlalu jauh dari Paltuding. Di sini kita bisa meilihat batu besar yang dialiri air belerang, kaki terasa gatal bila berendam disana. Dan, air terjun kedua adalah Blawan yang berlokasi di desa Sempol. Lokasinya cukup terpencil dan disana kita melihat dari paruh "grojokan" dengan arus yang cukup deras.

Makan siang yang direncanakan di Pasir Putih, diselingi dengan makan pop mie di pos I desa Sempol. Sedap menikmati pop mie dengan pemandangan hamparanhijau pegunungan bersama teman-teman. Di sini kita juga menyempatkan untuk beristirahat sejenak.

Dua jam berikutnya kita sudah sampai di pasir Putih, menikmati sate ayam dan bakso serta es degan. Perjalanan ini berahir selama 30 jam; 530 KM.







Tidak ada komentar: